Sukses

Jangan Sembarangan Memberi Obat Alergi pada Bayi, Ini Bahayanya!

Anda sebaiknya tidak sembarangan memberi obat alergi pada bayi Anda. Ada risiko tertentu yang harus Anda waspadai.

Klikdokter.com, Jakarta Sedang viral di media sosial seorang asisten rumah tangga (ART) sembarangan memberi obat alergi jenis cetirizine yang dicampurkan ke dalam susu kepada bayi yang dijaganya. ART ini bermaksud agar sang anak tertidur pulas. Namun sebenarnya, apa yang dilakukan ART itu sangat berbahaya.

Kisah berawal saat orang tua si bayi, Vierza Belinna, menemui kejanggalan saat anak keduanya yang masih berusia 4 bulan tidur sangat pulas. Si Kecil tertidur lelap dari saat dia pulang kerja hingga keesokan harinya. Padahal, bayi usia 4 bulan biasanya akan bangun setiap 2 jam untuk minum susu.

Kejanggalan makin terasa ketika pada akhir pekan, di mana anaknya tidak diasuh oleh ART, sulit sekali untuk ditidurkan. Seandainya bisa tidur, si bayi pasti bangun setiap beberapa jam sekali untuk minum susu. Setelah ditelisik lebih dalam, orang tua bayi menemukan bahwa susu anaknya dicampur dengan obat alergi cetirizine.

Meski awalnya mengelak, ART akhirnya mengaku melakukan tindakan itu supaya bayi tidak rewel selama dijaga olehnya. Sebagaimana diketahui, obat alergi memang biasanya bisa bikin mengantuk seseorang yang meminumnya.

Kenali obat cetirizine

Cetirizine adalah obat untuk membantu meredakan gejala-gejala alergi, seperti alergi serbuk bunga, alergi debu, alergi makanan, kulit bengkak, kulit merah gatal-gatal, kulit bentol, dan bersin-bersin atau ingusan karena alergi. 

Obat ini bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu (histamin) yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. Akan tetapi, cetirizine tidak dapat mencegah gatal atau mengobati reaksi alergi serius (misalnya anafilaktik).

Obat ini masuk dalam golongan keras dan biasanya dalam bentuk tablet atau sirup. Efek samping yang mungkin terjadi antara lain sakit kepala, pusing, mengantuk, agitasi, mulut kering, rasa tidak enak pada pencernaan, serta reaksi hipersensitivitas (reaksi kulit dan angioedema).

Penggunaan obat ini harus dengan resep dari dokter. Artinya, Anda tidak boleh sembarangan meminumnya atau memberikannya kepada orang lain.

Bahaya jika diberikan kepada bayi

Sembarangan memberi obat alergi pada bayi ini sebenarnya sangat berbahaya. Kalau orang dewasa saja harus sesuai rekomendasi dari dokter, berarti penggunaan pada anak – dalam hal ini bayi – harus benar-benar ketat.

Efek samping dari kebanyakan obat alergi adalah rasa kantuk. Akan tetapi, sebenarnya ada bahaya lainnya jika obat ini dikonsumsi sembarangan.

Menurut dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, cetirizine jika diberikan tidak sesuai dengan dosis sangat berbahaya bagi organ hati. Sebagai informasi, cetirizine dimetabolisme di dalam hati.

"Anak kecil itu kan beda dengan orang dewasa. Kalau orang dewasa kan ada dosisnya, kalau anak-anak biasanya dosisnya beda dan biasanya jauh lebih kecil. Kalau sampai si ART cuma menerka-nerka atau merasa memberi sedikit dosisnya, tetap saja ada risikonya," ujar dr. Dejandra saat dikonfirmasi.

"Utamanya bisa memicu kerusakan hati karena organ hati yang bertugas memetabolisme obat ini. Kalau kelebihan dosisnya, ini bisa meracuni organ hati," ucap dokter yang kerap disapa Derry itu.

Kasus yang dipaparkan di atas sebaiknya menjadi pelajaran bagi siapa pun, terutama para orang tua. Efek sembarangan memberi obat alergi pada bayi bahkan dapat dirasakan jangka panjang. Selain itu, penggunaan obat alergi cetirizine yang sesuai dosis tak hanya berbahaya bagi bayi atau anak. Anda pun, bila menggunakan tidak sesuai dosis dan aturan, dapat mengalami efek samping berbahaya. Karena itu, jangan sembarangan dalam mengonsumsi obat-obatan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar