Sukses

Kurangi Mengidam dengan Menikmati Pemandangan Hijau

Apakah Anda kerap mengidam sesuatu, seperti makanan atau merokok? Hal ini sebenarnya dapat dikurangi dengan melihat pemandangan hijau!

Klikdokter.com, Jakarta Menghabiskan waktu di alam terbuka sudah terbukti membawa keuntungan secara fisik maupun psikis. Namun, sebuah studi baru menyebutkan bahwa hanya melihat pemandangan alam dari jendela kamar saja dapat memberi manfaat bagi kesehatan, sekaligus mengurangi mengidam atau keinginan terhadap sesuatu.

Efek positif melihat pemandangan hijau

Berdasarkan penelitian, melihat pemandangan hijau dari rumah terbukti mengurangi mengidam yang tidak sehat. Pada tahun 2018, suatu penelitian membuktikan bahwa berjalan di alam terbuka dapat menurunkan hormon kortisol – yang berperan dalam stres - serta meningkatkan suasana hati secara signifikan.

Awal tahun 2019 ditemukan bahwa memiliki akses terhadap lahan hijau selama masa kecil menurunkan risiko seseorang mengidap masalah psikis di kemudian hari.

Studi dari University of Plymouth, Inggris, membuktikan bahwa hanya dengan memandang pemandangan hijau, contohnya dari jendela kamar ke kebun belakang rumah, dapat mengurangi frekuensi dan intensitas mengidam yang memiliki efek samping negatif, seperti camilan, alkohol, maupun tembakau.

Studi ini merupakan yang pertama untuk mengeksplorasi hal tersebut dan dapat digunakan untuk program kesehatan masyarakat serta perlindungan lingkungan di kemudian hari.

Sukarelawan yang berjumlah 149 orang dan berusia 21-65 tahun ditanyakan adakah dampak yang dirasakan setelah menikmati pemandangan alam, mengenai frekuensi, intensitas mengidamkan sesuatu, apa saja yang sering kali mereka idamkan, serta dampaknya terhadap kesehatan emosional masing-masing.

Sebagai bagian dari survei, ukuran lahan hijau dari tiap sukarelawan serta akses terhadap pemandangan hijau dari rumah, pun diperhatikan. Begitu juga dengan akses terhadap lahan hijau pribadi maupun komunitas, dan seberapa sering mereka menggunakannya.

Ternyata, individu yang memiliki akses terhadap lahan hijau pribadi maupun komunitas memiliki sifat mengidam yang lebih jarang dan tidak intens, juga yang memiliki akses terhadap pemandangan hijau sebanyak 25 persen dari luas area rumah, memiliki keuntungan yang sama.

Hal ini memperlihatkan bahwa akses terhadap alam memang secara positif berdampak terhadap berbagai aspek kesehatan.

1 dari 2 halaman

Tips untuk mengurangi rasa mengidam

Mengidam sesuatu berkontribusi terhadap berbagai perilaku yang merusak kesehatan seperti merokok, konsumsi alkohol maupun makanan yang berlebih. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko kanker, obesitas, serta diabetes. Untuk menurunkan rasa mengidam tersebut, memandangi lahan hijau merupakan suatu langkah awal yang baik sebagai solusinya.

Secara umum, ada pula beberapa cara lain untuk membantu mengurangi rasa mengidam Anda, baik terhadap kebiasaan buruk maupun makanan dan minuman. Jika Anda tidak memiliki akses terhadap pemandangan hijau di rumah, beberapa metode di bawah ini dapat dikombinasikan demi mengurangi rasa ngidam tersebut:

  1. Konsumsi air putih

Terkadang, tubuh salah mengartikan sinyal ketika Anda merasa sedang mengidam sesuatu namun sebetulnya sedang haus. Ketika rasa mengidam datang, cobalah konsumsi segelas besar air putih dan tunggu beberapa menit. Jika rasa mengidam hilang, berarti kemungkinan besar tubuh Anda sedang haus saja.

  1. Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik

Jalan kaki dengan cepat selama 15 menit ternyata mampu mengurangi rasa mengidam dibandingkan duduk secara pasif. Gunakanlah tangga dibandingkan eskalator ketika Anda sedang ngidam sesuatu.

  1. Permainan mental

Tanyakan kepada diri sendiri, “apakah saya mau mengonsumsi sesuatu?” jika jawabannya ya, maka kemungkinan besar tubuh memang sedang lapar. Jika tidak, kemungkinan yang Anda rasakan hanyalah mengidam.

Tanyakan juga apakah jika dengan meladeni rasa mengidam tersebut akan bermanfaat secara jangka panjang. Karena akibat yang bisa Anda dapatkan adalah sulitnya menurunkan berat badan, risiko masalah kesehatan, serta berkurangnya energi dan mood di hari tersebut. 

  1. Mengurangi stres

Luangkan waktu untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi, misalnya seperti yoga maupun tai chi, sehingga Anda pun terbebas dari stres. Dengan demikian, rasa mengidam akan reda.

  1. Mencegah rasa lapar

Makanlah pada waktu yang sama dan teratur setiap harinya, agar otak serta tubuh terlatih untuk menangkap bahwa ada waktu dimana harus makan maupun tidak.

  1. Konsumsi lebih banyak protein

Pria yang memiliki berat badan berlebih dan meningkatkan konsumsi proteinnya sebanyak 25 persen dalam total konsumsi kalori mereka telah terbukti menurunkan rasa mengidam secara signifikan. Selain itu, jangan lewatkan sarapan, yang juga terbukti mengurangi rasa mengidam Anda.

  1. Rencanakan waktu untuk melakukan apa yang Anda idamkan

Cheating day atau penghargaan setelah Anda bekerja keras seharian harus dikontrol. Atur bagaimana Anda menghargai diri dengan melakukan atau mengonsumsi apa yang diinginkan dalam satu waktu tertentu, sehingga tidak akan berlebihan.

  1. Mengunyah permen karet

Cara ini cukup efektif untuk mengurangi nafsu makan serta rasa mengidam karena adanya proses mengunyah. Perlu Anda ketahui, permen karet juga menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan camilan yang mengandung gula maupun yang berkalori tinggi 

Dengan kombinasi melihat pemandangan hijau serta beberapa teknik di atas, Anda dapat mengurangi rasa mengidam akan sesuatu. Hasilnya konsumsi makanan secara berlebihan bisa dihindari.

Namun, jika upaya melihat pemandangan yang disarankan di atas dirasa masih tidak dapat membantu mengurangi rasa mengidam, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, maupun ahli gizi untuk merancang pola makan Anda, baik untuk diet maupun untuk mengurangi kebiasaan mengidam yang Anda alami. 

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar