Sukses

Cara Sehat Menebalkan Rambut Bayi

Rambut si Kecil tipis dan tak kunjung tumbuh? Coba tips menebalkan rambut bayi berikut ini.

Saat bayi lahir, rambut yang ada disebut dengan rambut velus. Rambut tersebut hanya bertahan sementara, hingga sekitar tiga bulan. Berkaitan dengan siklus rambut, selanjutnya rambut bayi akan rontok dan berganti dengan rambut baru.

Bicara mengenai tebal atau tipisnya rambut anak, perlu diingat bahwa genetik memegang peranan penting. Bila kedua orang tua rambutnya tipis, kemungkinan besar anak juga akan berambut tipis. Hal ini juga berlaku dalam hal kecepatan pertumbuhan rambut.

Namun, meski ada kontribusi genetik, Anda tetap dapat mengupayakan agar rambut anak tumbuh lebat dan sehat. Terdapat berbagai cara untuk bantu melebatkan rambut bayi yang dapat Anda coba, di antaranya:

1 dari 5 halaman

1. Menjaga Kebersihan Kulit Kepala Bayi

Menjaga kebersihan kulit kepala menjadi poin penting sebagai cara menebalkan rambut bayi. Anda dapat rutin membersihkan kulit kepala menggunakan sampo.

Namun, gunakanlah sampo yang diformulasikan khusus untuk bayi. Sampo jenis ini memiliki ciri tidak mengandung alkohol, tidak pedih di mata, dan produksi busanya tidak berlebihan.

Jika bayi memiliki kerak di kulit kepalanya, Anda bisa membersihkannya dengan memijat kulit kepala menggunakan sampo saat mandi. Pastikan pijatan yang Anda lakukan lembut, dengan gerakan berputar selama dua menit.

Artikel Lainnya: Membersihkan Rambut Bayi, Kapan dan Bagaimana Caranya?

2. Cuci Rambut Secara Teratur

Mencuci rambut menjadi salah satu cara melebatkan rambut bayi. Cuci sebanyak 2-3 kali seminggu, tergantung seberapa aktif ia bergerak atau beraktivitas. Berikan jeda satu hari antara waktu mencuci rambut agar tidak merusak fungsi pelembap alami.

Jangan biarkan keringat menumpuk di kulit kepala karena bisa menimbulkan masalah di kulit dan rambut, seperti infeksi dan iritasi. Kondisi tersebut bisa memicu gatal dan perih, sehingga bayi pun jadi tak nyaman.

2 dari 5 halaman

3. Memenuhi Asupan Nutrisi yang si Kecil Butuhkan

Cara untuk melebatkan rambut bayi berikutnya adalah memenuhi nutrisi si Kecil. Anda disarankan untuk memberikan bayi ASI eksklusif selama 6 bulan. Setelahnya, dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

Pastikan Anda memberikan MPASI yang dapat mencukupi kebutuhan bayi akan nutrisi yang baik untuk rambut, seperti vitamin B1 (tiamina) dan B7 (biotin).

Vitamin B1 berperan penting dalam menjaga kesehatan rambut. Sumber makanan yang mengandung vitamin ini meliputi jeruk, anggur, semangka, asparagus, bayam, brokoli, kacang hijau, ikan, daging, dan telur.

Sementara itu, sumber makanan yang mengandung vitamin B7, di antaranya wortel, stroberi, pisang, alpukat, dan salmon.

Artikel Lainnya: Makanan Ini Bisa Bikin Rambut Bayi Tumbuh Lebat

4. Gunakan Minyak Kemiri

Penggunaan minyak kemiri sudah lama dipercaya sebagai cara melebatkan rambut bayi. Khasiat ini diperoleh dari kandungan asam esensial serta kandungan linoleat dan linolenat dalam kemiri.

Baik linoleat dan linolenat, keduanya bagus untuk jaringan kulit dan rambut yang sehat. Selain itu, berat molekul kemiri juga cukup rendah, minyak menjadi mudah diserap oleh kulit kepala.

Setelah mengoleskan minyak kemiri di kulit kepala bayi, lakukan pijatan lembut untuk melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala. Selain itu, pijatan di kepala juga dipercaya dapat menunjang pertumbuhan rambut yang sehat.

Meski begitu, jangan asal beli. Pilihlah produk yang berkualitas dan memenuhi standar BPOM. Ketahui juga bahwa kemiri memiliki sifat alergenik (mengandung alergen), sehingga pemakaiannya tak boleh sembarangan.

Jika kulit bayi cenderung sensitif, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan minyak kemiri sebagai cara menebalkan rambut bayi.

3 dari 5 halaman

5. Gunakan Handuk yang Lembut

Meskipun terkesan sepele, cara melebatkan rambut bayi yang satu ini tidak boleh diabaikan. Anda dianjurkan untuk mencermati pemilihan handuk untuk rambut bayi.

Keringkan rambut si Kecil dengan handuk bersih, kering, dan lembut sebelum disisir. Hindari mengusap kepala dengan kasar saat mengeringkannya dengan handuk. Sebaliknya, usaplah dengan lembut agar air terserap ke dalam handuk.

Artikel Lainnya: Ini Alasan Rambut Balita Tipis dan Susah Tumbuh!

6. Sisir Rambut Bayi dengan Benar

Selain terfokus pada cara melebatkan rambut bayi, Anda pun sebaiknya mencermati sisir yang digunakan. Pilihlah sisir rambut sesuai usianya. Selain itu, sisirlah rambut si Kecil dengan gerakan secara perlahan agar tak mencederai kulit kepalanya.

Bayi berusia lebih muda dianjurkan untuk menggunakan sisir berbulu halus. Sementara, untuk anak yang lebih besar, sudah bisa menggunakan sisir yang lebih kaku. Pilih sisir bergigi jarang dengan ujung-ujung yang lembut

4 dari 5 halaman

7. Pakai Hair Lotion

Penggunaan hair lotion atau losion rambut dapat membantu memudahkan rambut anak untuk disisir. Selain itu, pemakaian losion rambut juga dapat menjadi salah satu cara melebatkan rambut bayi.

Anda dianjurkan untuk memilih losion dengan kandungan bahan alami yang diketahui baik untuk rambut, misalnya lidah buaya, kemiri, atau seledri, sehingga bisa membuat rambutnya lebih sehat dan tebal.

8. Lindungi Kepala dari Paparan Lingkungan

Tidak hanya oleh kulit, paparan matahari secara langsung sebaiknya dihindari juga oleh rambut. Melindungi kepala si Kecil dari matahari dan lingkungan secara tidak langsung menjadi cara menebalkan rambut bayi.

Pasalnya, paparan sinar matahari ataupun udara dingin dan kering dari lingkungan dapat menyebabkan rambut si Kecil menjadi kering dan mudah rusak.

Saat mengajak si Kecil keluar rumah, Anda bisa memakaikannya topi untuk menghindari paparan langsung sinar matahari ke kepalanya. Begitu pula jika Anda tinggal di daerah kering atau dingin, topi dapat membantu melindungi rambut si Kecil.

Lebat atau tidaknya rambut bayi ditentukan oleh faktor genetik. Meski demikian, Anda tetap bisa mengaplikasikan cara-cara melebatkan rambut bayi di atas sebagai upaya untuk menebalkan rambut si Kecil. Agar hasilnya optimal, terapkan secara rutin, ya!

Untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar