Sukses

Perawatan Kaki yang Wajib Dilakukan Penderita Diabetes Setiap Hari

Perawatan kaki merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan oleh penderita diabetes setiap hari. Bagaimana cara yang terbaik?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang sering mengabaikan bagian kaki, dan jarang memberi perhatian pada bagian tubuh yang satu ini. Akibatnya kaki tidak pernah mendapatkan perawatan khusus. Tapi bagi penderita diabetes, perawatan kaki adalah hal yang wajib. 

Tanpa perawatan kaki yang tepat dan dilakukan secara rutin, gangguan saraf dan pembuluh darah pada kaki sangat rentan terjadi. Keluarga juga perlu memastikan bahwa kaki penderita diabetes selalu dalam kondisi sehat dan terawat.

Lakukan ini saat mengalami diabetes

Berikut ini adalah beberapa hal esensial dalam perawatan kaki yang harus dilakukan setiap hari oleh penderita diabetes:

  1. Cuci kaki dengan cara yang tepat

    Mencuci kaki pada diabetesi tak sama dengan mencuci kaki pada umumnya. Langkah-langkah berikut ini harus dilakukan:

    • Gunakan air hangat dalam mencuci kaki. Sebelum mencelupkan kaki ke dalam air hangat, pastikan dulu airnya tak terlalu panas. Untuk memastikannya, diabetesi dapat mencelupkan punggung tangan ke dalam air. Cara lain yang lebih akurat adalah dengan menggunakan termometer. Sebaiknya suhu air tak lebih dari 44 derajat.
    • Selain air hangat, gunakan sabun dengan bahan yang lembut untuk mencuci kaki. Hindari sabun yang mengandung terlalu banyak pewangi karena dapat mengiritasi kulit.
    • Keringkan kaki menggunakan handuk dengan cara menepuk-nepuk handuk ke kulit kaki. Jangan mengeringkan kaki dengan menggosoknya menggunakan handuk tersebut karena dapat menimbulkan luka pada kulit. Pastikan sela-sela jari juga dikeringkan dengan baik.
    • Setelah kulit dikeringkan, oleskan pelembap kulit untuk mencegah kulit pecah dan mudah timbul luka. Namun demikian, hindari penggunaan pelembap tersebut di sela-sela jari kaki.
  1. Periksa kaki dengan cermat setiap hari

    Pemeriksaan kaki bisa dilakukan oleh diabetesi sendiri maupun oleh anggota keluarga. Jika diabetiesi ingin melakukan pemeriksaan sendiri, pastikan ada cermin saat pemeriksaan dilakukan.

    Hal ini penting agar semua bagian kaki dapat tervisualisasi dengan baik Saat melakukan pemeriksaan, empat hal penting ini tak boleh terlewatkan:

    • Apakah kulit kering dan pecah-pecah?
    • Adakah lecet, luka terbuka, atau gelembung berisi cairan?
    • Rabalah kulit kaki. Adakah bagian kulit kaki yang terasa lebih hangat atau nyeri jika disentuh?
    • Apakah ada cantengan atau mata ikan?
  1. Gunting kuku dengan cara yang tepat

Waktu terbaik untuk menggunting kuku adalah setelah mandi. Sebab, pada saat tersebut kuku dalam kondisi yang paling lunak, sehingga lebih mudah digunting. Lebih lanjut, potonglah kuku dengan lurus. Jangan memotong kuku secara melengkung mengikuti bentuk jari karena dapat menyebabkan risiko cantengan.

Jika kuku terlalu tebal atau sulit digunting, diabetesi sebaiknya tidak menggunting kuku sendiri, melainkan digunting di fasilitas kesehatan.

  1. Pilih sepatu yang tepat

Diabetesi dianjurkan untuk selalu menggunakan sepatu jika akan bepergian, tapi tidak boleh menggunakan sembarang sepatu. Jenis sepatu yang baik untuk diabetesi adalah yang menutupi semua jari-jari kaki dan tumit, ujung sepatu tak boleh sempit, bagian dalam sepatu lembut, serta bagian luar sepatu memiliki bahan yang kaku.

Selain itu, pastikan ukuran sepatu benar-benar pas, tak sempit dan tak kebesaran agar kulit kaki terlindungi dengan baik.

Perawatan kaki untuk diabetesi terbilang sederhana dan tak membutuhkan waktu lama. Perawatan yang dilakukan dengan teratur dapat menurunkan risiko komplikasi masalah kaki penderita diabetes.

Jika ditemukan luka atau kelainan apapun pada kaki saat perawatan dilakukan, sebaiknya penderita diabetes tidak mengobatinya sendiri. Segera konsultasikan pada dokter atau ahli perawatan kaki di fasilitas kesehatan terdekat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar