Sukses

Cara Aman Mengatasi Kutu Rambut pada Ibu Hamil

Mengatasi kutu rambut pada ibu hamil bisa gampang-gampang susah. Yuk, cari tahu cara amannya di artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Kutu rambut bisa menghinggapi kepala siapa saja, termasuk ibu hamil. Namun karena kondisinya, mengatasi kutu rambut pada ibu hamil tidak boleh sembarangan. Misalnya saja, bila ibu hamil mengatasi kutu rambut dengan menggunakan produk obat dengan kandungan lindane atau ivermectin, dapat terjadi kecacatan janin. Tentu Anda tak mau hal itu sampai terjadi, kan?

Kutu rambut, parasit di rambut

Kutu rambut adalah parasit kecil yang mengisap darah di kulit kepala agar dapat hidup. Tak hanya itu, parasit kecil ini juga berkembang biak dengan cara bertelur kepala Anda.

Menurut dr. Sara Elise Wijono, MRes dari KlikDokter, untuk bisa bertahan hidup, kutu memperoleh nutrisi dengan mengisap darah. Itulah sebabnya, kulit kepala akan terasa sangat gatal karena terkena air liur kutu saat mereka mengisap darah. Kabar baiknya, parasit ini tidak memiliki sayap sehingga mereka tidak dapat terbang dan berpindah. 

“Perpindahan atau penularan kutu rambut hanya terjadi melalui kontak langsung dengan orang yang sudah terkena kutu rambut. Misalnya, berbagai sisir, topi, handuk, atau tidur satu ranjang,” kata dr. Sara. 

Jadi, coba Anda ingat-ingat, dari mana Anda tertular binatang kecil yang menyebalkan itu? Jangan-jangan, karena Anda meminjam sisir teman!

Mengatasi kutu rambut pada ibu hamil

Terlepas dari apa pun penyebabnya, ada beberapa cara aman untuk mengatasi kutu rambut pada ibu hamil. Cara yang dimaksud bisa dilakukan dengan memanfaatkan obat maupun tanpa obat, antara lain:

  • Gunakan sisir serit untuk menyisir rambut 

Pernahkah Anda melihat sisir yang terbuat dari besi dan jarak antar giginya sangat rapat? Ya, itulah sisir serit. Sisir serit termasuk alat yang cukup efektif untuk menghilang kutu. Akan lebih efektif bila sebelum digunakan, Anda keramas terlebih dahulu. 

Setelah itu, sisir rambut dengan sisir serit dari kulit kepala hingga ujung rambut. Lakukan kegiatan ini setidaknya 3 kali seminggu selama 2 minggu atau hingga Anda tak lagi menemukan kutu di kepala. Setelah digunakan, bersihkan sisir serit. 

  • Gunakan minyak esensial

Minyak alami yang dapat Anda gunakan untuk membasmi kutu rambut antara lain tea tree oil, minyak zaitun, dan minyak kayu putih. Sebelum digunakan ke kulit kepala, lakukan tes alergi dulu. Caranya, oleskan minyak di punggung tangan dan tunggu beberapa waktu. Jika tidak merah atau gatal, maka aman. 

Cara menggunakannya, campur 15-20 tetes minyak esensial dengan 30 ml minyak zaitun, lalu aduk hingga rata. Selanjutnya, oleskan minyak tersebut ke seluruh kulit kepala dan rambut. Pasang shower cap dan diamkan selama 12 jam. 

Setelah 12 jam didiamkan, sisir rambut untuk membuang kutu yang mati, kemudian keramas hingga bersih untuk menghilangkan bau menyengat pada rambut. Jangan lupa, sisir rambut yang berkutu menggunakan sisir serit, bukan sisir biasa. 

  • Gunakan obat dari dokter 

Ingin pengobatan yang benar-benar efektif dan aman? Maka, Anda harus berobat ke dokter. Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, obat pembasmi kutu rambut yang mengandung permethrin atau dimethicone memang terbilang aman untuk ibu hamil.

Akan tetapi, ibu hamil tetap tidak diperkenankan memakainya secara mandiri tanpa dosis yang tepat dari dokter. “Ditakutkan, penggunaannya akan berlebihan, sehingga justru merugikan kesehatan si ibu dan janinnya. Obat tersebut dijual di pasaran, tetapi tanpa dosis yang jelas untuk ibu hamil,” jelas dr. Devia. 

Usaha mengatasi kutu rambut pada ibu hamil sebaiknya tak cuma dilakukan sendirian. Suami dan anak-anak yang tidur seranjang dengan ibu hamil juga harus melakukan hal yang sama. Jangan lupa cuci juga sarung bantal, bed cover, topi, sisir, dan handuk ibu menggunakan air panas karena kutu akan mati bila terpapar suhu panas.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar