Sukses

9 Manfaat Makan Yoghurt bagi Ibu Hamil

Berikut ini adalah beragam manfaat makan yoghurt bagi ibu hamil yang bisa Anda peroleh.

Klikdokter.com, Jakarta Yoghurt adalah salah satu camilan sehat bagi ibu hamil. Faktanya, makan yoghurt memiliki sederet manfaat untuk kehamilan, baik untuk ibu dan janin.

Sebagai produk susu fermentasi yang tinggi akan protein dan kalsium, yoghurt dibuat dengan menambahkan bakteri hidup (probiotik) ke dalam susu. Bahan pangan ini telah dikenal sejak beribu-ribu tahun silam dan kerap dikonsumsi sebagai camilan, makanan pencuci mulut, dan sebagai bahan pembuat saus.

Satu porsi yoghurt tanpa rasa (plain) yang dibuat dari susu utuh (full cream) sekitar 100 gram akan memberikan energi sebesar 61 kalori. Kandungan makronutriennya antara lain 3,5 gram protein, 4,7 gram karbohidrat, dan 3,3 gram lemak, sedangkan kandungan makronutrien yang menonjol adalah kalsium, vitamin B2, vitamin B12, dan fosfor. Sebagian yoghurt juga difortifikasi dengan vitamin D. Dengan berbagai kandungan tersebut, yoghurt bisa jadi menu sehat bagi ibu hamil.

Manfaat makan yoghurt selama hamil

Selain menunjang kecukupan asupan protein dan kalsium yang memang lebih banyak dibutuhkan saat hamil, yoghurt juga memiliki segudang manfaat positif karena kandungan probiotiknya.

Probiotik adalah bakteri baik yang ada di dalam usus. Keberadaannya krusial dalam menjaga kesehatan saluran cerna dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Khusus bagi ibu hamil, berikut adalah berbagai manfaat mengonsumsi yoghurt.

  1. Memperlancar buang air besar

Meningkatnya hormon kehamilan membuat pencernaan melambat, sehingga ibu hamil rentan mengalami sembelit atau disebut juga konstipasi. Selain meningkatkan penyerapan zat gizi di usus, probiotik dalam yoghurt juga membantu melancarkan buang air besar dengan cara melembutkan feses.

  1. Ramah bagi lambung

Kehamilan membuat lambung lebih mudah teriritasi oleh makanan-makanan yang pedas, terlalu berlemak dan berminyak, serta yang menghasilkan gas.

Konsumsi yoghurt bisa mengurangi rasa tidak nyaman di lambung akibat konsumsi makanan tersebut, dengan cara melapisi dinding lambung dan menetralkan asam lambung.

  1. Mencegah pengeroposan tulang

Saat hamil, mineral kalsium di dalam tubuh ibu akan terus terpakai. Kalau sampai habis, selanjutnya akan diambil dari dalam tulang ibu. Oleh sebab itu, kecukupan kalsium sangat penting bagi ibu hamil agar tulang tidak mudah keropos.

Selain minum suplemen kalsium selama hamil, konsumsi yoghurt juga dapat membantu mengisi kembali cadangan kalsium ibu yang hilang.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Yoghurt dapat meningkatkan populasi bakteri baik di dalam usus, sehingga bakteri jahat tidak mudah menginfeksi. Manfaatnya juga tak terbatas di usus, karena probiotik dalam yoghurt ternyata meningkatkan aktivitas sel-sel kekebalan tubuh secara keseluruhan.

  1. Mencegah hipertensi dan menurunkan kadar kolesterol

Sebagian ibu hamil mengalami hipertensi dalam kehamilan, yang mana kondisi tersebut bisa berdampak buruk pada ibu dan janin. Dari berbagai studi, konsumsi yoghurt terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan juga kadar kolesterol darah.

  1. Mengurangi kulit kering dan kusam

Perubahan hormon saat hamil bisa membuat kulit kering dan tampak kusam. Yoghurt, yang juga mengandung vitamin E, bisa membantu menjaga kulit ibu hamil tetap sehat dan cerah.

  1. Mencegah peningkatan berat badan yang berlebihan

Salah satu indikator kehamilan yang sehat yaitu meningkatnya berat badan sesuai usia kehamilan. Namun kalau peningkatannya berlebihan, tentu jadinya tidak sehat.

Nah, rutin mengonsumsi yoghurt selama hamil dapat mencegah peningkatan berat badan yang berlebihan, karena kandungan proteinnya yang tinggi bersifat mengenyangkan.

Di samping itu, kandungan dalam yoghurt mampu mencegah kenaikan hormon stres kortisol, yang dalam jangka panjang dapat memicu peningkatan berat badan baik pada ibu dan bayi.

  1. Mengurangi keluhan vagina gatal saat hamil

Hamil membuat tubuh Anda banyak berubah, termasuk kondisi di dalam vagina. Lendir vagina cenderung lebih tinggi gula, yang merupakan makanan bagi jamur Candida albicans yang secara alami ada di dalamnya.

Akibatnya, jamur tersebut menjadi lebih mudah berkembang biak dan menimbulkan keluhan gatal-gatal serta keputihan. Konsumsi yoghurt maupun suplemen probiotik bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi keluhan, karena dapat membantu menormalkan kembali pH vagina.

  1. Mengurangi risiko alergi pada bayi

Sebuah studi menyebutkan, risiko alergi pada bayi jauh lebih kecil pada ibu hamil yang kerap mengonsumsi susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt.

Jenis yoghurt yang aman dikonsumsi ibu hamil

Yoghurt umumnya dibuat dari susu pasteurisasi atau susu mentah. Untuk ibu hamil, selama berasal dari susu pasteurisasi, maka yoghurt aman dikonsumsi. Untungnya, sebagian besar yoghurt yang dijual secara komersil dibuat menggunakan bahan-bahan alami dan susu pasteurisasi.

Menghitung berbagai manfaat makan yoghurt bagi ibu hamil, jangan ragu untuk mengonsumsinya selama mengandung si Kecil. Namun ingat, batasi 1-2 porsi saja per hari. Kalau takut berat badan naik berlebihan, pilih yoghurt yang rendah lemak dan rendah gula.

[NP/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar