Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Fakta Tentang Organ Reproduksi Pria yang Perlu Anda Tahu

Mungkin tak banyak orang paham fakta tentang organ reproduksi pria, bahkan para pria itu sendiri. Semuanya diulas di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Organ reproduksi pria terdiri dari beberapa bagian yang punya fungsinya masing-masing. Khususnya untuk para pria, yuk kenali berbagai fakta seputar organ tersebut!

Organ reproduksi pria memiliki organ luar dan dalam, yang masing-masing punya peranan penting untuk menentukan kesuburan. Berikut ini adalah berbagai fakta yang perlu diketahui mengenai organ vital tersebut.

Berbagai fungsi organ reproduksi pria

Tugas dari organ tersebut meliputi:

  • Memproduksi, memelihara, dan mengangkut sperma (sel reproduksi pria) dan cairan pelindung (semen)
  • Mengeluarkan sperma ke dalam saluran reproduksi wanita saat berhubungan seks
  • Memproduksi dan mengeluarkan hormon seks pria yang bertanggung jawab untuk memelihara sistem reproduksi pria

Berbeda dengan sistem reproduksi wanita, sebagian besar sistem reproduksi pria terletak di luar tubuh. Struktur eksternal ini termasuk penis, skrotum, dan testis.

Mengenal lebih jauh alat reproduksi pria

Alat reproduksi pria memiliki beberapa bagian, yang mana tiap bagian punya fungsi penting masing-masing. Apa saja?

  • Penis

Alat yang digunakan dalam berhubungan seks ini memiliki tiga bagian, yaitu pangkal, batang, dan kepala.

Bagian pangkal menempel pada dinding bagian bawah perut. 

Batang penis berbentuk silinder dan terdiri dari tiga ruang berbentuk melingkar. Ruang-ruang ini terdiri dari jaringan khusus yang menyerupai spons. Jaringan tersebut mengandung ribuan rongga yang terisi dengan darah ketika pria terangsang secara seksual.

Kepala penis tertutup lapisan kulit yang disebut kulup. Kulit ini biasanya dihilangkan dengan prosedur yang disebut sunat atau sirkumsisi.

Saat terisi oleh darah, penis menjadi kaku dan ereksi, yang memungkinkan penetrasi selama berhubungan seksual. Namun, kulit penis akan menjadi longgar dan elastis untuk mengakomodasi perubahan ukuran penis selama ereksi.  

  • Semen

Cairan ini mengandung sperma (sel reproduksi) yang dikeluarkan (ejakulasi) melalui ujung penis ketika pria mencapai klimaks seksual (orgasme). Ketika penis ereksi, aliran urine tersumbat dari uretra, sehingga hanya air mani yang akan mengalami ejakulasi saat orgasme. 

  • Skrotum

Merupakan kantong kulit seperti kantong longgar yang menggantung di belakang dan di bawah penis. Skrotum juga dikenal sebagai buah zakar.

Skrotum berisi testis (tempat sperma diproduksi), saraf, dan pembuluh darah. Skrotum bertindak sebagai "sistem kontrol suhu" untuk testis.

Tubuh pria memiliki kemampuan untuk menjaga suhu testis. Karena, testis sebagai tempat untuk memproduksi sperma memerlukan suhu khusus yang berbeda dengan suhu di dalam tubuh. Jika suhu tubuh terlalu panas, testis dapat diturunkan menjauhi tubuh agar lebih terpapar dengan suhu ruangan yang lebih dingin. Begitu juga sebaliknya, testis dapat ditarik kembali mendekati tubuh jika dirasa suhu ruangan sudah terlalu dingin.

  • Testis

Adalah organ oval seukuran zaitun besar yang ada di dalam skrotum dan di kedua ujungnya terdapat saluran sperma. Kebanyakan pria memiliki dua testis.

Testis bertanggung jawab untuk memproduksi testosteron (hormon seks utama pria) dan menghasilkan sperma. Di dalam testis terdapat semacam tabung yang disebut tubulus seminiferus untuk memproduksi sel sperma.

1 dari 2 halaman

Organ dalam pada sistem reproduksi pria

Selain berbagai organ di atas, di dalam sistem reproduksi pria juga terdapat organ dalam atau organ aksesori. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

  • Epididimis

Organ dalam ini merupakan tabung panjang melingkar yang terletak di bagian belakang setiap testis. Organ ini mengangkut dan menyimpan sel sperma yang diproduksi di testis.

Tugas epididimis adalah memproses sperma menjadi matang. Karena, sperma yang keluar dari testis belum matang dan tidak mampu melakukan pembuahan.

  • Vas deferen

Organ dalam ini berupa tabung panjang berotot yang bergerak dari epididimis ke dalam rongga panggul, hingga tepat di belakang kandung kemih.

Vas deferen mengangkut sperma matang ke uretra, tabung yang membawa urine atau sperma ke luar tubuh sebagai persiapan untuk ejakulasi.

  • Uretra

Uretra adalah saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Pada pria, uretra memiliki fungsi tambahan sebagai saluran pengeluaran air mani.

Ketika penis ereksi saat berhubungan seks, aliran urine tersumbat dari uretra, sehingga hanya air mani yang akan mengalami ejakulasi saat orgasme.

  • Vesikula seminalis

Kantung yang menempel pada vas deferen di dekat pangkal kandung kemih ini menghasilkan cairan tinggi akan gula (fruktosa) yang memberi sperma sumber energi untuk membantu mereka bergerak.

Cairan vesikula seminalis membentuk sebagian besar volume cairan ejakulasi. 

  • Kelenjar prostat

Merupakan organ seukuran kacang kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat berkontribusi dalam mengatur cairan tambahan untuk ejakulasi.

Cairan prostat juga membantu menyehatkan sperma. Sehingga, uretra yang membawa cairan ejakulasi dikeluarkan saat orgasme, dan berjalan melalui pusat kelenjar prostat.

Demikianlah beberapa fakta tentang organ reproduksi pria. Setiap bagiannya punya fungsi masing-masing guna menjaga kesuburan. Maka dari itu, pria diharuskan menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat, agar tidak mengalami gangguan kesuburan.

(NP/RN)

0 Komentar

Belum ada komentar