Sukses

Bahaya Memijat Rahim Terbalik

Bagi sebagian orang, salah satu alternatif untuk mengatasi rahim terbalik adalah dengan memijat. Tapi awas, cara ini bisa membahayakan.

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki keturunan adalah harapan bagi banyak pasangan suami istri. Namun, kerap kali ditemukan banyak faktor yang dapat menghambat terjadinya kehamilan. Salah satu masalah yang bisa muncul adalah rahim terbalik. Sebagian orang punya solusi dengan cara memijatnya. Padahal, ada bahaya yang mengintai di balik praktik tersebut.

Apa itu rahim terbalik?

Rahim terbalik atau uterus retrofleksi merupakan suatu kondisi di mana posisi rahim tidak seperti keadaan normal. Pada kondisi normal, rahim akan cenderung ke depan dan terletak secara fleksibel di rongga panggul. Hal ini berbeda pada rahim terbalik, di mana posisi rahim relatif lurus ke belakang.

Rahim terbalik dapat disebabkan berbagai hal, mulai dari lemahnya otot-otot dasar panggul, pembesaran rahim akibat tumor atau kehamilan, memiliki riwayat infeksi panggul, memiliki riwayat pembedahan, hingga faktor genetik. Kasus rahim terbalik juga cukup sering terjadi, sekitar satu dari lima wanita mengalaminya.

Rahim terbalik biasanya tidak menimbulkan gejala yang khas. Kondisi ini lebih sering ditemukan secara “tidak sengaja” saat dokter melakukan pemeriksaan fisik dan kemudian dikonfirmasi melalui pemeriksaan penunjang lainnya.

Namun, beberapa keluhan yang mungkin saja terjadi adalah timbulnya rasa nyeri saat berhubungan seksual atau menstruasi, serta infeksi saluran kemih berulang. Saat Anda sulit hamil dan mengalami beberapa keluhan di atas, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda mengalami rahim terbalik.

Rahim terbalik dan kesuburan

Banyak yang mengira bahwa rahim terbalik dapat menyebabkan gangguan kesuburan, sehingga membuat sulit hamil. Tapi nyatanya, hal ini disangkal oleh berbagai penelitian kedokteran yang menyatakan bahwa rahim terbalik bukanlah penyebab utama gangguan kesuburan.

Posisi rahim terbalik tetap memungkinkan terjadinya pembuahan antara sel sperma dan sel telur. Selain itu, faktanya banyak pula wanita dengan rahim terbalik yang berhasil hamil tanpa induksi kesuburan apa pun.

Akan tetapi, bila berbagai penyebab gangguan kesuburan tidak ditemukan pada sepasang suami istri dan yang ditemukan hanya kondisi rahim terbalik, baru kemungkinan besar penyebab gangguan kesuburan tersebut adalah rahim terbalik. Pada kasus ini, untuk bisa hamil, kondisi rahim terbalik mungkin harus diatasi terlebih dahulu.

Bahaya memijat rahim terbalik

Salah satu praktik yang sering dilakukan untuk mengatasinya adalah pijat rahim. Teknik pijat sendiri merupakan praktik pengobatan tradisional yang telah turun-temurun dilakukan di Indonesia, bahkan dunia. Pijat banyak dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk rahim terbalik.

Tapi sayangnya, praktik ini ternyata tidak dianjurkan oleh para pakar kesehatan karena beberapa alasan. Pertama, pijat rahim belum terbukti efektif dalam mengubah posisi rahim terbalik menjadi normal.

Pijat yang dilakukan oleh terapis profesional memang dapat membuat pasien merasa santai dan bebas stres, sehingga aliran darah pun jadi lebih lancar. Namun, tidak berarti pijat juga dapat menyelesaikan masalah anatomi seperti rahim terbalik.

Lalu, alasan lain yang membuat para pakar kesehatan tidak menyarankan teknik ini adalah efek samping yang bisa ditimbulkannya. Sebab, efek samping pijat berpotensi menimbulkan gangguan saluran cerna, sumbatan usus, memar (hematoma), serta gangguan otot dan ligamen, terutama bila pijat tidak dilakukan oleh terapis profesional.

Cara paling tepat untuk mengatasi rahim terbalik adalah diawali dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Dokter mungkin akan menyarankan beberapa latihan yang dapat Anda lakukan di rumah untuk menguatkan otot panggul.

Selain itu, rahim terbalik juga dapat diatasi dengan pemasangan alat yang disebut pesarium atau dengan teknik pembedahan tertentu. Untuk menentukan pilihan yang tepat, Anda wajib berdiskusi dengan dokter.

Pijat memang bukan jalan keluar yang direkomendasikan untuk menangani rahim terbalik karena efektivitas dan bahaya efek sampingnya. Jadi, bila Anda mengalami rahim terbalik, ajak pasangan untuk segera berdiskusi dengan dokter mengenai pilihan terapi yang terbaik.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar