Sukses

Kenali Gejala Melasma pada Wajah

Bercak tebal kecokelatan di wajah Anda mungkin saja melasma. Kenali gejala melasma pada kulit wajah Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Melasma adalah kondisi yang menyebabkan perubahan warna pada kulit. Gejala melasma yang paling umum adalah timbulnya bercak cokelat keabu-abuan dan biasanya terdapat di wajah, yaitu pipi, hidung, dahi, dagu, dan di atas bibir. Namun begitu, sudahkah Anda mengetahui apa itu melasma dan penyebabnya?

Melasma, apa itu?

Melasma adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit, di mana terbentuk pigmentasi berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, atau keabu-abuan. Kondisi ini dikenal dengan nama chloasma. Kondisi kulit ini kerap ditemukan pada area kulit yang terpapar langsung sinar matahari, terutama pada wajah.

Namun begitu, faktor utama penyebab melasma masih belum jelas. Hal ini sangat mungkin terjadi ketika sel-sel pembuat pigmen atau warna di kulit (melanosit) menghasilkan terlalu banyak pigmen atau warna.

Selain itu, orang dengan kulit berwarna lebih gelap, seperti ras negroid, kaukasoid, atau mongoloid juga rentan alami melasma. Mereka memiliki lebih banyak melanosit aktif daripada orang dengan ras kulit putih.

Berikut adalah faktor yang dianggap pencetus melasma:

  • Paparan sinar matahari: Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat merangsang melanosit. Bahkan, hanya sedikit paparan sinar matahari dapat membuat melasma kembali muncul setelah memudar. Paparan sinar matahari merupakan alasan terbesar mengapa melasma sering memburuk ketika musim panas tiba. Hal ini pula yang menjadi alasan utama, mengapa banyak orang dengan melasma mendapatkannya berulang kali dan sulit hilang.
  • Perubahan hormon: Wanita hamil lebih rentan menderita melasma. Melasma yang muncul pada wanita hamil biasa disebut chloasma. Pil KB dan obat pengganti hormon juga dapat mencetuskan datangnya melasma.
  • Produk perawatan kulit: Jika suatu produk mengiritasi kulit Anda, sehingga memicu proses hiperpigmentasi, maka itu akan memperburuk melasma Anda.

Kenali gejala melasma

Seperti yang sudah disinggung di atas, tanda-tanda umum melasma adalah bercak coklat atau abu-abu di wajah. Bercak yang menebal ini paling sering muncul di pipi, dahi, batang hidung, di atas bibir atas dan dagu.

Pada beberapa orang juga akan mengalami bercak tebal ini di lengan atau leher, meski sangat jarang. Meski demikian, melasma tidak menyebabkan gejala apa pun seperti perih, rasa terbakar ataupun gatal.

Mereka yang terserang melasma biasanya tidak menyukai penyakit ini karena  sangat mengganggu penampilan. Hal itu membuat mereka sangat bergantung pada make-up untuk menutupinya.

Bagaimana pengobatan melasma?

Melasma terkadang bisa lenyap dengan sendirinya, meski dapat pula kekal berada di wajah Anda. Ini bergantung pada jenis pemicunya, apakah kehamilan, pil KB atau paparan sinar matahari terus-menerus. Namun, pada wanita hamil dan pengguna pil KB, setelah melahirkan atau berhenti konsumsi pil KB, melasma biasanya akan ikut hilang.

Berikut adalah beberapa cara penanganan melasma:

  • Hydroquinone. Obat ini adalah pengobatan utama yang umum untuk melasma. Ini diterapkan pada kulit dan bekerja dengan mencerahkan kulit. Anda akan menemukan hydroquinone – atau hidrokuinon – dalam obat yang berbentuk krim, losion, gel, atau cairan. Anda bisa mendapatkan ini dengan resep dokter dalam bentuk krim racikan.
  • Tretinoin dan kortikosteroid. Untuk mencerahkan kulit, dokter kulit mungkin akan meresepkan obat-obatan jenis ini. Obat ini dapat berupa campuran tretinoin dan kortikosteroid, atau terkadang mengandung racikan tiga jenis obat (hidrokuinon, tretinoin, dan kortikosteroid) dalam 1 krim.
  • Obat topikal lainnya (dioleskan pada kulit): Dokter kulit mungkin akan meresepkan asam azelaic atau asam kojic untuk membantu meringankan melasma.
  • Tindakan/prosedur: Jika obat oles tidak cukup signifikan menghilangkan melasma, beberapa prosedur oleh dokter mungkin akan cukup berpengaruh. Prosedur seperti chemical peeling, mikrodermabrasi, dermabrasi, perawatan laser, atau alat berbasis cahaya mungkin akan membantu Anda dalam melenyapkan melasma.

Melasma sangatlah umum terjadi, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Karena itu, kenali penyebab dan gejala melasma di wajah. Lindungi juga kulit Anda dengan memakai tabir surya setiap hari dan mengoleskannya kembali setiap 2-3 jam. Bila ada keluhan terkait melasma, berkonsultasilah dengan dokter kulit Anda.

[HNS/ RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar