Sukses

5 Cara Mencegah Mengantuk Saat Nyetir

Mengantuk saat nyetir merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Berikut cara hilangkan kantuk saat di belakang kemudi.

Klikdokter.com, Jakarta Akhir-akhir ini, berita kecelakaan lalu lintas makin sering muncul di media massa. Penyebabnya, mulai dari rem blong, pecah ban, hingga pengendara yang mengantuk. Pecah ban dan rem blong adalah urusan “teknis” mobil. Namun kalau mengantuk saat menyetir, ini sebenarnya sangat bisa dicegah asal Anda tahu caranya.

Rasa kantuk memang kerap menghantui pengendara mobil yang melajukan kendaraannya di jalan tol. Pasalnya, biasanya jalan tol didominasi oleh jalur lurus, sehingga berpotensi membuat pengendara jadi jenuh dan mengantuk.

Ditambah lagi, kondisi jalan tersebut pun membuat pengendara tergoda meningkatkan kecepatan, meski terkadang hal itu juga terjadi tanpa disadari.

Akibatnya, rasa bosan dan kantuk yang ditambah dengan kecepatan tinggi merupakan kombinasi mematikan dalam meningkatkan risiko kecelakaan fatal. Agar hal tersebut tidak sampai menimpa Anda maupun orang-orang yang Anda sayangi, coba lakukan 5 cara untuk mencegah kantuk saat menyetir berikut ini.

  • Beristirahat sejenak di rest area

Kehadiran rest area tentu sangat berpengaruh dengan kondisi ini. Jika Anda mulai menguap dan mata pun terasa susah untuk terbuka lebar, jangan paksakan diri untuk tetap menyetir. Berhenti dan beristirahatlah di rest area selama beberapa waktu.

Saat tidur di dalam mobil, pastikan mesin telah dalam keadaan mati dan pastikan kecukupan oksigen dengan membuka kaca jendela.

Setelah mendapatkan waktu tidur yang dirasa cukup, lakukan peregangan agar badan tidak lemas dan otak jadi “segar” kembali. Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah berjalan kaki mengelilingi rest area selama 10 menit.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Makan camilan, tapi jangan yang manis!

Ketika bepergian dengan mobil, sebagian orang ada yang membeli makanan kecil sebagai bekal untuk mengemudi. Ternyata mengunyah camilan pun memang cukup ampuh untuk mengusir rasa kantuk saat berkendara.

Adapun camilan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat berkendara adalah kacang-kacangan. Sebab, kadar gula darah dan insulin Anda akan tetap stabil setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Beda halnya bila yang Anda konsumsi adalah kue kering. Bukannya “melek”, mengunyah camilan yang tinggi gula seperti itu justru berpotensi meningkatkan rasa kantuk!

  • Minum kopi, teh, atau soda rendah gula

Selain camilan, minuman yang bisa Anda konsumsi untuk mencegah rasa kantuk saat menyetir adalah kopi, teh, dan soda. Meski ketiganya kurang menyehatkan bila dikonsumsi secara berlebih, tapi kafein yang terkandung di dalamnya paling tidak dapat mengusir rasa kantuk selama beberapa jam ke depan.

Kafein dalam kopi, atau soda memang dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin, sehingga dapat membangkitkan semangat dan mempercepat detak jantung. Namun, menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons dari KlikDokter, kafein juga bisa membuat Anda ingin buang air kecil terus-menerus karena sifat diuretiknya yang meningkatkan produksi urine.

  • Mengobrol dan putar radio atau musik

Saat rasa kantuk menyerang, akan lebih baik bila Anda mengobrol dengan orang-orang lain yang berada di dalam mobil. Bicarakanlah hal-hal yang menarik, sehingga perhatian Anda tidak lagi terfokus pada rasa kantuk.

Jika kebetulan tidak ada penumpang selain Anda, maka setel radio atau musik dengan volume yang cukup keras. Tapi hati-hati, jangan sampai mendengarkan musik justru membuat konsentrasi Anda dalam menyetir terganggu.

Membuka kaca jendela juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan mengusir rasa kantuk. Sebab, telinga Anda tidak akan pernah berhenti mendengar suara mobil berjalan!

  • ·       Jangan minum obat sebelum atau saat berkendara

Mengonsumsi obat-obatan, seperti obat antimabuk kendaraan, obat flu, obat alergi, ataupun obat pereda nyeri biasanya akan menimbulkan efek kantuk. Sebab, kondisi yang diatasi obat-obatan tersebut memang membutuhkan istirahat lebih banyak agar cepat sembuh.

Jika kondisi memang sedang tidak fit, jangan paksakan diri untuk menyetir. Mintalah orang lain untuk mengemudi atau bergantian mengemudi agar Anda juga punya waktu untuk menetralkan efek samping obat-obatan di atas. Bila memang tidak ada penggantinya, minumlah obat saat sampai di tempat tujuan atau sebelum mengistirahatkan diri di rest area.

Itulah 5 cara mencegah ngantuk saat nyetir. Untuk meminimalkan risiko kecelakaan, Anda juga wajib memeriksakan kondisi kendaraan, seperti kecukupan bahan bakar, ban, mesin, rem, dan lain sebagainya. Atur juga kecepatan laju. Cara lain yang bisa mencegah Anda mengantuk adalah tidur yang cukup pada mala sebelum Anda bepergian. Selain itu cukupi kebutuhan air minum agar Anda tidak dehidrasi.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar