Sukses

Ini yang Perlu Diketahui Calon Orang Tua Mengenai Vitamin D

Vitamin D berperan penting pada kesehatan anak. Karena itu, calon orang tua wajib tahu manfaat vitamin D untuk anak.

Klikdokter.com, Jakarta Vitamin D bukan hanya berguna untuk pembentukan tulang pada anak. Faktanya, kekurangan kadar vitamin D saat lahir dan masa kanak-kanak berhubungan dengan risiko tekanan darah tinggi. Padahal, tekanan darah tinggi pada masa kanak-kanak dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi di masa dewasa. 

Rendahnya kadar vitamin D dan risiko tekanan darah tinggi

Apa saja hal yang meningkatkan risiko penyakit darah tinggi pada anak? Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah Hypertension, rendahnya kadar vitamin D pada anak dapat meningkatkan risiko tekanan darah atau tekanan darah tinggi. Hal ini, akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah seperti serangan jantung dan stroke di masa depan.

Penelitian ini mengamati 775 anak sejak lahir hingga berusia 18 tahun. Para peneliti ingin mengetahui bagaimana vitamin D memengaruhi kesehatan seseorang sejak kelahiran. Penelitian tersebut memeriksa sampel darah saat lahir dan pada masa kanak-kanak. Pemeriksaan rutin juga dilakukan untuk mengumpulkan data tentang berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah anak.

Hasilnya, anak yang punya kadar vitamin D <11 ng/mL berisiko 60% lebih tinggi alami tekanan darah tinggi pada usia 6-18 tahun, bila dibandingkan dengan anak yang memiliki kadar vitamin D lebih tinggi. Peneliti pun menyimpulkan, anak dengan kadar vitamin D yang rendah saat lahir atau pada awal masa kanak-kanak lebih berisiko mengalami peningkatan tekanan darah. 

Selain anak dengan kadar vitamin D yang rendah, anak dengan ibu yang mengalami obesitas, diabetes mellitus tipe 2, dan tekanan darah tinggi juga lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Anak dengan berat badan berlebih dan obesitas juga memiliki risiko yang meningkat.

Sebenarnya, tubuh manusia dapat memproduksi vitamin D sendiri di kulit, tetapi hanya ketika terpapar radiasi ultraviolet dari sinar matahari atau sumber lainnya. Orang yang menghabiskan waktu lebih sedikit di bawah sinar matahari akan mempunyai kadar vitamin D yang rendah. 

Apa yang harus dilakukan calon orang tua?

Lantas, sebagai calon orang tua, apa yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko tekanan darah tinggi pada anak? Salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan rutin serta memenuhi kecukupan vitamin D dengan mengonsumsi suplemen selama hamil dan masa kanak-kanak. 

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil dengan kekurangan vitamin D disarankan mengonsumsi suplemen vitamin D sebesar 1000–2000 IU (International Units) per hari. Namun ingat, dosis ini tetap harus sesuai dengan anjuran dokter Anda dan kondisi kesehatan ibu hamil. 

Selain itu, secara umum, bayi yang berusia hingga 12 bulan membutuhkan 400 IU vitamin D per hari. Sedangkan anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan hingga remaja membutuhkan vitamin D sebesar 600 IU per hari.

Anak juga disarankan untuk bermain di luar ruangan untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin D. Jangan biarkan si Kecil hanya duduk seharian di dalam rumah, misalnya bermain gadget atau video games. 

Ajak anak bermain di luar rumah. Bermain di luar ruangan juga menurunkan risiko obesitas, salah satu faktor risiko tekanan darah tinggi.

Selain menunjang perkembangan tulang yang kuat, vitamin D juga berpengaruh pada kesehatan jantung dan pembuluh darah anak. Jadi, para calon orang tua, pastikan ibu hamil mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Setelah lahir, penuhi kebutuhan vitamin D anak dari beragam sumber, seperti sinar matahari, makanan yang dikonsumsi, atau suplemen bila dibutuhkan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar