Sukses

Mana Lebih Baik untuk Kulit Wajah, Serum atau Facial Essence?

Untuk perawatan kulit wajah, serum mungkin Anda sudah kenal, tapi bagaimana dengan facial essence? Mana yang lebih baik?

Klikdokter.com, Jakarta Rasanya tiap tahun ritual perawatan kulit wajah bertambah. Ada serum, ampoule, booster, dan ada pula facial essence. Di antara serum dan essence, mana yang lebih baik untuk kulit?

Kategori produk kecantikan daftarnya begitu panjang! Dulunya mungkin orang-orang hanya mengandalkan pelembap dan tabir surya (beserta alat kosmetik basic lainnya), tapi sekarang banyak yang merasa itu saja tak cukup. Ada sabun cuci muka, toner, micellar water, exfoliator, scrub, cleanser, booster, dan masih banyak lagi!

Semakin banyaknya jenis produk, tak sedikit konsumen justru kebingungan. Salah satunya adalah penggunaan serum dan essence.

Perbedaan antara serum dan facial essence

Banyak orang yang menganggap serum dan essence sama saja. Memang tidak salah, karena kedua produk ini sama-sama berfungsi untuk mengatasi garis atau kerutan halus, bintik gelap, serta membuat kulit tampak lebih cerah. Meski demikian, keduanya berbeda.

1. Tekstur cairan serum lebih tebal

Serum pada umumnya mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi untuk mengatasi masalah kulit wajah yang spesifik. Konsentrasi dalam serum menjadikan konsistensi cairan serum lebih tebal. Serum juga memiliki partikel lebih halus sehingga mudah terserap ke lapisan kulit paling dalam.

Essence adalah produk dengan konsentrat bahan aktif yang cukup tinggi, tetapi tidak setinggi serum. Teksturnya lebih cair ketimbang cairan serum, sehingga sebagian orang menjulukinya sebagai “serum ringan”. Gunanya tak jauh beda, yaitu bisa mengatasi masalah kulit tertentu.

Meski berbeda, tetapi pada beberapa brand kecantikan, serum dan essence bisa memiliki definisi dan fungsi yang sama. Sebagai contoh, pada beberapa produk perawatan kulit Korea dan Jepang, tak sedikit yang menggunakan istilah essence untuk menggantikan istilah serum.

2. Cara pakai

Serum dan essence bisa dimasukkan ke dalam ritual kecantikan. Sebagian besar ahli merekomendasikan Anda untuk membersihkan wajah terlebih dulu, lalu aplikasikan essence, dan selanjutnya serum.

Meski demikian, penggunaan kedua produk dalam waktu bersamaan tidak sepenuhnya diperlukan. Pemakaiannya harus disesuaikan dengan kondisi kulit wajah tiap individu.

Jika kulit cenderung berminyak atau berjerawat, Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan produk serum yang konsistensinya lebih tebal, karena akan memperburuk kondisi wajah. Pada jenis kulit ini, memilih essence lebih tepat—menyegarkan, menghidrasi, dan tidak terlalu lembap.

3. Efektivitas serum vs essence

Serum cenderung lebih kuat daripada facial essence, karena mengandung sejumlah besar bahan aktif, yang bisa meresap jauh ke dalam kulit. Inilah mengapa Anda dianjurkan untuk menggunakan serum setelah membersihkan wajah, sebelum memakai pelembap.

Serum juga diketahui efektif mengatasi masalah kulit tertentu. Misalnya serum dengan kandungan asam hialuronat untuk kulit kering, atau serum vitamin C jika terdapat hiperpigmentasi.

Satu hal yang perlu diperhatikan: penggunaan serum tak boleh berlebihan karena bisa menyebabkan iritasi, kulit kering yang ekstrem, atau produksi minyak berlebihan.

Apabila kulit Anda tergolong sensitif dan khawatir konsentrasi bahan aktif yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan iritasi (kemerahan, gatal, atau berjerawat), lebih baik jatuhkan pilihan pada essence.

Anda bisa mendapat manfaat dari bahan aktif yang sama, tetapi formulasinya lebih ringan. Dalam standar prosedur kecantikan, mengaplikasikan essence dianjurkan setelah proses cleansing, tetapi sebelum memakai pelembap.

Jadi, mana yang lebih baik: serum atau essence?

Karena serum dan facial essence memiliki target pada masalah kulit yang sama – garis halus, tanda-tanda penuaan, jerawat, atau kulit kering – sebetulnya penggunaan kedua produk ini sama baiknya. Namun, pemilihan dan penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing individu.

Jika Anda percaya pada satu bahan aktif tetapi jenis kulit cenderung kering, proses hidrasi bisa dengan produk dengan konsistensi pekat seperti serum. Namun jika ingin melawan efek penuaan tetapi jenis kulit cenderung berminyak atau sensitif, sebaiknya pilih essence untuk meminimalkan iritasi dari bahan aktif yang terkonsentrasi.

Jadi, mana yang lebih baik untuk kulit wajah, serum atau facial essence? Jawabannya tergantung dari target yang ingin dicapai dan kondisi kulit. Untuk memastikan kondisi kulit, langkah terbaik adalah dengan berkonsultasi dengan dermatolog atau dokter spesialis kulit kelamin. Jika produk sesuai dengan kondisi kulit serta didukung dengan pemakaian dengan benar, kerja dari serum atau essence yang dipakai akan optimal.

(RN/ RVS)

 

0 Komentar

Belum ada komentar