Sukses

7 Hal Tentang PCOS yang Perlu Diketahui Wanita

Khususnya wanita, Anda perlu tahu hal-hal seputar PCOS yang merupakan salah satu gangguan kesuburan. Simak selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom polikistik ovarium adalah gangguan keseimbangan hormon pada wanita. Gangguan ini menyerang ovarium (indung telur) dan mengganggu proses pelepasan sel telur (ovulasi).

Penyakit ini sering kali tidak terdiagnosis di awal, dan baru diketahui setelah ada gangguan menstruasi atau haid yang sering terjadi setiap bulannya. Apabila setiap bulan menstruasi tidak teratur, tentunya dapat terjadi gangguan ovulasi. Ini tentunya akan sangat dirasakan pasangan yang mendambakan kehamilan.

Apa saja gejala PCOS?

Wanita perlu mewaspadai PCOS jika mengalami:

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur
  • Menstruasi berat atau perdarahan sangat banyak
  • Pertumbuhan rambut atau bulu di wajah, punggung, perut, dan dada
  • Jerawat di wajah, dada, dan punggung bagian atas
  • Kenaikan berat badan hingga obesitas
  • Kebotakan
  • Kulit menghitam di lipatan tubuh seperti leher, selangkangan, dan lipat bawah payudara
  • Sakit kepala
  • Sulit hamil

Hal-hal seputar PCOS yang perlu wanita ketahui

Jika terdapat gangguan ovulasi, maka sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma dan pada akhirnya tidak dapat terjadi kehamilan. Berikut ini adalah beberapa hal tentang PCOS yang perlu Anda ketahui:

  1. Apabila ada anggota keluarga yang menderita PCOS, maka risiko Anda untuk menderita PCOS juga semakin besar.
  2. Penyebab pasti dari PCOS belum diketahui. Namun, ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab seperti genetik, resistensi insulin, serta kadar peradangan yang tinggi di dalam tubuh.
  3. Tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Resistennya jaringan tubuh terhadap insulin membuat tubuh lebih banyak memproduksi insulin. Kondisi ini membuat berat badan menjadi bertambah dan mengganggu hasil konsepsi (pembuahan).
  4. Penderita PCOS memiliki kadar hormon pria (androgen) lebih tinggi dibandingkan kadar pada umumnya. Hal ini disebabkan karena meningkatnya jumlah insulin di dalam tubuh. Jika kadarnya meningkat, maka ovarium dapat mengalami gangguan dalam memproduksi sel telur secara normal.
  5. Rambut pada wajah dan area tubuh akan berlebihan. Rambut-rambut halus di wajah akan lebih tebal dan gelap.
  6. Wanita obesitas akan lebih berpeluang mengalami PCOS, yaitu sekitar 50 persen, dibandingkan dengan wanita yang tidak obesitas.
  7. Penderita PCOS mengalami inflamasi atau peradangan. Penelitian menunjukkan, wanita dengan PCOS mengalami inflamasi yang menyebabkan terangsangnya ovarium untuk menghasilkan hormon androgen.

Jika mengalami beberapa gejala di atas, Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan lain yang juga bisa dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengukur kadar hormon androgen dan kadar gula darah.
  • Ultrasonografi (USG). Tes ini dilakukan untuk mengetahui ketebalan dinding rahim dan kondisi indung telur.

Jika diagnosis mengarah pada gangguan PCOS, tak perlu panik menganggap bahwa Anda tak akan bisa hamil. Anda tetap bisa hamil, dengan catatan kehamilan harus terus dikontrol ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

1 dari 2 halaman

Mencegah PCOS pada wanita

Mengingat wanita hamil dengan PCOS memiliki risiko tinggi untuk mengalami keguguran, preeklamsia dan diabetes gestasional (diabetes selama kehamilan). Selain itu, asupan makanan harus diperhatikan dan dianjurkan untuk rutin berolahraga untuk menurunkan berat badan (jika bobot badan Anda berlebih).

Pasalnya, dengan menurunkan berat badan sebanyak 5-10 persen, itu sudah membuat siklus menstruasi lebih teratur, menurunkan kadar insulin, dan risiko diabetes.

Apabila beberapa cara di atas sudah dilakukan tetapi masih terjadi gangguan kesuburan, biasanya dokter akan melakukan tindakan operatif. Tindakan yang dimaksud adalah pembuatan lubang kecil di ovarium dengan laser atau jarum tipis yang panas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan fungsi ovarium dengan mengurangi jumlah kista yang ada di sana.

Sebagai wanita, Anda harus mengenali gejala PCOS sejak dini. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan sebelumnya, segera konsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk menghindari kemungkinan buruk yang mungkin terjadi, terutama jika Anda berencana untuk memiliki momongan.

[NP/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar