Sukses

7 Manfaat Merangkak bagi Bayi

Jangan kira merangkak yang dilakukan si Kecil tak ada gunanya. Ada banyak manfaat merangkak bagi bayi, lo!

Klikdokter.com, Jakarta Merangkak tak hanya salah satu tahap pertumbuhan bayi, tapi juga memiliki manfaat. Meski kerap diremehkan, nyatanya banyak manfaat merangkak yang terkait dengan perkembangan fisik dan otak bayi. Fase ini pada umumnya dimulai pada bayi usia 7-9 bulan.

Merangkak itu penting

Tahapan ini biasanya dimulai setelah si Kecil sudah bisa duduk dengan tegak. Dengan merangkak, bayi akan membawa tubuh mereka maju ke sana ke mari dengan bantuan tangan dan lutut. Ya, tahap-tahapan ini sebaiknya dilalui dan Anda tidak perlu buru-buru mengajari si Kecil cara berjalan.

"Merangkak kerap dilupakan oleh para orang tua, karena banyak orang tua yang ingin anaknya langsung bisa berdiri dan berjalan. Faktanya, bayi yang merangkak cenderung memiliki keterampilan motorik dan perkembangan yang lebih baik di masa depan," ujar dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter.

Setali tiga uang dengan dr. Fiona, Profesor Karen Adolph yang merupakan seorang profesor psikologi di New York University juga setuju dengan manfaat merangkak. Dia percaya bahwa merangkak memacu pertumbuhan dan memoles sejumlah keterampilan lain bagi si Kecil.

Manfaat merangkak bagi bayi

Selain itu, ada manfaat merangkak lainnya yang bisa dirasakan bayi. Berikut deretan manfaat dari merangkak:

1. Bayi terhubung dengan Anda lewat cara baru

Ketika bayi Anda merangkak melintasi ruangan, perhatikan bagaimana dia berbalik untuk melihat ke belakang. Si Kecil biasanya akan memeriksa keberadaan Anda dan mencari pesan yang Anda kirim dengan ekspresi wajah dan gerakan, seperti menggelengkan kepala berarti "Berhenti di sana!", atau anggukan yang berarti “Ya, lanjutkan perjalananmu!”.

Saat menjelajahi dunianya yang baru ditemukan, bayi perlu diyakinkan bahwa dia dapat meminta bimbingan kepada Anda ketika merasa tidak yakin atau takut.

2. Bayi menemukan bahwa segala sesuatu jauh darinya

Bayi Anda sebenarnya telah memiliki persepsi kedalaman sejak lahir, tetapi terbatas. Apa pun yang bayi lihat biasanya akan terlihat sangat jauh, karena dia tidak bisa melihatnya atau belum mampu mendeteksi petunjuk visual yang menunjukkan jarak. Bahkan ketika penglihatannya membaik, semua yang tampak jauh berada pada jarak yang sama.

Namun, merangkak memberinya pengalaman yang diperlukan untuk melihat seberapa jauh sesuatu sebenarnya. Semakin banyak usaha yang diperlukan untuk mencapainya, semakin jauh jaraknya, dan sebaliknya. Dengan persepsi kedalaman yang ditingkatkan, bayi Anda juga menyadari bahwa objek tidak benar-benar menyusut atau tumbuh ketika mereka bergerak lebih jauh atau lebih dekat.

3. Bayi belajar cara menavigasi lingkungannya

Sebentar lagi, bayi Anda akan tahu letak ruang tamu, kamar, bahkan dapur setelah bisa merangkak. Bayi akan mulai menavigasikan isi rumah, termasuk benda-benda yang bisa menghambatnya saat merangkak.

4. Lebih bisa memperhatikan sekelilingnya

Saat merangkak, bayi menjadi menyadari apa yang dilihat dan apa yang dilewati. Pengalaman ini berbeda dengan ketika dia digendong karena dia tidak terlalu memperhatikan sekelilingnya.

Namun ketika merangkak, dia bergantung pada informasi visual untuk membuat catatan tentang landmark dan lokasinya ia berada. Ini seperti orang dewasa yang mengemudi dan bukan penumpang di dalam mobil. Orang yang mengemudi biasanya lebih bisa memperhatikan kondisi sekeliling dibanding hanya jadi penumpang.

5. Dipaksa untuk membuat keputusan

Saat merangkak, bayi dipaksa melintasi ruangan penuh tantangan. Ketika bayi Anda menemui tembok atau meja di depannya, dia harus memutuskan apakah akan melanjutkan perjalanannya atau tidak.

Bayi dengan pengalaman lebih banyak akan tahu kapan harus memperlambat atau berhenti. Keterampilan navigasi membutuhkan banyak pengalaman, dan bayi yang merangkak tentu mendapatkannya.

6. Bayi bisa mengingat tujuannya

Bayi yang merangkak akan memiliki performa lebih baik saat melakukan permainan pencarian objek dibandingkan bayi pada usia sama yang tidak merangkak. Para ahli percaya, itu karena merangkak membantu memfokuskan pandangan dan perhatian mereka.

7. Emosinya meningkat

Setelah bayi bisa merangkak, orang tua mungkin akan memiliki batasan-batasan tertentu, misalnya "jangan pergi ke sana", "hati-hati lakukan itu", dan lain sebagainya. Sebenarnya, bayi Anda akan frustrasi karena digagalkan dan amarahnya mungkin akan lebih kuat daripada sebelum ia bergerak.

Namun, di sisi lain, perasaan senangnya juga akan meningkat ketika dia menjadi lebih mandiri. Sangat menyenangkan bagi bayi Anda untuk meraih mainan atau benda yang dia mau atas usahanya sendiri.

Tidak disangka, bukan? Ternyata manfaat merangkak bagi bayi sangatlah besar. Untuk itu, berikan stimulasi pada bayi Anda untuk merangkak. Anda bisa meletakkan benda atau mainan favoritnya sedikit di luar jangkauannya. Pancing bayi untuk bergerak dan meraihnya. Sambil membiarkan mereka mengeksplor ruang, jangan lupa untuk mengawasinya ya.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar