Sukses

Ulu Hati Sakit setelah Olahraga, Apa Penyebabnya?

Tidak hanya setelah makan, ulu hati juga bisa terasa sakit setelah olahraga. Apa penyebabnya? Simak di artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Umumnya, orang mengalami sakit pada ulu hati atau nyeri ulu hati setelah makan. Akan tetapi, tidak sedikit juga orang yang mengalami nyeri ulu hati tepat setelah berolahraga. Jika Anda pernah – atau bahkan sering – mengalami nyeri ulu hati setelah berolahraga, Anda tentu bertanya-tanya, apa penyebab kondisi tersebut.

Nyeri ulu hati sering mengakibatkan penderitanya mengalami rasa sakit, sesak, dan sensasi seperti terbakar pada perut bagian tengah atas. Terkadang, keluhan ini akan semakin parah jika Anda berbaring atau membungkuk.

Disebabkan asam lambung naik juga?

Biasanya, nyeri ulu hati disebabkan karena adanya peningkatan asam lambung pada saluran yang membawa makanan dari mulut ke lambung. Namun, apakah nyeri ulu hati setelah olahraga juga disebabkan oleh asam lambung naik?

Menurut dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, asam lambung memang menjadi penyebab utama nyeri ulu hati, baik itu setelah makan maupun setelah olahraga.

“Asam lambung naik atau dalam bahasa medis disebut Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan salah satu penyakit sistem pencernaan yang cukup sering terjadi. Akibat dari kondisi ini, Anda akan merasakan sensasi tidak nyaman pada ulu hati yang juga dapat memengaruhi produktivitas keseharian Anda,” ujar dr. Dejandra.

Menurut dr. Dejandra, nyeri ulu hati yang disebabkan asam lambung naik bisa berlangsung selama dua jam. Akan tetapi, nyeri ulu hati tidak hanya bisa terjadi pada penderita GERD. Saat menderita penyakit gastritis atau mag, Anda pun dapat merasakan nyeri ulu hati.

Selain karena asam lambung naik, menurut dr. Dejandra, nyeri ulu hati setelah olahraga juga bisa disebabkan karena faktor kekenyangan.

“Ketika Anda merasa kenyang, kadar asam lambung juga bisa naik dan menyebabkan ulu hati jadi sakit. Hal ini dikarenakan, gerakan menelan menyebabkan otot antara kerongkongan (esofagus) dan lambung jadi terbuka dan memicu refleks yang bisa menyebabkan nyeri pada ulu hati,” tambah dr. Dejandra.

Selain menimbulkan nyeri ulu hati, kekenyangan saat berolahraga juga bisa membuat Anda jadi mual dan sesak napas. Untuk itu, beri jeda sekitar dua sampai tiga jam setelah makan jika ingin melakukan aktivitas fisik yang berat seperti olahraga.

Meredam nyeri ulu hati

Untuk meredam rasa sakit karena nyeri ulu hati, Anda bisa menghindari makanan yang memicunya, seperti makanan pedas, cokelat, minuman bersoda, bawang, buah-buahan dengan sitrus tinggi, dan makanan berlemak. Selain itu, hindari juga makan terlalu banyak.

Sementara untuk penanganannya sendiri, akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang keluhan yang Anda rasakan. Setelah dokter mencatat dan menganalisis, barulah Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, menjaga berat badan tetap ideal juga bisa menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri ulu hati. Berat badan yang berlebih akan meningkatkan tekanan pada abdomen dan mendorong perut ke atas. Hal inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Kini, Anda sudah tahu jika sakit pada ulu hati setelah makan atau olahraga memiliki penyebab yang sama, yaitu asam lambung. Selain itu, sebaiknya Anda juga jangan makan terlalu banyak saat akan berolahraga. Jika Anda mengalami nyeri ulu hati setelah olahraga, cobalah untuk tetap tenang, duduk dengan tegak dan tarik napas secara perlahan. Membungkuk atau meringkuk justru membuat sensasi sakit jadi semakin parah.

[MS/ RVS]

2 Komentar