Sukses

5 Cara Menghilangkan Kutil di Wajah

Bukan cuma jerawat yang bikin enggak pede, kutil di wajah juga bisa bikin minder. Nah, ini cara menghilangkan kutil di wajah.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir sebagian orang ingin punya wajah mulus. Sayangnya, ada saja permasalahan, misalnya jerawat, kemerahan, atau kutil di wajah yang bikin mood Anda jelek. Meski tak semencolok jerawat, keberadaan satu kutil – atau lebih – di wajah tetap bikin risih! Alhasil, Anda ingin segera menyingkirkannya.

Sebenarnya, apa sih kutil itu? Dijelaskan dr. Resthie Rachamanta Putri, M. Epid dari KlikDokter, kutil – atau veruka – adalah pertumbuhan kulit tidak berbahaya yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) tipe tertentu. Kutil ini bisa tumbuh di bagian mana pun dari tubuh, dan dinamai menurut lokasi mereka.

“Misalnya, veruka vulgaris (common warts) di anggota badan termasuk pada sela jari maupun telapak tangan, veruka plantaris (plantar warts) di telapak kaki, veruka plana (flat warts) di wajah dan leher, dan kondiloma akuminata (genital warts) di kelamin,” kata dr. Resthie.

Penampilan kutil pun berbeda-beda sesuai lokasinya. Kutil di daerah kelamin dan anus memiliki penampilan yang basah dan seperti kembang kol. Kutil di telapak kaki yang tertekan cenderung datar dan tumbuh ke dalam.

Menghilangkan kutil di wajah

Meskipun kutil di wajah tidak berbahaya, tapi siapa saja yang mengalami pasti  ingin menghilangkannya karena dianggap mengganggu penampilan. Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp.PD dari KlikDokter, terdapat sejumlah cara untuk menghilangkan kutil di wajah, yaitu:

1. Obat untuk mengelupas kutil

Dilansir dari Harvard Health Publishing, asam salisilat bisa dijadikan pilihan utama untuk menghilangkan kutil. Pasalnya, asam salisilat dapat membuat kulit mengelupas, sehingga kulit yang berkutil lambat laun terkelupas. Kutil yang terkena asam juga meningkatkan respons sistem imun untuk melawan virus penyebab kutil.

Obat yang juga kerap digunakan untuk mengobati jerawat ini diracik dalam bentuk patch, salep, gel, maupun krim. Sebelum mengoleskan obat asam salisilat, bersihkan dulu area kulit yang ditumbuhi kutil dengan air hangat. Setelah dikeringkan dengan handuk bersih, oleskan asam salisilat.

2. Teknik sinar laser

Melalui metode ini, jaringan kutil akan dimatikan dengan cara membakar pembuluh darah di dalamnya menggunakan sinar laser. Setelah jaringan mati, kutil akan terlepas dengan sendirinya. Meski efektif, kekurangan dari teknik sinar laser adalah dapat menimbulkan jaringan parut.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Electrosurgery

Cara menghilangkan kutil yang satu ini sebenarnya mirip dengan teknik sinar laser. Namun, pada electrosurgery, jaringan kutil akan dibakar dan dikeringkan dengan muatan listrik yang disalurkan melalui ujung jarum.

4. Bedah atau kuret

Jaringan kulit berkutil akan dipotong dengan alat bedah, kemudian diangkat. Teknik bedah atau kuret ini terbilang ampuh untuk mengatasi kutil. Sayangnya, bedah atau kuret dapat meninggalkan rasa sakit dan sama seperti teknik sinar laser, dia dapat menimbulkan bekas luka seperti jaringan parut.

5. Krioterapi

Krioterapi akrab disebut sebagai terapi pembekuan. Dalam metode ini, kutil akan diberi cairan nitrogen supaya beku demi mematikan jaringannya. Setelah beku, lepuhan akan terbentuk di sekitar kutil.

Dalam waktu seminggu atau lebih, jaringan kutil yang telah mati akan mengelupas dengan sendirinya. Tak cuma itu, krioterapi dapat merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh guna melawan virus penyebab kutil.

Selain itu, ada beberapa cara alami yang dipercaya untuk menghilangkan kutil, meski efektivitasnya belum terjamin dan tak selalu cocok untuk semua jenis kulit. Cara alami itu antara lain dengan menggunakan cuka apel, nanas, perasan lemon, dan bawang putih. Namun, hati-hati jika Anda punya alergi atau kulit sensitif, karena kondisi kulit bisa makin parah!

Mencegah sisa kutil kembali berkembang

Kutil yang tersisa atau tertinggal dapat berpotensi tumbuh kembali di kemudian hari. Untuk mencegahnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Jangan menghilangkan kutil secara paksa, baik dicungkil maupun digaruk, karena dapat meningkatkan penyebaran ke bagian tubuh lainnya.
  • Berhati-hati jika ingin mencukur bulu di bagian wajah. Luka akibat pisau cukur berpotensi menyebarkan virus.
  • Tutup kutil dengan plester tahan air jika ingin berenang di kolam renang umum.
  • Hindari berbagai handuk wajah atau sapu tangan dengan orang lain.

Cara di atas dapat Anda tiru untuk menghilangkan kutil di wajah. Mana yang paling tepat, Anda dapat mengonsultasikannya terlebih dulu kepada dokter kulit. Pasalnya, tindakan penghilangan mesti disesuaikan dengan tingkat keparahan kutil sekaligus kondisi kulit Anda. Yang penting untuk diingat, jangan mencungkilnya sendiri, ya!

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar