Sukses

Mata Juling, Bisakah Diperbaiki?

Selain mengganggu penglihatan, mata juling juga sering membuat tidak pede penderitanya. Lalu bisakah mata juling diperbaiki?

Klikdokter.com, Jakarta Strabismus atau  yang kerap kali disebut dengan mata juling merupakan kondisi ketika mata tidak berada dalam posisi seimbang atau sama antara mata kiri dan mata kanan. Biasanya, saat mata juling, satu mata bisa melihat dengan lurus sedangkan mata lainnya melihat ke arah yang lain.

Kondisi tersebut tentu saja membuat mereka yang mengalami kondisi mata semacam ini sangat terganggu. Apalagi keadaan mata yang juling juga bisa memengaruhi rasa percaya diri penderitanya karena dianggap mengganggu penampilan. Lalu, bisakah kondisi mata juling disembuhkan?

Ternyata bisa disembuhkan

Mata juling bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti adanya gangguan pada otot bola, gangguan persarafan yang mengatur pergerakan bola mata, dan gangguan penglihatan seperti rabun dekat berat. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter jika gangguan mata juling tidak segera diatasi, kondisi ini bisa terbawa sampai dewasa dan proses pengobatannya pun akan semakin sulit dan lama.

Meski demikian menurut dr. Sepri mata juling bisa disembuhkan asalkan ditangani dengan terapi yang tepat dan dideteksi sejak dini.

“Mata juling biasanya lebih sering terjadi pada anak. Jika umurnya masih 2-3 bulan, mata juling wajar terjadi dan kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Tapi memasuki usia balita, jika mata juling masih terus terjadi, maka harus ada penanganan yang lebih cepat dan tepat dari dokter,” ujar dr. Sepriani.

Pengobatan dilakukan dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi kedua mata agar dapat melihat dengan jelas dan fokus menggunakan kedua mata tersebut.

Perlu terapi ke dokter

Dijelaskan oleh dr. Sepriani, pengobatan mata juling biasanya dilakukan dengan cara terapi ke dokter. Namun, dalam kasus tertentu – seperti adanya kerusakan pada otot mata atau mata juling akibat kecelakaan – perlu tindakan operasi untuk menyembuhkannya.

“Jika bukan karena kecelakaan atau adanya kerusakan pada otot mata, dokter akan memberikan penutup pada mata yang sehat agar mata yang mengalami juling bisa dipaksa untuk bekerja lebih baik,” jelas dr. Sepriani.

Selain menggunakan penutup mata dan juga metode operasi, cara lainnya yang bisa dilakukan untuk menormalkan kembali posisi mata yang juling adalah dengan menggunakan kacamata.

Bagi pasien mata juling yang disebabkan karena rabun dekat, penggunaan kacamata bisa mengurangi kondisi mata juling. Penderita rabun dekat yang tidak ditangani dengan benar sering kali harus berupaya lebih untuk fokus dalam melihat. Akibatnya bisa terjadi kesalahan otot pada mata yang disebut dengan esotrofia akomodatif.

Terapi penglihatan dan penggunaan lensa prisma juga bisa menjadi alternatif lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata juling. Terapi penglihatan adalah terapi yang diisi dengan kegiatan visual yang diperuntukan meningkatkan koordinasi dan kemampuan mata untuk memfokuskan bayangan. Sedangkan lensa prisma adalah lensa yang dibuat khusus untuk merubah cahaya yang masuk ke dalam mata dan mengurangi beban penglihatan mata.

Nah, bagi penderita mata juling, jangan lagi tidak percaya diri akan kondisi ini, karena mata juling ternyata bisa disembuhkan dengan melakukan metode pengobatan yang sudah dijelaskan di atas. Agar tidak terjadi komplikasi mata juling, segera lakukan pengobatan dan rutinnya mengecek kondisi kesehatan mata ke dokter. Sebab, semakin dini deteksi, semakin cepat juga penanganan mata juling bisa dilakukan.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar