Sukses

Yuk, Kenali 5 Gejala Kurang Darah di Bawah Ini

Tubuh lemas dan lesu adalah gejala utama kurang darah. Namun ternyata, masih banyak gejala lain yang harus Anda waspadai.

Klikdokter.com, Jakarta Kurang darah atau dikenal dengan anemia adalah penyakit yang identik dengan rasa lemas disertai dengan wajah pucat. Selain rasa lemas, gejala kurang darah juga ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) yang rendah dimana jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun. Padahal, sel darah merah berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh manusia. Jika terjadi penurunan sel darah merah, oksigen di dalam tubuh pun akan berkurang. 

Salah satu penyebabnya, menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, adalah kurangnya nutrisi zat besi. Defisiensi zat ini menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin pada darah secara cukup. 

Selain kurang zat besi, sebenarnya ada banyak faktor penyebab anemia, antara lain menstruasi, kehamilan, kurangnya vitamin B-12, dan perdarahan hebat akibat kecelakaan. Jika dibiarkan terus-menerus, bukan hanya menyebabkan tubuh lemas, kualitas hidup penderita pun menurun.

Kurang darah, apa saja gejalanya?

Gejala kurang darah dalam tubuh dapat bervariasi, tergantung pada jenis dan penyebabnya. Namun, dikutip dari Reader’s Digest, ada beberapa gejala umum yang bisa ditemui ketika Anda mengidap kurang darah, yakni: 

  1. Sering sakit kepala

Seperti yang dikatakan sebelumnya, salah satu penyebab anemia adalah kurangnya asupan vitamin B-12 dan zat besi. Jika tidak mendapatkan dua asupan ini secara maksimal, tubuh tidak akan bisa memproduksi protein yang berguna untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh termasuk ke bagian kepala. Akibatnya, kepala akan terasa lebih berat, pusing dan berputar.

  1. Wajah tampak pucat 

Karena Anda tidak memiliki sel darah merah yang cukup untuk mengalir ke seluruh tubuh, metabolisme tubuh juga tidak bisa berjalan dengan baik. Hasilnya, kulit pun terlihat jadi lebih pucat karena peredaran sel darah merah tidak terjadi secara merata. 

  1. Tangan dan kaki terasa dingin

Jika merasa tangan dan kaki lebih dingin dari biasanya, padahal suhu ruangan AC tidak terlalu dingin, ini bisa jadi tanda anemia. Sebab, ketika mengalami kekurangan darah, Anda tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat di dalam tubuh. Pada akhirnya, zat besi yang kemudian membantu sel-sel darah ini mengirimkan panas dan nutrisi ke seluruh sel tubuh. Ketika memiliki kekurangan darah, Anda pun lebih rentan merasa kedinginan.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Denyut jantung tidak teratur

Jantung berdebar lebih cepat, atau dalam bahasa medis disebut palpitasi jantung, merupakan gejala lain dari kekurangan darah. Hal ini disebabkan oleh sel darah merah yang tidak bisa mengalirkan oksigen secara menyeluruh. Akibatnya, jantung harus memompa lebih kencang agar pasokan oksigen dalam tubuh tetap terpenuhi. 

  1. Napas jadi pendek

Karena jantung memompa dirinya lebih cepat dan suplai oksigen yang masuk tetap tidak maksimal, napas Anda juga akan semakin cepat tapi pendek. Bahkan dalam kasus terburuk, Anda bisa kehabisan napas dan pingsan untuk beberapa saat. 

Cara mengatasi kurang darah

Agar gejalanya tidak merugikan tubuh dalam jangka waktu yang lama, Anda juga perlu mengetahui beberapa cara mengatasi kurang darah dalam tubuh. Menurut dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, ketika tubuh mengeluarkan dan kehilangan banyak darah, komponen penting termasuk hemoglobin akan mengalami penurunan. 

Untuk mengatasi masalah ini, dr. Dejandra merekomendasikan agar Anda segera mendapatkan transfusi darah jika anemia disebabkan kehilangan darah. Hal ini penting, khususnya jika kadar Hb sudah di bawah 6 mg/dL.

Lalu, jika kekurangan darah disebabkan oleh kekurangan zat besi dan vitamin B-12, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi setiap harinya. 

“Konsumsilah makanan dengan kandungan zat besi dan vitamin B-12 tinggi seperti daging merah, bayam dan juga hati. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen atau vitamin B-12 untuk kecukupan zat tersebut,” tutur dr. Dejandra. 

Namun, apabila kekurangan darah diakibatkan oleh penyakit yang lebih serius seperti kelainan sumsum tulang, maka cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mendapatkan transplantasi sumsum tulang. 

Setelah mengenali gejala kurang darah ada dalam tubuh Anda, segera cari tahu apa pemicunya. Bila disebabkan oleh pola makan tidak seimbang, segera “rapikan” asupan harian Anda. Konsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, bayam, kacang merah, dan telur. Jika ragu, jangan sungkan untuk konsultasikan pada dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. 

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar