Sukses

Manfaat Minum Kopi untuk Cegah Batu Empedu

Rutin minum kopi ternyata memberi manfaat lain, yakni mencegah pembentukan batu empedu. Berapa banyak yang harus dikonsumsi?

Klikdokter.com, Jakarta Kopi tak hanya populer karena rasa dan aromanya, tapi manfaatnya bagi kesehatan. Mulai dari menambah energi, meredakan sakit kepala, memperbaiki mood, dan masih banyak lagi. Nah, mungkin banyak yang belum tahu bahwa minum kopi juga bisa cegah batu empedu.

Studi membuktikan: kopi bisa cegah pembentukan batu empedu

Ya, Anda tak salah baca, kopi dapat menurunkan risiko terbentuknya batu empedu. Batu empedu yang terbentuk dapat terakumulasi di dalam kantung empedu dan memblokir saluran-saluran di dalamnya. Ketika kondisi tersebut terjadi, gejala yang bisa dirasakan adalah sakit perut sebelah kanan hingga ulu hati.

Penelitian terbaru terhadap 105.000 suku Danes selama 8 tahun yang tinggal di kawasan Skandinavia bagian selatan menunjukkan, konsumsi lebih dari 6 gelas kopi sehari akan menurunkan risiko terbentuknya batu empedu sebanyak 23 persen.

Lantas, bagaimana dengan seseorang yang dalam sehari hanya minum 1-2 gelas kopi? Studi juga menunjukkan kabar baik, bahwa konsumsi kopi meski sedikit tetap dapat menurunkan risiko terbentuknya batu empedu.

Dibandingkan dengan individu yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali, seseorang yang hanya minum 1 gelas kopi kopi sehari pun mengalami penurunan risiko pembentukan batu empedu sebanyak 3 persen. Sedangkan pada orang-orang yang mengonsumsi 3-6 gelas kopi per hari, penurunannya tercatat sebanyak 17 persen. Temuan ini dikemukakan dalam “Journal of Internal Medicine” yang terbit pada bulan September lalu.

Cara kerja kopi cegah batu empedu

Para ahli meyakini bahwa kafein yang dikeluarkan melalui cairan empedu mengurangi jumlah kolesterol yang ditemukan dalam cairan empedu. Hal tersebut memungkinkan penurunan risiko terbentuknya batu empedu, karena pembentukannya bergantung pada keseimbangan kadar kolesterol dan asam empedu. 

Selain itu, kopi juga menstimulasi kontraksi otot yang menggerakkan isi makanan di dalam saluran cerna. Karena cara kerja kafein tersebut, disebutkan bahwa ada kemungkinan bahwa teh dan cokelat (yang juga mengandung kafein) juga bisa menurunkan risiko pembentukan batu empedu.

Untuk orang-orang yang memiliki kondisi khusus yang harus membatasi atau menghindari kafein, misalnya gangguan lambung dan irama jantung tidak teratur (aritmia), bagaimana untuk bisa mendapatkan manfaat tersebut?

1 dari 2 halaman

Cara lain untuk mencegah terbentuknya batu empedu

Jangan khawatir, ada cara lain untuk mencegah terbentuknya batu empedu, yaitu:

  • Mengubah pola makan

    Karena kolesterol memiliki peran dalam terbentuknya batu empedu, Anda perlu mengurangi makanan yang tinggi lemak jenuh seperti pada:

    • Sosis dan bagian daging yang berlemak
    • Mentega dan lemak babi
    • Krim
    • Keju bertekstur keras 
    • Kue dan biskuit
    • Makanan yang mengandung minyak kelapa atau minyak kelapa sawit

    Selain itu, optimalkan dengan pola makan bergizi seimbang, dengan memperbanyak konsumsi sayuran dan buah setidaknya lima porsi dalam sehari, serta gandum utuh.

    Ada juga bukti ilmiah bahwa konsumsi kacang tanah dan kacang mete dapat mengurangi pembentukan batu empedu. 

    Hindari pula konsumsi alkohol berlebihan. Batasi hanya 14 unit per minggu (1 unit setara dengan 10 ml).

  • Mengurangi berat badan

Memiliki berat badan berlebih, terutama jika sudah obesitas, akan meningkatkan jumlah kolesterol dalam cairan empedu. Kondisi ini otomatis akan meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu.

Apabila punya berat badan berlebih, turunkan secara bertahap, jangan secara drastis. Konsumsi kalori yang terlalu rendah akan mengganggu proses kimiawi dari cairan empedu, sehingga malah dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu empedu.

Dengan minum kopi 1-2 gelas per hari, Anda sudah bisa merasakan manfaatnya dalam mencegah pembentukan batu empedu. Perhatikan juga pola makan sehari-hari dan optimalkan dengan olahraga rutin, supaya berat badan ideal dan kesehatan secara keseluruhan terjaga.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar