Sukses

Ingus Berdarah, Ada Gejala Apa?

Jangan langsung panik saat mengalami ingus berdarah. Kenali gejalanya dan cari tahu cara mengatasinya lewat artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Ingus berdarah atau yang lebih dikenal dengan istilah mimisan merupakan salah satu kondisi umum yang terjadi pada banyak orang. Ketika mendapati ingus berdarah, jangan langsung panik. Lebih baik Anda ketahui dulu apa gejala dan penyebabnya, lalu cari tahu cara mengatasinya. 

Mimisan sendiri merupakan istilah awam yang digunakan ketika ada darah yang keluar dari hidung. Darah ini keluar akibat pecahnya pembuluh darah yang terdapat pada permukaan dalam rongga hidung. Dalam istilah medis, mimisan disebut sebagai epistaksis. 

Berbagai macam penyebab ingus berdarah

Penyebab ingus berdarah sendiri sebenarnya bermacam-macam, mulai dari yang ringan sampai yang berbahaya. Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp. PD dari KlikDokter  salah satu penyebab paling umum ingus berdarah adalah adanya trauma pada rongga dalam hidung. 

“Ketika seseorang menggosok atau mengorek hidungnya terlalu kencang, itu akan menyebabkan trauma yang bisa membuat ingus atau lendir pada hidung jadi berdarah. Hidung memiliki banyak pembuluh darah halus yang sensitif, jadi, jika Anda menggosok hidung terlalu kencang atau hidung terkena benturan yang terlalu keras, itu bisa dengan mudah membuat ingus jadi berdarah atau biasa disebut mimisan,” ujar dr. Alvin. 

Selain trauma pada hidung, masih ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan ingus berdarah, yaitu: 

  1. Penyakit metabolik

“Berbagai macam penyakit metabolik, seperti tekanan darah tinggi dan darah encer, juga bisa menjadi penyebab lain ingus berdarah. Jika hal ini terjadi pada Anda, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat, sesuai dengan penyakit yang diderita,” jelas dr. Alvin. 

  1. Pilek dan alergi

Adanya pilek dan alergi juga bisa menjadi penyebab ingus berdarah. Pilek dan alergi musiman bisa membuat saluran hidung jadi membengkak dan ingus jadi menumpuk pada rongga hidung. 

Kondisi ini menyebabkan hidung jadi mampet dan tidak sedikit orang yang akan berusaha mengeluarkan ingus secara paksa. Jika hal ini terus dilakukan, maka tidak heran jika pembuluh darah pada rongga hidung jadi pecah dan akhirnya darah keluar bersamaan dengan ingus.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Obat-obatan tertentu

“Obat pengencer darah seperti aspirin dan warfarin mungkin Anda gunakan untuk mengobati penyakit tertentu yang ada di dalam tubuh. Saat Anda sering mengonsumsi obat ini, maka kondisi ingus berdarah mungkin akan lebih kerap terjadi. Jika Anda sedang menjalani pengobatan yang bisa membuat ingus berdarah menjadi lebih buruk, pastikan untuk segera mencari saran medis, ” jelas dr. Alvin.

  1. Leukemia 

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, terdapat beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada leukemia atau kanker darah. Komplikasi tersebut berhubungan dengan menurunkan fungsi sel darah putih di dalam tubuh penderita leukemia. Kanker ini berawal dari sumsum tulang yang menimbulkan produksi sel-sel darah putih secara abnormal.

Biasanya, gejala leukemia meliputi rasa lelah yang berlebih, kelemahan, sakit kepala, sesak napas, kulit pucat, mudah terkena berbagai infeksi, demam, mudah memar atau berdarah, mudah mimisan, gusi rentan berdarah, nyeri pada sendi atau tulang, dan pembengkakan di perut.

  1. Polip hidung 

Polip hidung merupakan pertumbuhan jaringan abnormal yang terjadi pada hidung. Biasanya jaringan ini bersifat lunak, tidak menimbulkan rasa sakit dan bukan kanker. 

Namun, bentuk polip hidung juga bisa menyerupai tumor yang jika ini terjadi pada Anda, kondisi ini akan menyebabkan perdarahan yang sangat banyak (meski sangat jarang terjadi). Jadi, jika intensitas ingus berdarah yang Anda alami sangat banyak dan sering, jangan tunda pemeriksaan ke dokter karena ini juga bisa menjadi indikasi adanya tumor pada hidung. 

Cara mengatasi ingus berdarah

Dijelaskan dr. Alvin, cara mengatasi ingus berdarah sendiri sebenarnya harus dilihat dari penyebab-penyebabnya. Jika ingus berdarah terjadi karena trauma, Anda cukup mengambil kain kasa dan kapas yang digulung pada jari atau pinset, lalu sumbat ke dalam hidung.

“Saat melakukan metode pengobatan ini, pastikan Anda duduk tegak dan tidak mendongak. Mendongakkan kepala justru harus dihindari karena darah bisa dengan mudah masuk ke rongga pernapasan lainnya dan menyebabkan penyumbatan yang bisa berbahaya,” jelasnya. 

Namun, jika ingus berdarah disebabkan karena adanya penyakit kronis seperti leukemia atau polip hidung, ini harus ditangani oleh tim medis profesional. 

Ingus berdarah sebenarnya cenderung tidak berbahaya. Tapi penting bagi Anda untuk mengetahui gejala dan penyebabnya terlebih dahulu. Jika ingus berdarah terjadi lebih dari 3 kali dalam seminggu, maka jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter.

[MS/ RVS] 

1 Komentar