Sukses

5 Tanda Tersembunyi Anda Terkena Katarak

Karena tidak menimbulkan rasa sakit, tanda katarak kerap diabaikan penderitanya. Lantas apa saja sih tanda katarak yang tersembunyi?

Klikdokter.com, Jakarta Tanda katarak yang paling lazim dan mudah diamati adalah lensa mata berubah menjadi warna abu-abu atau menjadi butek. Gangguan pada mata ini banyak dijumpai pada orang lanjut usia (lansia) yang sudah menurun kemampuan penglihatannya. 

Ditambahkan oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid dari KlikDokter, katarak merupakan kelainan mata yang ditandai dengan lensa mata yang menjadi keruh. Padahal, lensa mata berperan dalam proses pengiriman sinyal cahaya ke otak. Jika lensa mata keruh, cahaya tak bisa difokuskan dengan baik ke retina. Inilah yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur.

Meskipun begitu umum, sebagian besar kasus katarak tidak terlalu diperhatikan sampai akhirnya berkembang ke fase kehilangan penglihatan halus. Salah satu dan kedua mata dapat mengalami kondisi ini. Untuk mendiagnosis katarak, dokter mata biasanya mencari lensa mata yang menguning dan kekeruhan pada kapsul belakang.

Tanda tersembunyi terkena katarak

Tanda katarak yang paling umum adalah ketika penglihatan Anda menjadi buram. Penderita katarak akan memiliki titik buram yang terlokalisasi atau penurunan penglihatan secara umum. Akan tetapi, Anda pula tanda katarak yang tersembunyi, yakni:

  1. Penurunan persepsi warna

Karena terjadi kekeruhan di mata, warna bisa menjadi kurang jelas dan semakin pudar dari waktu ke waktu. Warna putih akan tampak jauh lebih kuning ketika Anda terkena masalah katarak. Akan tetapi, penurunan persepsi warna ini lambat dan bertahap. Sebagian besar pasien tidak akan melihat perubahan warna sampai setelah operasi dilakukan untuk menghilangkan katarak yang ada. 

  1. Sensitivitas terhadap cahaya 

Anda mungkin memperhatikan bahwa apa yang dulunya merupakan tingkat cahaya yang nyaman sekarang terlalu mengganggu dan membuat Anda merasa menjadi susah melihat. Cahaya lampu dan matahari menjadi musuh terbesar penderita katarak. 

  1. Kesulitan mengemudi di malam hari

Karena katarak menyulitkan keseimbangan antara gelap dan terang dari lampu kendaraan yang muncul dari arah berlawanan, sebagian besar penderita katarak akan mengalami kesulitan mengemudi di malam hari. Jika lampu-lampu besar dan lampu-lampu jalan bercahaya membuat Anda sakit kepala, segeralah memeriksakan diri.

  1. Kesulitan membaca cetakan kecil

Jika Anda mengalami kesulitan dalam membaca huruf yang kecil – di koran misalnya –bisa jadi Anda memiliki masalah katarak. Terlebih lagi jika kacamata tidak juga membantu Anda dalam membaca, bisa jadi kataraklah penyebabnya.

Menurut All About Vision, lensa di dalam mata sebanding dengan lensa kamera, memfokuskan cahaya ke retina, dan membiarkan Anda melihat segala sesuatu dengan jelas, baik dari dekat maupun jauh. Lensa ini sebagian besar terdiri dari air dan protein. 

Protein ini diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan cahaya melewatinya. Karena katarak menyebabkan protein menggumpal bersama, tulisan-tulisan kecil mungkin menjadi sulit untuk dilihat di cermin bias mata. 

  1. Penglihatan ganda

Diplopia, atau dikenal sebagai penglihatan ganda, bisa menjadi tanda lain katarak. Penglihatan ganda yang dimaksud adalah ketika Anda melihat dengan satu mata. 

"Pada awalnya, katarak dapat menyebabkan kekaburan pada penglihatan seseorang yang hanya akan memengaruhi sebagian kecil lensa mata dan mungkin tidak begitu terlihat," ujar Dean Hart, OD, ahli kacamata dan profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Columbia. 

"Namun, seiring dengan bertambahnya ukuran katarak, itu akan menutupi lebih banyak lensa dan akan mendistorsi cahaya yang melewatinya. Akibatnya, Anda bisa mendapatkan penglihatan ganda dalam satu mata jika hanya mata yang memiliki katarak,” lanjutnya.

Itulah deretan tanda katarak yang terkadang tidak disadari. Bila Anda mengalami satu atau lebih tanda di atas, segera periksakan ke dokter spesialis mata. Namun begitu, ada lo cara untuk mencegah datangnya katarak. Antara lain dengan memeriksakan mata secara rutin, melindungi mata dari paparan sinar UV dengan menggunakan kacamata hitam atau topi, serta selalu menjaga gaya hidup sehat.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar