Sukses

5 Manfaat Biji Rami Untuk Kesehatan

Familier dengan biji rami atau flaxseed? Ternyata biji-bijian ini memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Ini daftarnya!

Klikdokter.com, Jakarta Biji rami bisa didapat dari salah satu tanaman serat tertua di dunia, yaitu flax. Awalnya, biji rami diketahui telah dibudidayakan di Mesir kuno dan Cina. Di Asia sendiri, biji rami ini telah berkontribusi dalam pengobatan kesehatan Ayurvedic selama ribuan tahun. Manfaat biji rami diklaim amat baik untuk kesehatan Anda.

Berkenalan dulu dengan biji rami

Biji rami adalah jenis biji-bijian yang diketahui menawarkan banyak kebaikan bagi tubuh. Hampir setiap bagian dari tanaman biji rami dapat digunakan, baik secara langsung atau setelah pemrosesan.

Batang dari tanaman biji rami menghasilkan serat berkualitas baik yang biasa digunakan untuk pembuatan jala, tali, dan tekstil. Sedangkan, biji rami adalah salah satu sumber asam α-linolenat dan lignan. Selain itu, biji rami juga merupakan sumber penting protein berkualitas tinggi, serat, dan kaya akan antioksidan.

Lignan dikenal sebagai senyawa antikarsinogen. Selain dalam bentuk biji, biji rami juga bisa ditemukan dalam bentuk minyak, bubuk, tepung, kapsul, dan tablet yang dikonsumsi sebagai suplemen.

Berbagai studi klinis dan epidemiologis telah menunjukkan bahwa kandungan dari biji rami berpotensi mengurangi risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, hingga kanker

Lebih lengkapnya, berikut ini adalah berbagai manfaat biji rami bagi kesehatan:

  1. Melindungi dari kanker

Sudah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa biji rami dapat melindungi diri dari kanker. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Lilian Thompson di Universitas Toronto, Kanada, disebutkan bahwa kandungan lignan pada biji rami dapat mencegah kanker bermetastasis.

Selain itu, lignan juga dapat mencegah sel prakanker berubah menjadi kanker. Kandungan omega-3 pada biji rami juga berperan penting dalam menghambat pertumbuhan tumor dengan cara menurunkan proses proliferasi sel.

  1. Melindungi dari penyakit jantung

Biji rami kaya akan asam α-linolenat, lignan, serat dan fitosterol yang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan jantung. Penelitian pada manusia menunjukkan bahwa biji rami dapat mengurangi konsentrasi kolesterol, mengurangi tanda peradangan, dan meningkatkan kadar serum asam α-linolenat.

Fitosterol memiliki struktur yang mirip dengan kolesterol, tetapi dapat membantu mencegah penyerapan kolesterol dalam usus. Dengan kata lain, fitosterol mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL) dalam tubuh.

Selain itu, serat juga dianggap dapat membantu mengurangi kolesterol dan risiko penyakit kardiovaskular. Biji rami mengandung serat larut dan tidak larut. Menurut Mayo Clinic, serat larut menghasilkan zat seperti gel yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan glukosa.

  1. Melindungi dari penyakit diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh kekurangan produksi insulin atau oleh tidak efektifnya insulin yang dihasilkan, mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah yang menyebabkan kerusakan pada sistem tubuh.

Pada orang-orang yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes, seperti obesitas, mengonsumsi biji rami telah terbukti dapat mengurangi kadar glukosa dan insulin, serta meningkatkan sensitivitas insulin.

Kandungan lignan pada biji rami juga dapat mencegah berkembangnya diabetes tipe 1 dan 2 pada mereka yang rentan terkena diabetes.

  1. Mencegah konstipasi

Jumlah konsumsi serat harian yang direkomendasikan adalah >25g, yang menurut penelitian berguna untuk mencegah konstipasi. Biji rami memiliki kandungan serat yang larut dalam air dan yang tidak larut dalam air.

Serat tidak larut dalam usus dapat mengikat air, sehingga meningkatkan kadar air pada usus dan membantu menjaga pergerakan usus. 

  1. Mencegah pikun

Kehilangan memori atau pikun sangat terkait dengan jumlah lipid peroksida yang terdapat dalam hipokampus pada otak. Kandungan nutrisi pada biji rami dapat mengurangi kadar lipid peroksida dalam hipokampus, juga dapat meningkatkan kemampuan belajar. 

Berbagai penelitian terhadap biji rami telah membuktikan bahwa nutrisi yang terkandung di dalamnya mampu memberikan manfaat bagi kesehatan. Meski demikian, konsumsinya tetap tak boleh sembarangan.

Konsumsi biji harus diseimbangkan dengan asupan cairan yang juga banyak. Pada orang-orang yang sedang menjalani terapi obat pengencer darah, konsumsinya harus hati-hati karena dapat meningkatkan risiko perdarahan. Manfaat biji rami untuk kesehatan memang beragam, tapi upayakan untuk tetap bijak dalam mengonsumsinya.

[NP/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar