Sukses

Mati Rasa dan Kesemutan Hal Biasa Saat Hamil?

Wanita yang mengandung kerap mengeluh mati rasa dan kesemutan di beberapa bagian tubuhnya saat hamil. Apakah kondisi ini wajar?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu keluhan yang paling sering dialami para ibu hamil adalah mati rasa (kebas) atau kesemutan di beberapa bagian tubuh. Ketika mengalami mati rasa dan kesemutan saat hamil tentu akan sangat menjengkelkan dan tidak nyaman. Akan tetapi, apakah itu hal yang wajar terjadi?

Saat hamil, seorang wanita biasanya akan “berperang” dengan segala macam sakit, termasuk mati rasa dan kesemutan di beberapa bagian tubuh seperti di tangan, jari, kaki, dan punggung. Kondisi yang tidak nyaman tersebut sering memaksa ibu hamil untuk duduk sejenak atau tiduran demi mengurangi rasa yang tidak nyaman tersebut.

Mati rasa dan kesemutan adalah hal yang wajar?

Ya, mati rasa dan kesemutan pada ibu hamil memang sering mengganggu aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, ternyata kondisi itu bukan masalah besar.

Sebagian besar kasus mati rasa dan kesemutan dalam masa kehamilan tidak perlu dikhawatirkan. Selain itu, keduanya juga sangat umum terjadi pada ibu hamil.

Hal tersebut diperkuat dengan pendapat dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter. Ia menyatakan bahwa mati rasa dan kesemutan pada ibu hamil bukan masalah sama sekali.

"Mati rasa dan kesemutan pada ibu hamil adalah hal yang wajar asal tidak terjadi terlalu sering. Saat hamil, perut akan membesar. Kondisi ini akhirnya menekan syaraf-syaraf dan aliran balik yang ada di pangkal paha. Gangguan aliran balik dan penekanan syaraf yang terjadi di sekitar pangkal paha bisa menyebabkan kram dan kesemutan sesaat di kaki," ujar dr. Dyan Mega.

Namun, dr. Dyan Mega juga menyebut, jika kondisi tersebut terjadi terlalu sering atau dalam durasi yang sangat lama dalam satu waktu, Anda perlu mewaspadainya. Anda perlu segera memeriksanya ke dokter kandungan.

"Sebab, bisa jadi ada gangguan elektrolit di dalam tubuh, apalagi pada trimester awal. Hal ini bisa disebabkan karena adanya gangguan mual dan muntah pada trimester awal, sehingga dapat mengganggu keseimbangan elektrolit yang berujung pada mati rasa atau kesemutan," jelasnya.

Menurut dr. Dyan Mega, mati rasa dan kesemutan bisa terjadi di bagian tubuh mana pun. Akan tetapi, paling sering terjadi di kaki bagian bawah atau sekitar perut ke bawah.

"Namun pada kasus-kasus tertentu, bukan tidak mungkin akan terjadi di bagian tubuh lain. Hanya saja, kalau keluhannya ringan dan tidak sampai mengganggu aktivitas, itu tidak masalah sama sekali," tegasnya.

1 dari 2 halaman

Gejala mati rasa dan kesemutan pada kehamilan

Ada beberapa gejala mati rasa dan kesemutan yang biasanya dirasakan saat masa kehamilan, yakni:

  • Anda mungkin mengalami mati rasa dan kesemutan sebagai perasaan "jepit dan jarum", kehilangan sensasi, rasa terbakar atau kesemutan yang memancar yang disertai dengan rasa sakit.
  • Anda bisa merasakan gejala itu saat bangun tidur, di tengah malam, atau saat melakukan gerakan tertentu dengan tubuh.
  • Bagi sebagian besar wanita, gejala-gejala ini mulai muncul menjelang pertengahan atau akhir kehamilan, seiring dengan pertambahan berat badan dan peningkatan retensi cairan.

Penyebab mati rasa dan kesemutan pada kehamilan

Wanita hamil dapat menyalahkan hormon serta perubahan tubuh yang dialami untuk sensasi mati rasa dan kesemutan. Sebab, ketika hormon relaxin – yang memungkinkan ligamen Anda meregang selama kehamilan dan persalinan – meningkat, postur dan pusat gravitasi tubuh mungkin bergeser.

Akibatnya, syaraf Anda mungkin terjepit, sehingga menyebabkan rasa sakit dan kesemutan pada kaki, paha, punggung, dan bokong.

Demikian pula ketika rahim Anda tumbuh lebih berat dan lebih penuh, hal ini bisa membuat ketegangan yang tidak biasa pada otot, ligamen, dan saraf. Pada akhirnya, ini juga bisa berkontribusi terhadap sensasi mati rasa dan kesemutan.

Ketika Anda bergerak menuju trimester kedua kehamilan, pembengkakan tangan dan kaki sering terjadi karena retensi air. Pembengkakan ini dapat menyebabkan perasaan mati rasa dan kesemutan di ekstremitas dan juga dapat membuat tekanan pada saraf di pergelangan tangan, punggung, kaki, paha, dan belakang.

Jadi, mati rasa dan kesemutan adalah dua hal wajar yang terjadi pada saat hamil. Jadi, untuk Anda yang sedang hamil, tidak perlu mengkhawatirkannya. Akan tetapi, kalau terjadi dalam waktu yang lama dan sudah sangat mengganggu, lebih baik periksakan diri ke dokter.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar