Sukses

Gejala Eksim yang Perlu Anda Ketahui

Gejala-gejala eksim bervariasi dan dapat berbeda pada masing-masing orang. Simak ulasannya di bawah ini!

Klikdokter.com, Jakarta Gejala eksim atau dermatitis atopik cukup mudah dikenali karena membuat kulit merah dan gatal. Kondisi ini umum terjadi pada usia berapa pun, sehingga bisa saja dialami oleh anak-anak. Eksim sering kali menyebabkan kulit jadi kemerahan dan gatal. Selain itu ada pula sejumlah gejala lain yang mengikuti munculnya eksim.

Kenali penyebab eksim

Kulit yang sehat dapat dengan sendirinya menjaga kelembapan dan melindungi Anda dari bakteri, iritasi, dan alergen. Dilansir dari Mayo Clinic, eksim terkait dengan variasi gen yang memengaruhi kemampuan kulit untuk memberikan perlindungan tersebut. Pada beberapa anak, alergi makanan mungkin berperan dalam menyebabkan eksim.

Hingga saat ini, penyebab spesifik eksim masih belum diketahui. Namun, diyakini eksim berkembang karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Artinya, anak-anak lebih mungkin mengalami eksim jika salah satu dari orang tua atau keduanya mengidap penyakit tersebut.

“Eksim sendiri sebenarnya lebih sering terjadi pada anak-anak dan jarang terjadi pada orang dewasa. Namun, jika Anda merupakan salah satu orang dewasa yang terkena eksim, maka Anda akan mengalami gejala yang cukup berat,” ujar dr. Arina Heidyana dari KlikDokter.

Selain itu, kulit yang sensitif biasanya akan lebih mudah terkena eksim. Perubahan pada iklim, seperti panas ke dingin, bisa dengan mudah menyerang kulit yang sensitif hingga menyebabkan eksim. 

“Selain itu, aktivitas yang berlebih dan menimbulkan keringat juga bisa memicu eksim pada kulit yang sensitif,” kata dr. Arina.

Ini gejala eksim

Kulit kemerahan yang disertai dengan gatal tidak selalu berarti Anda menderita eksim. Namun, apabila kulit kemerahan disertai gatal itu sering terjadi bahkan sampai menimbulkan luka, bisa jadi ini gejala eksim. Bahkan dalam kasus tertentu, kulit Anda mungkin akan terlihat seperti bersisik maupun pecah-pecah. 

Ditambahkan dr. Arina, gejala eksim yang biasa terjadi adalah kulit jadi menebal secara kronis, kulit berubah menjadi sangat kering, dan mengalami kemerahan.

Selain itu, gejala eksim pada orang dewasa dapat bervariasi, antara lain:

  • Kulit kering
  • Rasa gatal yang parah, terutama di malam hari
  • Bercak merah, terutama pada tangan, kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, leher, dada bagian atas, kelopak mata, di dalam tikungan siku dan lutut, dan pada bayi, wajah dan kulit kepala
  • Kulit menebal, pecah, bersisik
  • Kulit sensitif, dan bengkak karena garukan.

Dermatitis atopik paling sering dimulai sebelum usia 5 tahun dan dapat bertahan hingga remaja bahkan dewasa. Pada sebagian orang, eksim dapat kambuh secara berkala, atau hilang untuk sementara waktu bahkan tahun.

Penampilan kulit yang terkena dermatitis atopik tergantung pada seberapa banyak Anda menggaruk dan seberapa parah kulit terinfeksi. Tidak dianjurkan menggaruk gatal akibat eksim karena akan mengiritasi kulit, memperburuk peradangan dan gatal yang Anda alami.

1 dari 2 halaman

Penanganan eksim yang tepat

Jika mengalami eksim, Anda perlu mendapatkan perawatan yang cukup intensif dan komprehensif. Mandilah dengan menggunakan air dingin atau air suam-suam kuku dua kali sehari. Hindari air yang terlalu panas karena dapat memperburuk kondisi kulit kering karena sensitif dengan air panas. 

Selain itu, gunakan sabun dengan bahan lembut dan hindari penggunaan sabun antiseptik. Sabun antiseptik biasanya mengandung alkohol yang bisa memicu alergi muncul pada eksim.

“Setelah Anda mandi, keringkan tubuh dengan bahan handuk yang lembut lalu oleskan pelembap pada kulit yang terkena eksim. Pelembap bisa membantu mengurangi iritasi yang diakibatkan oleh kulit kering,” kata dr. Arina.

Jika eksim pada kulit tidak hilang dalam kurun waktu dua minggu, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya, dokter akan memberikan obat salep dan minum untuk kembali memulihkan kulit yang terkena eksim. 

Gejala eksim bisa bervariasi dan berbeda pada masing-masing orang. Agar Anda mendapatkan diagnosis yang pasti, segera konsultasikan kepada dokter jika mengalami gejala-gejala di atas. Selain itu, cari tahu juga faktor pemicunya – misalnya perubahan cuaca, debu, atau bulu binatang – untuk menghindari kekambuhan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar