Sukses

Tidak Ereksi di Pagi Hari, Gejala Penyakit Apa?

Normalnya, pria ereksi di pagi hari. Namun jika ereksi tidak terjadi, apakah itu merupakan gejala suatu penyakit?

Klikdokter.com, Jakarta Umumnya, pria mengalami ereksi saat bangun tidur di pagi hari. Namun jika tiba-tiba ereksi tidak terjadi, apakah kondisi tersebut menandakan gejala penyakit tertentu?

Ereksi pada pagi hari, disebut sebagai nocturnal penile tumescence (NPT), menandakan aliran pembuluh darah ke penis berjalan lancar. Namun jika saat bangun tidur penis tak ikut “bangun”, tentunya bisa bikin ketar-ketir. Apa saja penyebabnya?

Pertama-tama, perlu diketahui bahwa ereksi pada pagi hari dialami pria usia berapa saja. Umumnya anak laki-laki usia 6-8 tahun sudah mampu ereksi dan sadar bahwa mereka mengalami NPT.

Seiring dengan bertambahnya usia, ukuran dan kekenyalan penis bertambah. Frekuensi NPT pun meningkat dan umumnya terjadi setiap hari pada pria dewasa. Nah,  jika suatu saat pria jarang ereksi atau sulit untuk ereksi, itu bisa menandakan adanya gangguan kesehatan.

Pagi-pagi tidak ereksi, ada masalah apa?

Pria yang sulit ereksi di pagi hari biasanya mengalami disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah kondisi penis yang tidak mampu untuk memulai atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seks. Biasanya, disfungsi ereksi sering dikaitkan dengan usia lanjut. Namun nyatanya, tak sedikit pria muda juga mengalaminya.

Dikatakan oleh dr. Bobtriyan Tanamas dari KlikDokter, disfungsi ereksi pada pria usia lebih muda sering diakibatkan oleh gangguan psikologis maupun didasari penyakit tertentu. 

“Kecemasan berlebih hingga depresi mampu meningkatkan risiko disfungsi ereksi. Biasanya ini meliputi kekhawatiran akan performa seks terhadap pasangan, menganggap pakai kondom bisa membuat penis jadi turun, dan sebagainya. Tekanan di tempat kerja dan lingkungan sekitar juga bisa membuat penis susah ereksi, dan pada akhirnya mengalami disfungsi ereksi,” jelasnya.

Faktor kesehatan fisik seperti penyempitan pembuluh darah juga bisa memunculkan disfungsi ereksi. Penyebabnya adalah sulitnya aliran darah untuk masuk ke penis melalui pembuluh darah yang mengalami penyempitan.

“Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penyempitan pembuluh darah adalah diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, dan penyakit jantung. Jika pria punya penyakit tersebut, risiko terjadinya disfungsi ereksi otomatis lebih tinggi,” ujar dr. Bobtriyan.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang olahraga, merokok, minum alkohol secara berlebihan, serta kurang tidur juga dikaitkan dengan disfungsi ereksi.

Kata dr. Bobtriyan, merokok lebih dari 20 batang per hari bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sebesar 60 persen. Sama seperti minum alkohol yang mampu menurunkan hormon testosteron, yang akhirnya mengakibatkan rendahnya sirkulasi darah pada penis.

Penis tidak ereksi di pagi hari tak perlu selalu dikhawatirkan

Meski bisa bikin khawatir, tetapi penis yang tidak ereksi pada pagi hari bisa disebabkan faktor lain yang tidak berbahaya.

Berdasaran penjelasan dari dr. Fiona Amelia, MPH, juga dari KlikDokter, jika suatu pagi Anda tidak mengalami NPT, ini mungkin dikarenakan Anda tidak terbangun dalam fase REM.

“Ereksi penis terjadi pada fase tidur REM, di mana otak dan sistem tubuh sedang aktif, termasuk sistem persarafan penis. Inilah yang kemudian membuat penis ereksi. Nah, fase tidur REM kerap terjadi sesaat sebelum bangun tidur. Jadi jika Anda tidak terbangun dalam fase REM ini, maka wajar jika penis tidak ereksi,” kata dr. Fiona menjelaskan.

Kesimpulannya, tidak mengalami ereksi di pagi hari tak perlu selalu dikhawatirkan. Meskipun begitu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter jika kondisi tersebut frekuensinya makin sering atau sudah berlangsung lama. Tak perlu ragu apalagi malu, karena pemeriksaan dokter bisa mendeteksi bila ada kelainan atau penyakit yang mendasari, sehingga bisa diatasi sesuai penyebabnya.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar