Sukses

Ibu Habis Melahirkan, Bolehkah Diet Mayo?

Banyak orang yang mengandalkan diet mayo untuk menurunkan berat badan. Bagaimana dengan ibu yang habis melahirkan?

Klikdokter.com, Jakarta Diet sering menjadi pilihan para ibu yang habis melahirkan untuk menurunkan berat badan. Salah satu jenis diet yang sering dipilih adalah diet mayo. Namun apa ibu habis melahirkan boleh diet mayo? Amankah diet ini bagi mereka?

Diet mayo adalah metode diet yang dilakukan dengan cara membatasi asupan karbohidrat dan garam. Pelaku diet ini harus mematuhi aturan dan larangan selama 13 hari berturut-turut. Apabila dilakukan dengan benar, diet ini menjanjikan penurunan berat badan hingga 7 kg selama siklus 13 hari tersebut.

Diet mayo dikembangkan oleh ahli diet di Mayo Clinic di Amerika Serikat. Diet tersebut berdasarkan buku “Mayo Clinic Diet” yang pertama diterbitkan tahun 1949 dan diperbarui pada tahun 2017.

Diet ini menggunakan piramida makanan sebagai panduan gizi. Piramida tersebut menempatkan sayur dan buah sebagai konsumsi terbanyak, kemudian disusul oleh asupan karbohidrat, daging, produk susu, serta lemak. Sementara untuk makanan manis, jumlahnya asupan hariannya sangat dibatasi.

Meski piramida tersebut mendefinisikan karbohidrat sebagai roti dan biji-bijian, tetapi beberapa jenis sayuran berpati, seperti jagung dan kentang, juga dikategorikan sebagai karbohidrat dalam diet ini.

Diet mayo juga mendorong pelakunya untuk membatasi ukuran porsi makan dan mengajari untuk merencanakan menu makan berdasarkan piramida makanan.

Bolehkah diet mayo dilakukan sehabis melahirkan?

Menurut dr. Devia Irina Putri dari KlikDokter, metode diet apa pun tidak dianjurkan untuk wanita sehabis melahirkan. Ini karena mereka butuh asupan nutrisi dalam tubuh dan produksi ASI saat menyusui bayi. 

“Diet mayo yang membatasi asupan garam justru membuat asupan cairan dalam tubuh jadi berkurang. Ini karena garam mengandung sodium yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kekurangan karbohidrat juga akan membuat badan lemas karena tidak ada energi yang terbakar dalam tubuh,” jelas dr. Devia.

“Apabila tubuh ibu lemas, kondisi tersebut akan memengaruhi jumlah produksi ASI yang dihasilkan. Kalau sudah begini, bayi pun akan terkena imbasnya,” tambahnya.

1 dari 2 halaman

Menurunkan berat badan pasca melahirkan

Selama kehamilan, peningkatan berat badan terjadi secara bertahap. Untuk menurunkannya pun sebaiknya juga demikian. Pada 2-4 minggu pertama, sebaiknya Anda lebih fokus terhadap bayi dengan memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan beradaptasi mengurus bayi. Setelah itu, penurunan berat badan 0,5 kg per minggu dianggap aman untuk ibu menyusui.

Meski diet mayo atau diet jenis apa pun tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh para wanita pascapersalinan, tetapi masih ada cara lain yang bisa dilakukan sebagai upaya menurunkan berat badan yang lebih aman.

  1. Menyusui

“Salah satu cara menurunkan berat badan dengan cara yang sehat adalah dengan menyusui bayi, langsung maupun perah. Beberapa penelitian membuktikan bahwa memberikan ASI secara langsung pada bayi, bisa membakar sekitar 425-700 per harinya,” ujar dr. Devia.

  1. Olahraga

Hamil dan melahirkan bukan penghalang Anda untuk berolahraga. Faktanya, olahraga teratur setelah melahirkan bisa membantu penurunan berat badan dan mengencangkan kembali otot-otot tubuh.

“Anda bisa melakukan olahraga kecil-kecilan seperti senam aerobik atau senam kegel untuk menurunkan dan mengencangkan otot-otot yang hilang. Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya secara rutin untuk mendapatkan bentuk badan ideal setelah melahirkan,” kata dr. Devia. 

  1. Minum air putih 

Selain terhindar dari dehidrasi, memperbanyak minum air putih juga bisa mencegah Anda terhindar dari obesitas. Air yang masuk ke dalam tubuh akan bikin lebih kenyang, sehingga tidak makan terlalu banyak. Tak hanya itu, banyak minum air putih juga dapat meningkatkan produksi ASI.

  1. Menjaga asupan makanan

Bukan dengan melakukan diet ketat, tetapi cobalah untuk mengendalikan asupan makanan. 

“Makan sering dengan porsi sedikit merupakan cara paling gampang untuk membantu menurunkan berat badan pasca melahirkan. Pilih camilan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Anda juga bisa mengonsumsi roti gandum dan yoghurt rendah lemak sebagai menu sehari-hari,” kata dr. Devia memaparkan.

Bukannya mutlak tidak diperbolehkan, tetapi ibu yang habis melahirkan sangat tidak disarankan untuk melakukan diet mayo atau diet apa pun. Fokuslah untuk memenuhi nutrisi bayi dengan menyusui dan lakukan penurunan berat badan secara bertahap dengan melakukan cara-cara yang di atas. Atau jika sudah tidak menyusui lagi, barulah Anda bisa ikut program diet yang sesuai dengan kondisi tubuh.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar