Sukses

5 Gejala Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan

Kolesterol tinggi, awal mula penyakit jantung dan stroke. Kenali gejala dan tandanya sejak dini, agar Anda tak jadi korban berikutnya!

Klikdokter.com, Jakarta Kondisi kolesterol tinggi sangat membahayakan kesehatan tubuh. Pasalnya, keadaan ini adalah cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke yang dapat dengan mudah merenggut nyawa penderitanya. Untuk itu Anda perlu mengenali sejumlah gejala kolesterol tinggi sehingga Anda bisa melakukan langkah-langkah antisipasi.

Perlu Anda ketahui bahwa kolesterol adalah senyawa dengan konsistensi menyerupai lilin yang ditemukan dalam darah manusia. Senyawa ini sebenarnya berfungsi untuk pembentukan sel-sel baru yang menunjang fungsi tubuh. Namun, apabila kadar kolesterol terlalu berlebihan (hiperkolesterolemia), peluang terjadinya penyakit jantung, kelainan pembuluh darah, serta penyakit kronis berbahaya lainnya akan meningkat berkali-kali lipat.

Akibat kolesterol tinggi, terjadinya penumpukan lapisan lemak di sepanjang pembuluh darah tak bisa dihindari lagi. Jika kondisi ini terus terjadi, kolesterol akan terus terakumulasi dan nantinya bakal menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan memperberat kinerja jantung.

Adapun jenis kolesterol berdasarkan kandungan lipoprotein yang terkandung di dalamnya, yaitu:

  • Kolesterol jahat (low-density lipoprotein / LDL)

Kolesterol jahat (LDL), mengangkut partikel kolesterol ke seluruh tubuh Anda. Kolesterol LDL menumpuk di dinding arteri, membuatnya keras, dan sempit. Nilai normal dari LDL di tubuh adalah kurang dari 100 mg/dL

  • Kolesterol baik (high-density lipoprotein / HDL)

Kolesterol baik (HDL) berfungsi untuk mengambil kelebihan kolesterol dan mengangkut kembali ke liver. Nilai normal dari HDL dalam tubuh adalah 50 mg/dL atau lebih tinggi. Meski belum pasti, penelitian percaya bahwa kadar kolesterol HDL yang tinggi berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

  • Trigliserida 

Trigliserida biasanya akan menjadi parameter dari profil lipid―sejenis lemak dalam darah. Memiliki kadar trigliserida yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kadar normal dari trigliserida adalah kurang dari 200 mg/dL.

1 dari 2 halaman

Deteksi dini gejala kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi sebenarnya tidak memiliki gejala yang jelas. Namun, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya suatu kondisi lanjutan yang memiliki gejala khas, termasuk angina, tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit pembuluh darah lainnya. 

Berikut tanda dan gejala yang mungkin muncul akibat kolesterol tinggi yang terjadi menahun:

  1. Plak kekuningan pada kulit

Pertumbuhan jaringan lunak berwarna kekuningan atau lesi pada kulit yang menyerupai gumpalan plak disebut xanthoma atau xanthelasma. Adanya kondisi ini dapat mengindikasikan kecenderungan genetik untuk masalah kolesterol. 

  1. Nyeri dada

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan gejala berupa nyeri di area sekitar dada (angina). Nyeri kadang bersifat tumpul, menjalar hingga ke belakang bahu, dan terasa kebas hingga lengan bawah. 

Rasa nyeri yang muncul merupakan pertanda bahwa telah terjadi penumpukan plak kolesterol pada arteri dan menimbulkan komplikasi pada jantung. 

  1. Dada berdebar

Plak kolesterol pada pembuluh darah membuat jantung harus bekerja keras untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini akan berimbas pada gejala dada terasa berdebar-debar lebih cepat dan keras, yang menandakan bahwa jantung Anda memaksakan diri untuk terus memompa darah.

  1. Kaku otot leher, nyeri kepala dan mudah mengantuk

Pada beberapa kasus kolesterol tinggi, gejala nyeri kepala, otot leher terasa tegang dan mudah mengantuk juga bisa saja terjadi. Hal ini disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah yang akan mengurangi elastisitas arteri, sehingga pembuluh darah lebih kaku. Hal ini kemudian memicu peradangan pada sel-sel, sehingga asupan oksigen otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup

  1. Impotensi atau disfungsi ereksi

Pada pria, impotensi atau disfungsi ereksi juga bisa menjadi pertanda dari adanya kolesterol tinggi. Sebab, arteri yang tersumbat oleh plak kolesterol membuat penis tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang memadai, sehingga ereksi juga tidak mungkin terjadi.

Apakah Anda mengalami tanda atau gejala yang berkaitan dengan kolesterol tinggi? Jika ya, segera ubah gaya hidup menjadi lebih sehat lagi dan periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Jangan abai dan membiarkan kondisi ini terus berlanjut. Kolesterol tinggi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, yang hingga saat ini terus menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar