Sukses

Tak Cuma bagi Jantung, Minyak Ikan Juga Bermanfaat untuk Rambut!

Khasiat minyak ikan dalam menjaga kesehatan jantung tak perlu diragukan lagi. Lantas, bagaimana dengan manfaat minyak ikan untuk rambut?

Klikdokter.com, Jakarta Obrolan soal manfaat minyak ikan sebenarnya bukan hal baru. Meski sebagian orang enggan mengonsumsinya karena dianggap amis, khasiatnya dalam memelihara kesehatan manusia tak perlu diragukan lagi. Tak tanggung-tanggung, dilansir dari Healthline, minyak ikan juga bermanfaat untuk kesehatan rambut.

Belum pernah mendengar manfaatnya bagi rambut? Bisa jadi karena selama ini kebaikan minyak ikan memang lebih banyak dikaitkan dengan organ jantung dan otak. Bahkan, dr. Alvin Nursalim, Sp. PD dari KlikDokter mengatakan, minyak ikan adalah ‘makanan’ bagi otak karena dapat mencegah Alzheimer hingga gangguan bipolar.

Manfaat minyak ikan untuk kesehatan rambut

Lantas, bagaimana dengan manfaat minyak ikan untuk kesehatan rambut? Anda perlu tahu bahwa minyak ikan adalah suplemen makanan yang sangat kaya akan omega-3 dan nutrisi penting lainnya.

Karena dapat membantu mengatur fungsi alami tubuh, omega-3 dalam minyak ikan juga dipercaya dapat memicu pertumbuhan rambut serta meningkatkan kekuatan rambut. Tak heran kini banyak orang yang mengonsumsi suplemen minyak ikan, bahkan mengoleskannya untuk mencegah kerontokan rambut.

Omega-3 dalam suplemen minyak ikan dapat memberikan protein serta nutrisi penting untuk folikel rambut. Hal itu untuk mencegah peradangan folikel, sehingga kerontokan rambut bisa diminimalkan.

Tak hanya kerontokan rambut yang bisa dikurangi, sirkulasi di kulit kepala pun menjadi lebih lancar. Pertumbuhan rambut pun bisa semakin cepat.

Sebuah penelitian melaporkan, wanita yang mengonsumsi suplemen antioksidan bersamaan dengan asam lemak omega-3 (dari minyak ikan) serta omega-6 memiliki rambut yang lebih tebal dan sehat. Namun demikian, khasiat ini masih membutuhkan lebih banyak bukti ilmiah dan medis.

Ingin mendapatkan asupan asam lemak omega-3, tapi enggan mengonsumsi suplemen minyak ikan karena amis? Kalau begitu coba konsumsi ikan seperti ikan salmon, ikan kembung, atau ikan haring. Sebisa mungkin, hindari cara pengolahan digoreng dalam rendaman minyak agar nutrisinya tidak hilang.

Selain konsumsi minyak ikan, lakukan hal ini agar rambut sehat

Batas konsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3 menurut European Food Safety Authority adalah 5.000 mg per hari.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi masalah tekanan darah atau kontrasepsi tertentu, sebaiknya pengonsumsian minyak ikan sementara dihindari. Atau, Anda bisa konsultasikan dulu pada dokter. 

Asam lemak omega-3 dalam suplemen minyak ikan sepertinya menjanjikan kesehatan rambut. Akan tetapi, untuk mendapatkan rambut yang kuat, halus, dan tidak kering secara maksimal, dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter menganjurkan Anda melakukan hal-hal berikut:

  • Gunakan sisir dengan ujung bulat dan bergigi jarang

Sisir dengan ujung bulat dan gigi jarang akan secara halus menyentuh kulit kepala. Sisir pun tidak akan menyebabkan lecet pada kulit kepala dan mematahkan rambut yang kering.

  • Gunakan vitamin rambut 

Vitamin rambut yang dijual di pasaran dapat digunakan sekejap setelah Anda keramas. Selain baunya wangi, vitamin ini dapat membantu memperbaiki rambut yang rusak. 

  • Jaga kelembapan rambut 

Hindari sampo yang mengandung alkohol karena dapat membuat rambut semakin kering. Selalu gunakan kondisioner setelah keramas. Bila perlu, Anda dapat memakai anti-frizz spray atau anti-frizz oil pada rambut sebelum beraktivitas.

  • Makan makanan yang mengandung zinc

Selain makanan yang mengandung asam lemak omega-3, konsumsi juga makanan yang kaya akan zinc, seperti tiram, kacang-kacangan, telur, dan roti gandum. Bluberi dan ubi juga baik untuk rambut karena mengandung antioksidan yang baik untuk folikel rambut serta kulit kepala.

Tertarik untuk merasakan manfaat minyak ikan untuk menyehatkan rambut Anda? Boleh-boleh saja. Tapi lebih baik jika suplemen tersebut dikonsumsi, ketimbang langsung dioleskan ke kulit kepala. Jika dioleskan langsung, Anda perlu keramas secara berlebihan untuk menghilangkan aromanya. Padahal, keramas berlebihan akan membuat rambut semakin mudah patah dan kering. 

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar