Sukses

Pentingnya Ketersediaan Air Bersih Layak Minum bagi Masyarakat

Kebutuhan air minum yang bersih dan layak minum bagi masyarakat tidak bisa diabaikan. Perusahaan bisa berkontribusi penting dalam hal ini.

Klikdokter.com, Jakarta Musim kemarau tampaknya mencapai puncaknya pada beberapa bulan terakhir ini. Di beberapa lokasi di Indonesia, air minum yang bersih dan layak minum menjadi sulit ditemui. Masyarakat bahkan hingga mengalami kesulitan mencari air yang layak untuk dikonsumsi.

Atas dasar itu, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) – lewat salah satu produknya yaitu Entrostop – bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Project Child Indonesia menyediakan air minum bersih dan layak konsumsi. 

Program ini menyasar sekitar 2.805 siswa dari sekitar 9 Sekolah Dasar Negeri di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Adapun 9 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang tepilih dalam program ini adalah SDN 3 Padasuka, SDN 2 Selaraja, SDN 2 Kaduagung Barat, SDN 3 Kaduagung Timur, SDN 3 Muara Ciujung Barat, SDN 1 Rangkasbitung Barat, SDN 2 Rangkasbitung Barat, SDN 3 Rangkasbitung Barat dan SDN 4 Rangkasbitung Barat. Pemilihan lokasi-lokasi tersebut berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten. 

Berdasarkan data Dinas Provinsi Banten tahun 2017 Kabupaten Lebak memang masuk ke dalam wilayah dengan kasus diare yang cukup tinggi yaitu 39.627 kasus. Lokasi Kabupaten Lebak yang berada di tepi pantai membuat masyarakatnya yang tinggal di sekitar pesisir rentan mengalami beragam masalah kesehatan, termasuk yang berkenaan dengan minimnya ketersediaan air minum yang layak dikonsumsi.

Program positif dalam membantu meringankan kondisi masyarakat tersebut, tentu saja mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak. Hingga kemudian digelarlah Sosialisasi Program Drinking Water.

Konsumsi air bersih, anak terhindar dari penyakit

Dalam acara yang diadakan pada 10 September 2019 lalu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman yang menjadi bentuk kerja sama antar institusi tersebut dalam penyediaan air bersih di Kabupaten Lebak. Ibu Feni Herawati selaku Head of Consumer Health Division mewakili PT Kalbe Farma Tbk dalam penandatanganan tersebut. Sedangkan dari Project Child Indonesia diwakili oleh bapak Abie Zaidannas Suhud. 

Menurut Feni Herawati, penyediaan air minum bersih ini merupakan bentuk apresiasi PT Kalbe Farma Tbk dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-53. Selain itu juga merupakan wujud nyata  penerapan Sustainable Development Goals (SDG) ke-6 yaitu, tentang Clean Water & Sanitation

Ditambahkannya lagi, Kalbe berkomitmen meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik untuk seluruh masyarakat termasuk anak-anak usia sekolah salah satunya dengan memberikan bantuan penyediaan air minum bersih dan layak minum agar para siswa sekolah bisa terhindar dari penyakit diare.

1 dari 2 halaman

Peran penting edukasi kesehatan

Abie Zaidannas Suhud selaku Direktur Partnership dari Project Child Indonesia juga menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, program semacam ini – kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan orgnisasi nirlaba – perlu dilanjutkan dalam bentuk, skala dan wilayah yang lebih luas.   

Hal ini semakin diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bapak Drs H. Wawan Ruswandi. Menurutnya, program ini sejalan dengan Program Dinas Pendidikan dalam rangka pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Sekolah Berwawasan Lingkungan (Adiwiyata). 

Fakta menunjukkan masih ada banyak anak usia dini yang rentan mengalami penyakit diare akibat mengonsumsi air minum yang tidak layak konsumsi. Oleh karena itu, kepastian kondisi bahwa para siswa memiliki akses untuk mendapatkan air minum bersih memang sangat penting.  Hal inilah juga disoroti oleh Afriani Karina, Head of LOB Digest & Skin Kalbe Consumer Health.

“Melalui program ini kami ingin memastikan para siswa mendapatkan ketersediaan air minum bersih dan layak konsumsi melalui instalasi water filter yang aman,” ujar Afriani. 

Dalam program tersebut, selain mencanangkan proyek penyediaan air minum bersih, juga dilakukan edukasi tentang bahaya penyakit diare, cara pencegahan dan pengobatan diare yang benar. Edukasi ini terutama ditujukan pada anak-anak agar membiasakan gaya hidup bersih dan sehat. Para siswa juga diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik dan  menggunakan botol air minum yang bisa dipakai ulang.

Ketersediaan air minum yang bersih dan layak minum memang sangat diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat.  Oleh karena itu, program kerja sama semacam ini tentu memberikan angin segar bagi masyarakat di lokasi-lokasi yang membutuhkan. Kolaborasi antara swasta, lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat sangat berguna untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar