Sukses

Benarkah Diet Rendah Lemak Bikin Wanita Lebih Sehat?

Wanita yang menerapkan diet rendah lemak secara kontinu dianggap memiliki kesehatan yang lebih baik. Apa kata medis terkait hal ini?

Klikdokter.com, Jakarta Ragam metode diet semakin marak bermunculan. Salah satu yang banyak diterapkan beberapa waktu belakangan adalah diet rendah lemak. Sebagian orang beranggapan bahwa wanita yang menerapkan metode diet ini secara berkelanjutan akan memiliki kesehatan tubuh yang lebih baik.

Anggapan tersebut bermula dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus. Tim peneliti menemukan bahwa tikus yang diprogram menjalani metode diet rendah lemak memiliki risiko mengalami tumor dan kanker yang lebih rendah. 

Berangkat dari temuan itu, diet rendah lemak kemudian diaplikasikan pada manusia, khususnya pada wanita yang mengalami kanker payudara. Setelah beberapa saat, tim peneliti menemukan bahwa wanita penyintas kanker payudara yang menerapkan diet rendah lemak memiliki kesehatan yang lebih baik dengan kemungkinan hidup yang lebih lama.

Setelahnya, berbagai penelitian terkait metode diet rendah lemak semakin banyak bermunculan. Salah satunya dilakukan oleh anggota program Cancer Prevention and Biostatistics programs at the Fred Hutchinson Cancer Research Center, Ross Prentice, Ph.D yang mencoba meneliti lebih lanjut manfaat diet rendah lemak untuk wanita pasca-menopause.

Secara khusus, para ilmuwan yang tergabung meneliti hampir 50 ribu wanita pasca-menopause lebih dari 2 dekade. Ini dalam upaya untuk menentukan efek dari diet rendah lemak pada pasien kanker payudara, kanker kolorektal, dan penyakit jantung.

Pada saat itu, Prentice dan rekan-rekan peneliti mendaftarkan 48.835 wanita pasca-menopause yang tinggal di Amerika Serikat untuk dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pertama (40 persen peserta) diminta untuk menerapkan diet rendah lemak yang dibarengi konsumsi tinggi sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Sedangkan kelompok kedua (60 persen peserta) diminta untuk melakukan diet seperti yang biasa dilakukan sehari-hari.

Setelah lebih dari 8 tahun, tim peneliti tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok pertama dan kedua. Namun, setelah lebih dari 19,5 tahun, para peneliti yang tergabung menemukan manfaat pasti dari diet rendah lemak pada wanita. Manfaat yang dimaksud, di antaranya:

  • Wanita yang mengalami kanker payudara dan telah menerapkan diet rendah lemak dengan konsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian yang disesuaikan memiliki 15–35 persen lebih kecil untuk meninggal dari sebab apa pun.
  • Wanita yang menerapkan diet rendah lemak bersama dengan konsumsi sayuran, buah dan biji-bijan pada kadar yang tinggi memiliki kemungkinan 13–25 persen lebih kecil untuk terkena diabetes.
  • Para wanita yang tidak memiliki tekanan darah tinggi atau riwayat penyakit kardiovaskular selama menerapkan diet rendah lemak memiliki kemungkinan 15–30 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit jantung.

"Hasil menunjukkan bahwa diet rendah lemak yang didampingi konsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian memiliki manfaat kesehatan yang besar, tanpa efek samping yang merugikan," ujar Prentice, dikutip dari medicalnewstoday.com.

Tips menerapkan diet rendah lemak

Bagi wanita yang ingin menerapkan diet rendah lemak, ada beberapa hal yang perlu benar-benar diperhatikan. Dikatakan dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons dari KlikDokter, hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Batasi konsumsi daging merah dan produk susu. Jika sangat ingin, pilihlah daging maupun susu yang rendah atau tidak mengandung lemak.
  • Hindari mengonsumsi makanan yang digoreng, baik dengan mentega maupun minyak kelapa. 
  • Ganti minyak kelapa dengan minyak zaitun atau minyak kanola.
  • Perbanyak konsumsi gandum utuh (oat), biji-bijian, serta kacang-kacangan yang tidak digoreng.
  • Perbanyak makan sayur dan buah.

Diet rendah lemak adalah pilihan tepat bagi wanita yang ingin hidup lebih sehat dan berkualitas. Supaya manfaatnya benar-benar tepat sasaran, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum benar-benar mulai menerapkan diet rendah lemak. 

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar