Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cara Cepat Hamil yang Alami dan Terbukti Efektif

Ingin segera memiliki atau menambah momongan? Ini cara cepat hamil yang terbukti efektif dan bisa Anda terapkan bersama pasangan.

Klikdokter.com, Jakarta Kehadiran buah hati di tengah-tengah keluarga menjadi sesuatu yang paling dinanti. Tak heran, sebagian pasangan yang telah terikat dalam janji suci berupaya sekuat tenaga agar kehamilan bisa segera terjadi. Saking inginnya, tak sedikit pasangan yang bahkan rela mengorek informasi mengenai cara cepat hamil, baik melalui omongan orang lain maupun internet.

Jangan buru-buru. Kendalikan diri Anda dan pasangan agar kondisi psikologis tidak ikut bergejolak lantaran memikirkan untuk segera memiliki momongan. Jika Anda dan pasangan tidak mengendalikan diri, stres akan lebih mudah terjadi. Pada akhirnya, kesehatan Anda dan pasangan malah terganggu dan kesuburan juga ikut menurun.

“Dari sekian banyak persiapan kehamilan, langkah paling awal yang perlu diprioritaskan adalah menjaga kondisi kesehatan tubuh calon ayah dan ibu,” ungkap dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Cara cepat hamil

Untuk mempersiapkan kondisi kesehatan agar bisa cepat hamil, dr. Nadia mengatakan bahwa Anda dan pasangan perlu terlebih dahulu melakukan medical check-up. Jika hasilnya normal dan tidak ada sesuatu yang bermasalah, barulah “perjuangan” agar cepat hamil bisa segera dimulai.

Berikut adalah beberapa cara cepat hamil yang bersifat alami dan terbukti efektif:

  • Menerapkan gaya hidup sehat

Tahukah Anda bahwa menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh juga berpengaruh pada tingkat kesuburan? Ya, jika ingin cepat memiliki momongan, wanita perlu kondisi sel telur yang berkualitas dan pria butuh kondisi sperma yang prima.

Untuk menjaga kualitas dan kesehatan sel telur maupun sperma, Anda dan pasangan mesti menghindari konsumsi alkohol, berhenti merokok, mencukupi kebutuhan gizi setiap hari dengan meningkatkan porsi sayur dan buah-buahan, serta berolahraga secara rutin dan teratur.

Anda juga bisa mengonsumsi multivitamin jenis tertentu agar kebutuhan gizi tubuh benar-benar terpenuhi, sehingga tingkat kesuburan juga mumpuni untuk membuat Anda cepat hamil. Untuk mengetahui jenis multivitamin serta dosis yang paling tepat, berkonsultasilah dengan dokter.

  • Hindari penggunaan alat kontrasepsi

Segala jenis alat kontrasepsi memiliki fungsi utama untuk menurunkan kesempatan untuk hamil. Dikatakan oleh dr. Nadia, hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi dapat dengan signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin cepat hamil, hindari penggunaan alat kontrasepsi jenis apa pun, termasuk kondom, KB hormonal, pil KB, KB spiral, atau lainnya. Jangan sungkan untuk berkonsulasi lebih lanjut dengan dokter jika Anda ragu untuk menghentikan penggunaan alat kontrasepsi karena alasan tertentu.

  • Seks pada masa subur 

Masa subur dapat diketahui dengan menghitung rata-rata siklus haid yang terjadi secara teratur selama tiga bulan terakhir. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, masa subur berlangsung selama 6 hari, yaitu pada 2 hari sebelum hingga 3 hari setelah ovulasi.

“Masa subur terjadi sekitar 14 hari sebelum haid berikutnya. Apabila siklus haid rata-rata 28 hari, wanita akan mengalami masa subur di sekitar hari ke-14,” kata dr. Andika.

“Anggap hari pertama Anda haid adalah 17 Maret. Dengan asumsi siklus haid rata-rata 28 hari, Anda akan mengalami masa subur tanggal (17+14) = 31 Maret. Masa subur dimulai sejak (31-2) = 29 maret hingga (31+3) = 3 April,” dr. Andika memberikan penjelasan.

Di luar masa subur, Anda juga bisa tetap berupaya melakukan hubungan seks agar cepat hamil, asalkan tidak bertabrakan dengan perdarahan saat haid. Tidak perlu melakukan posisi seks tertentu. Lakukanlah posisi seks yang membuat Anda dan pasangan merasa nyaman.

  • Lengkapi dengan melakukan hal-hal ini

Agar kemungkinan hamil meningkat, wanita dianjurkan untuk berbaring di tempat tidur selama 10–15 menit setelah berhubungan seks. Saran dari dr. Nadia, sebaiknya tidak mengangkat kaki terlalu tinggi agar sperma dapat dengan mudah masuk dan tetap berada di dalam serviks.

Selain itu, dr. Nadia juga menyarakan agar Anda memperhatikan frekuensi dalam melakukan hubungan seksual. Sekalipun pada rentang masa subur wanita, Anda sebaiknya hanya melakukan hubungan seksual sebanyak 2–3 kali dalam satu minggu. 

“Frekuensi hubungan seksual yang terlalu sering bisa berdampak kurang baik bagi pria maupun wanita. Pada pria, seks terlalu sering bisa meningkatkan risiko kanker prostat dan ejakulasi dini. Sedangkan pada wanita, seks terlalu sering bisa meningkatkan risiko kanker serviks,” tuturnya.

Jika upaya Anda dan pasangan masih menemui kegagalan setelah melakukan beragam cara cepat hamil seperti yang telah dijelaskan, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk skrining lebih dalam. Hal ini dilakukan sebagai upaya lanjutan agar bisa cepat hamil. Jangan menyerah, teruslah berusaha dan mencoba sambil berdoa. 

(NB/ RVS)

4 Komentar

  • Siti Saadah

    dok kenpa yh saya setiap udah hubungn beberapa jam kemudian ai mani kita ber dua ituh suka keluwar padahal sudah lama mengendap di pagina rahim dok. mapa jika saya menanykn hal yng jorok seprti ini tong info nya dok.

  • Siti Saadah

    dok kenpa yh saya setiap udah hubungn beberapa jam kemudian ai mani kita ber dua ituh suka keluwar padahal sudah lama mengendap di pagina rahim dok. mapa jika saya menanykn hal yng jorok seprti ini tong info nya dok.

  • gima cara menghitung masa subur ketika haid tdk normal mohon infonya🙏