Sukses

Masalah Kesehatan Mulut yang Sering Terjadi pada Bayi

Beberapa masalah kesehatan mulut kerap terjadi pada bayi. Kondisi ini biasanya menyebabkan bayi sulit makan dan rewel.

Klikdokter.com, Jakarta Sejak si Kecil lahir, gusi, lidah, dan langit-langit mulut pada bayi pada umumnya sudah berkembang dengan baik dan siap untuk menyusu. Namun, seiring pertumbuhannya, masalah kesehatan mulut juga bisa terjadi pada bayi. Kondisi ini tak jarang membuat orang tua panik. Hal ini biasanya berdampak pada perubahan perilaku dan selera makan bayi.

Sebagai saluran pencernaan teratas, mulut terdiri dari gigi, gusi, lidah, dan otot-otot mulut yang berfungsi untuk menjalankan fungsi pencernaan secara mekanik. Ada juga air liur yang berfungsi untuk menjalankan fungsi pencernaan secara enzimatik. Peran mulut sangat besar dalam sistem pencernaan. Itulah sebabnya, penting sekali menjaga kesehatan mulut. 

Masalah kesehatan mulut bayi

Sama halnya dengan oang dewasa, bayi juga bisa mengalami masalah kesehatan mulut. Jadi, apa saja gangguan kesehatan pada mulut yang kerap dialami oleh si Kecil? Berikut ulasannya:

  • Bercak putih dalam mulut (thrush)

Bercak putih dalam mulut sering sekali dialami bayi. Biasanya, bercak ini muncul di dalam bibir, bagian dalam pipi, lidah, atau langit-langit. Bercak-bercak ini bisa merupakan sisa susu yang diminum oleh bayi atau merupakan infeksi jamur. 

Bercak putih akibat sisa susu biasanya mudah dibersihkan dengan jari yang dilapisi kain kasa. Sementara itu, bercak putih akibat jamur lebih sulit dibersihkan dan menyebabkan rasa sakit bahkan berdarah jika dibersihkan.

Bercak putih dalam mulut bayi akibat infeksi jamur biasanya terjadi karena daya tahan tubuh bayi masih belum matang. Akibatnya, mudah terjadi infeksi jamur spesies Candida. Jamur ini banyak terdapat di lingkungan sekitar sehingga penting sekali menjaga kebersihan tangan, alat pumping, botol minum dan alat makan bayi, serta mainan-mainan dan teething

Bercak putih dalam mulut akibat jamur harus diobati oleh dokter dengan antijamur. Seiring dengan pertambahan usia, frekuensi terjadinya gangguan ini semakin jarang. Itu karena daya tahan tubuh bayi semakin matang, kecuali pada anak dengan gangguan daya tahan tubuh, seperti HIV.

  • Tanda-tanda pertumbuhan gigi

Sejak usia 6 bulan, gigi bayi pada umumnya sudah mulai tumbuh satu per satu. Pertumbuhan gigi pada bayi ditandai dengan pembengkakan gusi, air liur yang lebih banyak dari biasanya, dan terlihat atau terabanya gigi kecil dalam mulutnya yang akan tumbuh. 

Hal ini dapat menyebabkan sebagian bayi malas makan atau menyusu karena nyeri sehingga kerap membuat orang tua khawatir. Antinyeri seperti parasetamol dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan gusi. Bayi pun dapat lebih nyaman dalam proses pertumbuhan gigi tersebut. 

Periode ini akan terjadi berberapa kali di awal kehidupan seiring dengan tahapan pertumbuhan gigi bayi. Jangan lupa untuk membersihkan gigi bayi setelah dia mulai memiliki beberapa gigi. 

  • Toung tie

Ikatan lidah (tongue tie) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi lidah yang sulit bergerak akibat adanya jaringan halus dan tipis di bawah lidah (frenulum) yang menghubungkannya dengan dasar mulut. Tidak semua tounge tie berbahaya dan harus dipotong. 

Hanya beberapa jenis tounge tie saja yang perlu dipotong oleh dokter, seperti jika bayi mengalami kesulitan makan, minum, atau bicara. Namun, jika tidak ada gangguan makan, minum, dan berbicara, maka tounge tie tidak perlu dipotong. 

Bagaimanapun juga semua tindakan medis tindakan yang sederhana sekalipun – seperti pelepasan tounge tie – memiliki risiko yang mungkin terjadi. Itulah mengapa pemotongan tounge tie harus sesuai indikasi klinis. 

Itulah tiga masalah kesehatan mulut yang bisa terjadi pada bayi. Bila kondisi di atas dialami oleh bayi Anda, jangan panik. Bila masih bisa diatasi sendiri di rumah – seperti bercak putih akibat susu atau tumbuhnya gigi – segera tangani dengan hati-hati. Namun, bila Anda membutuhkan pertolongan medis, jangan ragu bawa si Kecil ke dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar