Sukses

Kenali 5 Tanda dan Gejala Stroke pada Wanita

Stroke merupakan penyakit yang rentan dialami oleh siapa saja, termasuk wanita. Ketahui tanda dan gejalanya sebelum terlambat.

Klikdokter.com, Jakarta Stroke adalah salah satu penyakit yang masih duduk di peringkat atas sebagai penyebab kematian utama di seluruh dunia. Penyakit ini sering hadir tanpa disadari, sehingga para ahli kesehatan menyebutnya sebagai the silent killer. Stroke bisa terjadi pada siapa saja, tak terkecuali pada wanita.

Secara medis, stroke adalah kematian jaringan otak yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen. Penyakit ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. 

Menurut dr. Sepriani Timutiri Limbong dari KlikDokter, stroke iskemik adalah jenis stroke yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti akibat adanya sumbatan pada pembuluh darah. Sementara itu, stroke hemoragik adalah jenis stroke yang terjadi ketika pembuluh darah pecah dan aliran darah ke otak mengalami hambatan.

Stroke pada wanita

Wanita lebih rentan terkena stroke ketika dirinya sudah mencapai usia di atas 55 tahun. Seperti dikatakan dr. Sepriani, usia tersebut adalah waktu ketika wanita mengalami masa menopause.

“Pada kondisi menopause dan setelahnya, kadar estrogen dalam tubuh wanita akan langsung menurun drastis. Sehingga, perlindungan akan hilang dan berbagai jenis penyakit termasuk stroke bisa saja menyerang,” tutur dr. Sepriani.

Saat seorang wanita dikatakan rentan mengalami stroke, maka penyakit tersebut bisa terjadi kapan saja. Namun, sebelum benar-benar terjadi, tanda dan gejala yang bisa terjadi adalah:

1. Anggota tubuh melemah

Jika Anda merasa susah untuk menggerakan tubuh secara tiba-tiba, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda akan terserang stroke. Anggota tubuh yang melemah merupakan gejala umum dari stroke iskemik ataupun stroke hemoragik. 

Kelemahan biasanya terjadi pada satu sisi anggota tubuh, misalnya tangan dan kaki kanan, atau tangan dan kaki kiri. Pada stroke iskemik, kelemahan tersebut terjadi secara bertahap. Sementara pada stroke hemoragik, kelemahan tubuh terjadi dengan cepat dan secara tiba-tiba.

2. Sulit berkomunikasi

Hilangnya kemampuan untuk berbicara juga menjadi tanda lain dari adanya penyakit stroke. Fakta menyebut bahwa penderita stroke akan mengalami gangguan bicara, seperti cadel, pelo, bahkan berbicara seperti bergumam. 

3. Wajah tampak tidak simetris

Karena adanya gangguan pada saraf, bagian wajah penderita stroke akan tampak tidak simetris. Misalnya, mulut cenderung mengarah ke satu sisi wajah, atau salah satu kelopak mata agak tertutup.

4. Penglihatan ganda

Gangguan saraf akibat stroke tidak hanya mengganggu penampilan wajah, tapi juga fungsi mata. Alhasil, ketika penderita stroke melihat sebuah benda, yang akan timbul adalah penglihatan berbayang atau berganda.

5. Kehilangan kesadaran

Stroke hemoragik bisa membuat penderita hilang kesadaran secara tiba-tiba. Jika terjadinya ini tidak diimbangi dengan pertolongan dengan cepat dan tepat, penderita bisa koma bahkan kehilangan nyawa.

Stroke merupakan penyakit mematikan yang sering hadir secara diam-diam. Pada kenyataannya, penyakit ini tak hanya menyerang wanita saja, tapi juga pria di segala usia. Untuk berjaga-jaga supaya tidak terkena penyakit stroke di waktu mendatang, segera terapkan gaya hidup sehat, pola makan bergizi seimbang, hindari rokok dan alkohol, serta cukup istirahat. Jangan sungkan untuk periksa secara berkala ke dokter, agar segala masalah kesehatan bisa dideteksi sejak dini dan diobati sebelum terlanjur parah.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar