Sukses

Pakai Lensa Kontak Setiap Hari, Apa Dampaknya pada Mata?

Meskipun lebih praktis digunakan dibandingkan kacamata, waspadai dampak penggunaan lensa kontak pada mata setiap hari.

Klikdokter.com, Jakarta Dampak penggunaan lensa kontak setiap hari harus diwaspadai oleh setiap penggunanya. Dengan cara penggunaan yang benar saja, lensa kontak yang dipakai setiap hari tetap memiliki pengaruh yang kurang baik bagi kesehatan mata. Apalagi jika penggunaan dan perawatannya tidak tepat.

Ketika mengalami gangguan penglihatan – terlebih saat melihat jauh atau miopi dan gangguan refraksi lain – dapat diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran yang sesuai. Namun untuk digunakan setiap hari, tidak jarang orang memilih lensa kontak dibandingkan kacamata karena lebih praktis dan tidak terlalu merubah penampilan.

Tetapi hal ini sering kali tidak diimbangi dengan pengetahuan yang cukup mengenai cara menggunakan dan merawat lensa kontak yang berujung pada timbulnya infeksi pada mata dan berbagai komplikasi lainnya.

Bahaya lensa kontak

Lensa kontak juga lebih menjadi pilihan dibanding kacamata karena tidak menimbulkan keterbatasan dalam melakukan berbagai kegiatan seperti bepergian, berolahraga dan berbagai aktivitas lainnya.

Namun jika tidak digunakan dengan benar, lensa kontak dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata.

  • Menghambat aliran oksigen ke mata

Penggunaan lensa kontak pada umumnya menutupi kornea mata secara keseluruhan yang dapat menimbulkan sulitnya aliran oksigen dalam memenuhi kebutuhan kesehatan mata.

  • Mata kering

Bahan dasar lensa kontak memiliki sifat mengikat air untuk dapat menjaga kondisinya tetap lentur. Lensa kontak akan menarik air mata yang berada di sekitar kornea, sehingga dapat menimbulkan kekeringan pada kornea. Saat kornea dalam keadaan kering, akan berisiko lebih tinggi mengalami goresan dan menimbulkan luka pada kornea.

  • Menurunkan refleks kornea

Kornea memiliki refleks yang dapat mempengaruhi kelopak mata untuk segera berkedip. Seperti ketika mata akan tercolok sesuatu, kelopak mata akan secara spontan berkedip untuk dapat melindungi mata.

Ketika menggunakan lensa kontak jangka panjang, tubuh seakan-akan harus beradaptasi dengan lensa kontak yang merupakan benda asing bagi mata, sehingga dapat menurunkan refleks kornea.

  • Goresan pada kornea

Ketika menggunakan lensa kontak, tidak hanya dapat menimbulkan goresan pada kornea karena mata terlalu kering. Namun jika pemilihan lensa kontak yang bentuknya tidak sesuai dengan kelengkungan kornea, bisa menimbulkan luka pada kornea.

  • Mata merah

Penggunaan lensa kontak saat tidur dapat menimbulkan lingkungan yang tepat untuk pertumbuhan bakteri di mata. Selain itu, dengan kadar oksigen yang kurang akan memperberat kondisi infeksi karena tubuh tidak dapat melawan reaksi infeksi yang terjadi. Ketika mata mengalami infeksi, sering kali disertai dengan gejala mata merah.

1 dari 2 halaman

Mencegah dampak negatif penggunaan lensa kontak pada mata

Dengan menggunakan lensa kontak dengan cara yang tepat dan menjaga kebersihannya dengan baik, dampak negatif yang mungkin ditimbulkan kemungkinan dapat ditekan.

Oleh karena itu, sebelum menggunakan lensa kontak, sebaiknya diberikan edukasi yang benar mengenai lensa kontak.

Sangat tidak disarankan menggunakan lensa kontak semalaman, terlebih pada saat tidur karena dapat menimbulkan infeksi dan berbagai komplikasi lain pada mata.

Selain itu, pengguna lensa kontak harus memperhatikan kelembapan mata agar dapat terhindar dari mata kering.

Cara yang dapat diterapkan antara lain adalah menjaga mata agar berkedip dengan cukup. Selain itu juga dapat dibantu dengan menggunakan obat tetes mata yang berisi air mata buatan untuk dapat menjaga kelembapan mata. Menjaga kebersihan lensa kontak juga merupakan faktor yang penting agar terhindar dari berbagai infeksi yang mungkin ditimbulkan.

Tips menjaga kesehatan mata

Berdasarkan American Academy of Ophthalmology (AAO), berikut adalah lima langkah (5R) yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata meskipun harus menggunakan lensa kontak setiap hari.

  • Rub

Berbagai penelitian membuktikan bahwa dengan melakukan rubbing atau menggosok lensa kontak ketika membersihkannya menggunakan cairan pembersih lensa kontak dapat membantu menurunkan risiko infeksi mata.

  • Rinse

Setiap setelah menggunakan lensa kontak sebaiknya membilas lensa dengan cairan khusus dan disimpan dengan baik. Sangat tidak disarankan menggunakan air keran atau larutan lain.

  • Rest

Selalu sediakan waktu untuk mata beristirahat dan terlepas dari lensa kontak. Contohnya ketika sedang berada di rumah, sebaiknya menggunakan kacamata.

  • Renew

Lakukan penggantian lensa kontak secara rutin sesuai dengan rekomendasi yang tertera pada kemasan lensa kontak. Seperti lensa kontak satu bulan, sangat tidak disarankan untuk menggunakannya lebih dari 30 hari.

  • Reserve

Sediakan waktu untuk konsultasi rutin dengan dokter spesialis mata sehingga kesehatan mata dapat tetap terjaga.

Bukan hal yang salah jika seseorang lebih memilih menggunakan lensa kontak dibandingkan dengan kacamata. Namun sangat disarankan untuk dapat mengetahui berbagai dampak penggunaan lensa kontak setiap hari dan bagaimana cara mencegahnya.

Ketika mengalami keluhan seperti mata merah atau penurunan kualitas penglihatan, sangat disarankan untuk menghentikan penggunaan lensa kontak dan segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis mata.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar