Sukses

Fungsi Otak Bisa Turun Akibat Kesehatan Mulut yang Buruk

Tak hanya akibat penuaan, fungsi otak juga bisa menurun akibat kesehatan mulut yang buruk. Ini faktanya!

Klikdokter.com, Jakarta Menjaga kesehatan mulut dengan saksama adalah salah satu langkah untuk memiliki kualitas hidup yang baik. Pasalnya, dengan menjaga kesehatan mulut, Anda tak hanya akan memiliki kondisi gigi dan gusi yang lebih baik. Faktanya, menjaga kesehatan mulut dengan baik juga mampu mempertahankan fungsi otak agar tetap optimal.

Meski agak tidak nyambung, penelitian telah membuktikan bahwa kondisi mulut memang berhubungan dengan fungsi otak yang dimiliki seseorang. Sebuah tinjauan dari 23 penelitian yang baru-baru ini diterbitkan menemukan bukti adanya hubungan antara kesehatan mulut dan aspek kognitif, seperti memori dan fungsi eksekutif dari otak.

Bukti lewat penelitian

Tim peneliti dari Universitas Rutgers telah melakukan beberapa studi terpisah. Studi tersebut berfokus pada orang dewasa keturunan Amerika-Tiongkok, dengan usia paling rendah 60 tahun.

Pada studi tersebut, tim peneliti menggunakan peserta yang berasal dari Population Study of Chinese Elderly in Chicago (PINE). Peserta diminta untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan mulut dan menyelesaikan lima tes kognitif. Para peneliti juga meminta peserta untuk mengukur tekanan yang dirasakan, dukungan dan tingkat ketegangan sosial menggunakan skala yang telah ditentukan sebelumnya.

Perlu diketahui, dukungan sosial mengacu pada seberapa sering para peserta merasa dapat “membuka” diri atau mengandalkan anggota keluarga maupun teman. Sedangkan ketegangan sosial berarti seberapa sering peserta studi mengalami tuntutan atau kritik yang berlebihan dari teman maupun kerabat.

Adanya masalah pada mulut

Dari lebih dari 2.700 orang Amerika-Tionghoa yang diwawancarai, hampir dari setengahnya melaporkan adanya gangguan pada gigi. Kemudian, lebih dari seperempat peserta studi mengatakan bahwa mereka pernah mengalami masalah mulut kering.

Dari hasil tersebut, para peneliti mengatakan bahwa penurunan fungsi kognitif ―khususnya kognisi global dan penurunan memori episodik― memiliki suatu hubungan dengan adanya masalah pada mulut.

Senada dengan hasil yang didapatkan pada penelitian di atas, drg. Wiena Manggala Putri dari KlikDokter juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut yang tidak dijaga dengan baik berpotensi memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan anggota tubuh lain, termasuk otak. Salah satu alasan yang mendasari kondisi ini adalah banyaknya saraf dalam mulut yang “tersambung” dengan saraf yang ada di bagian tubuh lain.

Lebih lanjut, drg. Wiena memberikan contoh kasus bahwa gigi berlubang bisa menimbulkan komplikasi berupa terganggunya fungsi otak. Hal ini khususnya terjadi jika gigi berlubang tidak diatasi dengan baik.

Gigi berlubang dapat menyebabkan abses (pembengkakan yang disertai nanah) jika tidak segera ditangani. Bakteri yang terdapat di dalam abses pada gigi berlubang akan masuk ke dalam pembuluh darah dan menyebar ke anggota tubuh lain, termasuk ke dalam otak. Lambat laun, bakteri yang menyusup dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel penting yang terdapat di dalam otak," tutur drg. Wiena.

Mengetahui adanya temuan tersebut, Anda sebaiknya lebih memperhatikan kesehatan mulut dengan lebih teliti. Mulailah untuk sikat gigi setidaknya dua kali sehari dan berkunjung ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Apabila menemukan adanya masalah pada gigi, gusi, maupun bagian mulut lain, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter gigi. Dengan ini, fungsi otak dan kesehatan tubuh secara menyeluruh akan terjaga dengan lebih baik.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar