Sukses

Gangguan Jantung pada Lansia, seperti Pernah Dialami BJ Habibie

BJ Habibie diduga sempat mengalami gangguan jantung sebelum meninggal. Kenali gangguan jantung pada lansia agar bisa dicegah sejak dini.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, bangsa Indonesia sedang berkabung karena kehilangan salah satu putra terbaiknya. Presiden RI ke-3 BJ Habibie meninggal Rabu 11 September 2019 kemarin. Menilik riwayat penyakitnya, Habibie yang meninggal di usia 83 tahun dikabarkan sempat mengalami gangguan jantung. Kelompok lansia memang rentan mengalami penurunan fungsi organ termasuk jantung. 

Lalu apa saja penyakit jantung yang sering diderita oleh lansia dan bagaimana pencegahannya? 

  • Gagal jantung

    Gagal jantung adalah penyakit di mana jantung tidak dapat memompa darah dengan efektif. Gagal jantung dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti tekanan darah tinggi, penyumbatan pada pembuluh darah koroner, dan gagguan pada otot jantung (kardiomiopati). Seiring bertambahnya usia seseorang, gangguan gagal jantung akan semakin rentan terjadi. 

    Pada kondisi ini ada beberapa gejala gagal jantung yang dapat dialami, seperti:

    • Sesak napas, yang terutama terjadi setelah melakukan aktivitas.
    • Merasa lelah saat melakukan aktivitas, yang seharusnya tidak menyebabkan rasa lelah.
    • Bengkak pada kaki dan pergelangan kaki.
    • Penurunan kemampuan untuk beraktivitas.
    • Bengkak pada bagian perut.

    Walaupun tidak semua kondisi yang menyebabkan gagal jantung dapat dikembalikan seperti semula, penanganan dapat diberikan untuk mengatasi tanda dan gejala dari gagal jantung. Terapi yang perlu diberikan adalah penanganan penyakit yang mendasarinya, misalkan penanganan tekanan darah tinggi. 

    Salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit gagal jantung adalah dengan mengontrol berbagai faktor risiko terjadinya gagal jantung, misalkan pengobatan tekanan darah tinggi dan diabetes yang optimal.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner adalah gangguan yang terjadi pada pembuluh darah jantung. Pembuluh darah jantung berfungsi untuk memberikan pasokan darah, oksigen, dan nutrisi untuk jantung. Jika pembuluh darah mengalami kerusakan karena ada penumpukan plak kolesterol maka aliran darah menjadi tidak lancar dan jantung tidak mendapatkan asupan darah yang cukup.

Gejala dari penyakit jantung koroner adalah nyeri dada kiri, yaitu pada daerah jantung berada. Selain nyeri dada kiri, pasien juga akan merasakan adanya sesak nafas, keringat dingin atau pada keadaan yang berat, pasien dapat mengalami penurunan kesadaran. Pencegahan penyakit jantung koroner adalah dengan penanganan faktor risiko penyakit jantung koroner, misalkan tekanan darah tinggi, diabetes dan kolesterol.

  • Gangguan katup jantung

Salah satu penyakit yang juga sering ditemui pada orang lanjut usia adalah gangguan katup jantung. Jantung manusia terdiri dari empat ruang yang dibatasi oleh dinding jantung dan dihubungkan oleh katup jantung. 

Bagian ini akan membuka dan menutup sesuai dengan siklus jantung. Pada keadaan gangguan katup jantung, aliran darah tidak berjalan dengan baik karena akan terjadi aliran balik darah.

Kelainan katup tersebut dapat disebabkan oleh berbagai penyakit misalkan penyakit bawaan, proses penuaan, atau sebagai komplikasi dari penyakit jantung koroner. Selain itu, ada pula penyakit jantung rematik sebagai akibat dari infeksi bakteri yang menyebabkan kerusakan pada katup jantung. 

Penyakit katup jantung yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan aliran darah sehingga jaringan tubuh akan mengalami kekurangan oksigen. Jadi mulai saat ini, jika Anda memiliki keluhan terkait jantung, segera periksakan diri ke dokter sebelum terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

Meninggalnya Bapak BJ Habibie pada Rabu (11/9) kemarin memang menyisakan duka bagi keluarga dan masyarakat. Gangguan jantung akibat penuaan diduga menjadi salah satu faktor pemicunya. Meski demikian penurunan fungsi organ akibat penuaan pada lansia sebenarnya adalah hal yang normal terjadi. Dengan mengetahui beragam penyakit jantung yang bisa dialami lansia, Anda yang masih berusia produktif perlu menjaga kesehatan jantung sejak saat ini.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar