Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Makan Timun?

Banyak ibu hamil menghindari makan timun karena khawatir bisa mengalami keguguran. Benarkah demikian? Simak faktanya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Ada yang bilang, makan timun saat hamil bisa menyebabkan keguguran. Begitulah kepercayaan yang banyak beredar di masyarakat. Oleh karenanya, banyak ibu hamil memilih untuk menghindari konsumsi timun selama hamil. Namun bagaimanakah fakta yang sebenarnya?

Secara ilmiah, hingga kini tidak ada bukti bahwa makan timun saat hamil dapat meningkatkan risiko keguguran. Justru, timun merupakan salah satu jenis buah yang memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil. 

Manfaat timun bagi ibu hamil

Sekitar 96 persen kandungan timun terdiri dari air. Oleh karena itu, timun dapat menjadi sumber asupan cairan yang baik bagi ibu hamil. Terutama pada trimester pertama, banyak ibu hamil yang kesulitan minum air putih atau susu karena mual dan muntah. 

Rasa segar dari timun dapat membantu meringankan keluhan mual, sekaligus menjadi sumber air untuk mencegah dehidrasi.

Selain itu, timun juga kaya akan serat. Dalam satu buah timun ukuran sedang, terdapat sekitar 2 gram serat. Kandungan serat di dalam timun bermanfaat untuk melancarkan buang air besar.

Mengonsumsi timun juga bisa membantu mengurangi risiko sembelit yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama pada usia kehamilan trimester pertama dan ketiga.

Lebih lanjut, timun juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan agar sel-sel di dalam tubuh dapat bekerja dengan baik. Vitamin yang terkandung di dalam timun terutama adalah vitamin C dan K. Sementara itu, mineral yang bisa didapat saat ibu hamil mengonsumsi timun adalah magnesium dan mangan

Agar nutrisi timun dapat masuk dan diserap oleh tubuh dengan optimal, sebaiknya timun dikonsumsi bersama dengan kulitnya. Selain itu, lebih baik jika timun dikonsumsi dalam keadaan mentah. Misalnya digunakan sebagai lalapan atau pelengkap salad.

1 dari 2 halaman

Asupan penting ibu hamil lainnya

Selain timun, ada beberapa makanan lain yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil. Berikut ini adalah di antaranya:

  1. Makanan dan minuman yang kaya akan kalsium

Ibu hamil harus mendapatkan asupan kalsium yang cukup. Hal ini penting karena kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Jika asupan kalsium dalam kehamilan tak tercukupi, ibu hamil rentan mengalami osteoporosis di kemudian hari, serta janin rentan mengalami gangguan pertumbuhan. 

Sumber kalsium yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil di antaranya adalah susu, keju, dan yoghurt. Selain itu, kalsium juga bisa didapat dari sayuran hijau, kacang hijau, kacang merah, tahu, dan tempe.

  1. Makanan tinggi zat besi

Kebutuhan zat besi saat hamil dua kali lipat dari sebelum hamil. Hal ini karena zat besi dibutuhkan bukan hanya untuk memproduksi sel darah merah ibu, melainkan juga membentuk sel darah merah janin.

Umumnya dokter akan memberikan suplemen zat besi untuk ibu hamil agar kebutuhan zat besinya tercukupi. Namun sebaiknya, ibu hamil juga mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi untuk mengoptimalkan asupan zat besinya.

Sumber zat besi bisa didapatkan dari makan daging sapi, daging domba, ayam, bayam, kale, brokoli, tahu, dan tempe. Untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi, sebaiknya makanan tersebut dikonsumsi bersama dengan makanan yang tinggi vitamin C seperti jeruk, mangga, lemon, atau jeruk nipis.

  1. Makanan yang kaya akan asam folat

Asam folat dibutuhkan untuk pembentukan otak dan tabung saraf janin. Jika ibu hamil memiliki kadar asam folat yang rendah, janin rentan mengalami gangguan otak yang berat. Untuk menghindari hal itu, ibu hamil dianjurkan untuk mendapatkan asam folat 400 mikrogram setiap harinya.

Selain dari suplemen, asam folat mudah didapat dari berbagai sayuran dan buah. Sayuran yang tinggi asam folat di antaranya adalah brokoli, bayam, kacang hijau, kacang lentil. Sementara itu, buah yang mengandung asam folat di antaranya adalah jeruk, lemon, dan alpukat.

  1. Protein

Umumnya ibu hamil membutuhkan sekitar 75-100 gram protein setiap harinya. Protein dibutuhkan baik oleh ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Untuk ibu hamil, protein diperlukan untuk membentuk jaringan payudara dan rahim yang terus membesar dalam kehamilan.

Sementara itu untuk janin, protein dibutuhkan sebagai bahan untuk membentuk jaringan di berbagai organ tubuh janin, terutama di otak.

Jadi pada prinsipnya, ibu hamil boleh makan segala macam makanan bergizi, termasuk timun. Usahakan untuk selalu menyertakan sayuran dan buah, serta sumber protein yang baik setiap kali makan, agar kebutuhan nutrisi ibu hamil dan janinnya terpenuhi dengan baik.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar