Sukses

Implan Payudara Bisa Memengaruhi Kualitas ASI?

Implan payudara biasa dilakukan wanita yang kurang puas dengan ukuran payudara mereka. Tapi, apakah itu bisa memengaruhi kualitas ASI?

Klikdokter.com, Jakarta Payudara bisa dibilang merupakan aset bagi para wanita, terutama yang sudah menjadi ibu. Tidak melulu soal kecantikan, payudara juga merupakan sumber Air Susu Ibu (ASI). Tapi, bagi para ibu yang melakukan implan payudara, apakah itu bisa memengaruhi kualitas ASI?

Anda tentu sudah tahu, ASI adalah asupan terbaik bagi bayi. Bahkan, setiap bayi biasanya diwajibkan mendapat ASI eksklusif sekurang-kurangnya selama 6 bulan. Setelah itu, Anda akan tetap disarankan untuk memberikan ASI dengan asupan penunjang (MPASI) hingga bayi berusia 2 tahun.

Namun, kekhawatiran menyeruak bagi para ibu yang melakukan implan payudara. Sebagaimana diketahui, banyak juga wanita yang kurang percaya diri dengan payudara milik mereka, entah karena terlalu kecil atau memang bentuknya dirasa tidak pas.

Oleh sebab itu, banyak wanita yang akhirnya memutuskan melakukan implan agar payudara bisa terlihat lebih menarik. Implan payudara ini biasanya dilakukan dengan prosedur operasi.

Apakah implan payudara memengaruhi kualitas ASI?

Pertanyaan di atas mungkin menjadi pertanyaan banyak orang atau ibu menyusui yang ingin melakukan implan. Tentu tidak ada seorang ibu yang mau kalau sampai kualitas ASI terganggu.

Namun, menurut dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter, implan payudara tidak akan memengaruhi produksi ASI dan kualitas di dalamnya. Hal ini karena implan payudara biasanya dilakukan jauh dari saluran yang menyalurkan ASI.

"Saat wanita melakukan implan payudara, itu artinya implannya ditaruh di belakang jaringan payudara, sehingga jauh dari saluran-saluran yang menyalurkan ASI. Jadi, tidak akan berpengaruh pada produksi dan kualitas ASI yang ada," ujar dr. Nabila.

Memang, prosedur pemasangan implan tidak akan melibatkan saluran atau area payudara penghasil air susu. Bahan implan yang sekarang umum digunakan pun hampir tidak mungkin akan masuk ke dalam air susu.

Ada prosedur implan yang memengaruhi ASI

Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati. Pasalnya, ada juga prosedur operasi implan payudara yang bisa memengaruhi ASI Anda.

Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons dari KlikDokter, implan yang dimasukkan ke depan otot dinding dada, cara ini mungkin bisa memengaruhi ASI. Berbeda halnya dengan  implan yang dimasukkan melalui lipatan payudara, lalu dimasukkan ke belakang otot dinding dada, yang tidak akan memengaruhi ASI.

"Selain itu, prosedur yang membuat luka di sekitar areola agar tidak terlalu jelas bekas lukanya, ini juga yang dapat mengganggu produksi ASI," ujar dr. Jesslyn.

Beberapa studi juga menemukan adanya beberapa komplikasi yang dapat menghalangi sang ibu untuk menyusui. Beberapa komplikasi dari implan payudara tersebut, antara lain adalah:

  • Pemendekan permanen dari kulit dan – atau – jaringan di bawah payudara yang menyebabkan deformitas dan keterbatasan gerak (kontraktur).
  • Terbentuknya hematoma, yaitu penumpukan darah tidak normal di pembuluh darah.
  • Infeksi dan nyeri.

Itulah tiga hal yang bisa mengakibatkan ibu dengan implan payudara jadi tidak bisa memberikan ASI pada bayinya.

Jadi, bagi Anda yang ingin melakukan implan payudara, tapi takut bisa memengaruhi kualitas ASI, lebih baik berpikir dua kali untuk melakukannya. Memang, di satu sisi sama sekali tidak masalah, tapi ada juga implan payudara yang berisiko memengaruhi ASI Anda. Jika Anda tetap bersikeras ingin melakukannya, maka pilihlah prosedur yang paling aman dan sebelumnya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar