Sukses

Jangan Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Periksa ke Dokter

Periksa ke dokter bisa dilakukan saat Anda sakit atau menjalani pemeriksaan rutin. Namun jangan lakukan beberapa hal ini sebelum periksa.

Klikdokter.com, Jakarta Ketika sedang tidak enak badan, Anda memutuskan untuk periksa ke dokter untuk memantau kondisi kesehatan. Sayangnya, pemeriksaan tidak bisa berjalan dengan maksimal. Salah satu penyebabnya Anda mungkin telah melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak boleh dilakukan sebelum atau saat periksa ke dokter.

Ya, Anda tidak bisa bertindak sembarangan sebelum atau saat periksa ke dokter. Paling utama adalah, Anda jangan sampai punya niat untuk berbohong terkait kondisi kesehatan yang dialami.

"Kalau bohong pada dokter soal kondisi yang sebenarnya terjadi, pasien akan rugi dengan sendirinya. Pengobatan malah jadi tidak tuntas dan ujung-ujungnya akan kembali lagi untuk berobat. Selain itu, dokter tidak akan bisa memantau kondisi Anda dengan baik dan menyeluruh," ujar dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter.

Tak hanya itu, Anda juga sebaiknya tidak melakukan hal ini sebelum periksa ke dokter:

1. Jangan minum kopi sebelum tes tekanan darah

Hindari minum kopi tepat sebelum melakukan tes tekanan darah. Ini karena kopi mengandung kafein yang bisa memengaruhi kinerja jantung. Apabila Anda minum kopi sebelum tes tekanan darah, hasil yang didapatkan tidak akan sesuai dengan harapan.

"Minum kopi atau jenis minuman berkafein lain, seperti soda atau minuman berenergi dalam satu jam sebelum tekanan darah diukur dapat membuat angka pada alat ukur melonjak tinggi.  Hal yang sama berlaku untuk produk tembakau dan obat dekongestan yang dijual bebas," ujar wakil ketua kedokteran di University of Pittsburgh Medical Center (UPMC), James Dewar, MD.

2. Jangan konsumsi makanan tinggi lemak sebelum ambil darah

Darah Anda hendak diambil untuk dianalisis di laboratorium rumah sakit? Jika ya, hindari mengonsumsi makanan tinggi lemak beberapa jam sebelumnya. Fakta mengatakan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak sebelum pengambilan darah dapat menyebabkan hasil tes yang kurang akurat.

"Akan lebih baik bila Anda berpuasa, tidak mengonsumsi apa-apa, sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan yang butuh proses ambil darah,” tutur profesor di McGovern Medical School at UTHealth, Deepa Iyengar, MD. 

3. Jangan minum obat yang dijual bebas

Beberapa jam sebelum memeriksakan diri ke dokter, Anda sebaiknya tidak minum obat warung apa pun alasannya. Hal ini dilakukan agar dokter bisa sepenuhnya mengetahui penyakit berdasarkan gejala dan keluhan yang Anda alami.

4. Jangan minum alkohol sebelum tes kolesterol

Bagi Anda yang ingin memeriksa kadar trigliserida, hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan sejenisnya sebelum pemeriksaan. Pasalnya, jenis minuman tersebut dapat memengaruhi kadar trigliserida di dalam tubuh, sehingga angka yang keluar dari hasil pemeriksaan tidak sepenuhnya akurat.

5. Hindari penggunaan deodoran sebelum mamografi

Pemeriksaan mamografi bertujuan untuk mendeteksi adanya kemungkinan kanker payudara. Supaya hasilnya sesuai harapan, Anda sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan deodoran sebelum melakukan jenis pemeriksaan yang satu ini.

"Sebagian besar deodoran mengandung aluminium. Ketika Anda menggunakannya menjelang tes mamografi, senyawa tersebut dapat membuat hasil tes menjadi sangat melenceng," kata ahli kandungan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Elizabeth Roth, MD.

6. Jangan terlalu haus sebelum tes urine

Bagi Anda yang ingin menjalani tes urine, langkah awal yang perlu dilakukan agar prosesnya berjalan lancar adalah minum air putih dalam jumlah cukup setiap hari. Menjelang pemeriksaan, pastikan Anda telah terlebih dahulu minum agar urine dapat keluar dengan lancar dan hasil tes bisa sesuai dengan harapan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, waktu dan biaya yang Anda “korbankan” untuk periksa ke dokter tidak akan sia-sia. Karena, dokter akan sepenuhnya mampu mendiagnosis dan menetukan obat yang paling tepat untuk masalah kesehatan yang Anda alami.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar