Sukses

Cara Aman Lewati Lokasi Bekas Tembakan Gas Air Mata

Efek gas air mata masih terasa di sekitar lokasi demo mahasiswa. Lakukan ini agar Anda tak terdampak saat melintas di sekitarnya.

Klikdokter.com, Jakarta Aksi demo mahasiswa yang menuntut penolakan beberapa Rancangan Undang-undang (RUU) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (24/9) berakhir ricuh. Polisi bahkan sempat melepaskan tembakan gas air mata di sekitar lokasi demo.

Polisi melakukan tembakan gas air mata karena massa sudah semakin tidak terkendali, terutama yang berada di sekitar gedung DPR dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Di sisi lain, gas air mata yang dilontarkan oleh petugas juga membuat ketua DPR, Bambang Soesatyo gagal menemui mahasiswa yang sedang berdemo.

Melansir Liputan6.com, akibat tembakan gas air mata, udara di sekitar pintu gerbang Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, menjadi tercemar. Dikutip dari beberapa sumber, sisa-sisa gas air mata bahkan masih bisa dirasakan di sejumlah titik di Jakarta, terutama di daerah sekitar lokasi demo mahasiswa.

Keadaan ini membuat mata setiap orang yang ada di sekitar lokasi kejadian ikut terkena dampaknya.

Tips terhindar dari sisa gas air mata

Efek gas air mata yang masih tersisa bisa saja menimbulkan kerugian pada orang-orang yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Kendati demikian, Anda jangan pasrah dengan keadaan.

Anda masih bisa menurunkan risiko terpapar gas air mata yang efeknya masih seliweran di sekitar lokasi kejadian demo mahasiswa.

Dikatakan dr. Rahma Arsella dari KlikDokter, hal pertama pertama yang bisa dilakukan supaya terhindar dari sisa gas air mata adalah memakai kacamata saat berada di sekitar lokasi demo.

"Jika Anda masih merasa perih meski sudah pakai kacamata, sebaiknya gunakan artificial tears untuk membantu membersihkan mata. Lalu, bilas area yang terkontak gas air mata atau terasa perih tadi dengan air bersih yang mengalir," ujar dr. Rahma.

Tak cukup dengan itu, dr. Rahma mengatakan bahwa Anda yang beraktivitas di sekitar lokasi dilepaskannya gas air mata, perlu membawa baju ganti. Hal ini dilakukan agar Anda sepenuhnya aman dari partikel gas air mata yang mungkin menempel di baju.

"Lepaskan pakaian, topi dan benda-benda yang melekat di tubuh setelah berkontak dengan gas air mata. Bawa baju ganti saat hendak ke kantor," saran dr. Rahma.

Lebih lanjut, dr. Rahma juga menyarankan agar Anda yang melewati lokasi ditembakkannya gas air mata untuk menggunakan masker.

“Saat memasuki ruangan yang tertutup, masker perlu segera dilepas dan dibuang ke tong sampah,” pungkasnya.

Penggunaan gas air mata untuk membuat kondisi demo mahasiswa lebih kondusif tidak sepenuhnya aman bagi siapa saja, termasuk Anda yang hanya sekadar melintasi lokasi kejadian. Karenanya, lindungi diri dengan menerapkan tips yang telah disampaikan. Jika Anda mengalami gejala atau keluhan yang dicurigai sebagai efek samping paparan gas air mata, jangan sungkan untuk berobat ke dokter.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar