Sukses

Perlukah Periksa Gigi Sebelum Merencanakan Program Hamil?

Saat program hamil, biasanya wanita menahan untuk tidak periksa gigi karena khawatir akan memengaruhi kandungannya. Benarkah demikian?

Klikdokter.com, Jakarta Dalam merencanakan program hamil atau promil, seorang ibu harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Serangkaian tes harus ditempuh demi kelancaran promil. Namun, apakah periksa gigi termasuk yang harus dilakukan sebelum merencanakan promil?

Lakukan ini sebelum merencanakan program hamil

Sebelum merencanakan promil ada beberapa hal yang harus diperiksakan. Hal-hal yang perlu dilakukan antara lain tes darah, cek obat-obatan yang dikonsumsi (bila ada), kondisi kesehatan bagian tubuh lainnya, cek imunisasi (yang pernah dilakukan) dan juga pemeriksaan gigi dan mulut.

Pemeriksaan gigi dan mulut tidak kalah penting dengan pemeriksaan lainnya. Karena pemeriksaan gigi dan proses kehamilan bisa saling memengaruhi satu sama lain. Pada proses kehamilan di mana terjadi perubahan hormonal, dapat menyebabkan suatu masalah di dalam mulut.

Jika di dalam mulut sudah ada penyakit gigi, maka dapat diperparah akibat proses kehamilan. Misalnya pada gigi berlubang yang tidak ditambal dan dirawat dapat berubah menjadi infeksi gigi yang berat.

Selain itu, kondisi gigi dan mulut yang tidak sehat juga dapat memengaruhi proses kehamilan itu sendiri, misalnya jika sebelum hamil terdapat penyakit gusi yang cukup serius, maka dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan. 

Periksa gigi dan kehamilan

Jadi, pemeriksaan gigi hendaknya dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk hamil. Alasan mengapa pemeriksaan gigi diperlukan sebelum merencanakan program hamil adalah sebagai berikut :

  1. Karena masih boleh dilakukan pemeriksaan x-ray untuk melihat akan adanya potensi masalah gigi di kemudian hari. Pemeriksaan x-ray pada saat kehamilan dapat memberikan radiasi terhadap ibu dan janin.
  2. Karena masih ada waktu dan aman untuk memperbaiki masalah gigi yang sudah ada. Misalnya, gigi berlubang bisa ditambal, gigi yang rusak bisa diatasi dengan pemasangan crown gigi, sekaligus dapat menyembuhkan penyakit gusi yang memang dibutuhkan.
  3. Karena akan lebih baik dan menyenangkan bila memulai kehamilan dengan gigi yang sudah bersih dan sehat. 

Peran hormon kehamilan sangat besar pengaruhnya terhadap gigi dan mulut. Hormon ini akan membuat gigi Anda jadi lebih rentan terhadap gigi berlubang. Hormon juga bisa menyebabkan gusi menjadi bengkak dan meradang di tengah masa kehamilan, sehingga membuat gusi jadi mudah berdarah. 

Kondisi gusi yang sensitif dan membengkak menjadikan gusi jadi rentan terhadap plak gigi dan kuman, sehingga terjadilah gingivitis atau peradangan gusi.

Jika tidak dirawat sampai tuntas, peradangan gusi ini dapat berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih berat seperti periodontitis. Kondisi ini sering dihubungkan dengan komplikasi kehamilan seperti bayi lahir prematur, preeklampsia, keguguran dan juga penyakit diabetes.

Melakukan tindakan menyikat gigi, flossing dan memeriksakan gigi rutin ke dokter gigi justru dapat menurunkan risiko keguguran sampai 70 persen.

Dampak penyakit gusi saat hamil

Jika Anda memiliki penyakit gusi selama masa kehamilan, janin bisa saja terpengaruh karena kuman gigi bisa masuk melalui cairan ketuban. Hal ini dibuktikan dengan temuan peneliti bahwa kuman penyebab penyakit gusi terdapat di dalam cairan ketuban dan plasenta bayi.

Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan komplikasi preeklampsia dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Ketika bayi lahir, hasil tes DNA menunjukkan 95 persen kuman terbawa dari ibunya.

Jadi, bila seorang  calon ibu memiliki kuman jahat di dalam mulutnya yang dapat menyebabkan infeksi gigi, penyakit gusi, gigi berlubang dan infeksi mulut lainnya, maka kemungkinan besar ibu hamil akan dapat menularkannya kepada si bayi.

Untuk itu, ada baiknya pemeriksaan gigi dilakukan sebelum program hamil dimulai. Tambalan gigi, crown gigi, hasil perawatan saluran akar, implan yang terdahulu juga harus diperiksa untuk memastikan tidak ada yang rusak atau berpotensi untuk rusak di kemudian hari.

Periksa gigi penting dilakukan sebelum program hamil. Hal ini semata-mata agar dalam masa kehamilannya, ibu merasa tenang, tidak perlu melakukan x-ray, minum obat antibiotik ataupun melakukan tindakan gigi yang cukup merepotkan selama masa kehamilan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar