Sukses

Obat Pelancar Haid, Efektifkah Atasi Masalah Telat Menstruasi?

Obat pelancar haid kerap dipakai untuk melancarkan siklus menstruasi. Tapi, cek dulu efektivitas obat ini di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Ada yang punya siklus menstruasi teratur, tapi ada juga yang kerap telat menstruasi. Nah, salah satu cara yang dipilih untuk kembali melancarkan siklus menstruasi adalah dengan minum obat pelancar haid. 

Obat pelancar haid sebenarnya merupakan obat penyubur kandungan. Umumnya, obat ini akan membantu tubuh wanita memproduksi hormon-hormon yang mengatur pelepasan sel telur. Itu karena dalam banyak kasus, siklus menstruasi yang tidak teratur disangkutpautkan dengan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, Obat pelancar haid merupakan suatu obat yang berisi senyawa hormon progesteron, yaitu norethisterone. Hormon progesteron ini sering digunakan dalam kasus-kasus kandungan dan kebidanan.

Efektifkah untuk lancarkan siklus menstruasi?

Lantas, seberapa efektifkah obat pelancar haid bisa melancarkan siklus menstruasi? Bolehkah obat haid rutin diminum? 

Disampaikan dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter, sebenarnya obat pelancar haid efektif digunakan, asalkan dengan dosis dan anjuran yang tepat dari dokter. 

“Kalau dibilang efektif ya sebenarnya efektif. Biasanya setelah 2-3 hari penggunaan Anda akan mengalami menstruasi. Namun, sebelum Anda menggunakan obat pelancar haid, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa penyebab menstruasi tidak lancar supaya Anda bisa memilih obat apa yang tepat,” kata dr. Iqbal. 

Dia menambahkan, jika menstruasi tidak lancar karena adanya masalah pada hormon, maka terapi hormon dan minum obat hormon bisa menjadi pilihan yang bisa Anda coba. Namun, bila siklus menstruasi tidak lancar karena faktor lain, obat pelancar haid tidak dianjurkan untuk diminum.

Penyebab siklus menstruasi tidak lancar

Seperti yang dikatakan dr. Iqbal, ada beberapa penyebab siklus menstruasi tidak lancar yang bisa diatasi tanpa memerlukan obat pelancar haid. Beberapa penyebab itu antara lain: 

1. Penggunaan alat kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi, seperti pil, suntikan, maupun implan, dapat mengganggu siklus menstruasi. Alat kontrasepsi mengandung hormon estrogen dan progestin yang mampu mencegah ovarium melepas sel telur. Hormon inilah yang berpengaruh pada lancar atau tidaknya siklus menstruasi Anda. 

2. Pola hidup Berat

badan yang naik secara drastis juga mampu memengaruhi siklus menstruasi setiap bulan. Selain itu, olahraga yang berlebihan yang bisa menyebabkan berat badan turun drastis juga bisa buat siklus menstruasi jadi tidak lancar. Ini karena berkurangnya jumlah kalori dan lemak dalam tubuh mampu menghambat hormon yang diperlukan untuk berovulasi. 

3. Stres 

Stres kronis atau bahkan hanya kegelisahan jangka pendek dapat mendatangkan masalah pada keseimbangan hormon di tubuh Anda. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan siklus menstruasi Anda tidak teratur.

4. Menopause

Siklus menstruasi tidak lancar merupakan satu tanda menopause yang paling sangat menonjol. Perubahan siklus haid menjelang masa menopause berbeda pada setiap wanita, bisa memendek atau memanjang, atau menjadi tidak teratur. Jumlah darah haid yang keluar pun bisa lebih banyak atau lebih sedikit. Ini adalah perubahan yang normal jika Anda telah memasuki usia menopause.

Obat pelancar haid memang efektif melancarkan menstruasi selama diminum sesuai anjuran dokter. Namun, sebelum minum obat, tidak ada salahnya jika Anda terlebih dahulu mencoba menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya dengan menjaga berat badan seimbang, olahraga teratur, tidur cukup, dan mengonsumsi makanan sehat. 

[HNS/ RVS]

1 Komentar