Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Bahan Alami yang Aman untuk Dijadikan Pelumas Seks

Ada beberapa bahan alami yang disebut aman untuk dijadikan pelumas seks. Apa saja itu? Simak artikel ini agar Anda tidak salah pilih.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian pasangan, penggunaan pelumas untuk berhubungan seks terkadang memang diperlukan untuk menambah kenikmatan atau mengurangi rasa sakit pada wanita dengan masalah vagina kering. Konon, ada juga beberapa bahan alami yang kabarnya aman untuk dipakai sebagai pelumas seks. Apa saja itu? 

Saat ini, berbagai produk pelumas seks dapat dengan mudah Anda peroleh di apotek maupun minimarket terdekat. Selain terdiri dari berbagai merek, pelumas seks juga memiliki beberapa varian yang tergantung dari bahan dasarnya, mulai dari pelumas air, silikon, hingga minyak. 

Akan tetapi, dalam beberapa kondisi tertentu Anda lupa membelinya. Akibatnya Anda membutuhkan bahan lain yang bisa dijadikan alternatif pengganti pelumas seks komersial tersebut. 

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bahan apa saja yang aman untuk alternatif pelumas seks. Dengan demikian Anda bisa memilih bahan yang  tak menimbulkan efek samping yang buruk bagi tubuh pada saat dan setelah digunakan.

Alternatif alami pelumas seks

Minyak nabati dan mineral adalah beberapa alternatif yang dapat Anda andalkan sebagai pelumas seks. Beberapa jenis minyak nabati dan mineral ini, seperti minyak alpukat, minyak kelapa, dan minyak zaitun, disebut aman saat diaplikasikan di bagian intim, baik pada pria maupun wanita.

Minyak zaitun misalnya, bahan ini dikenal memiliki tekstur yang lebih tebal atau kekentalan yang tinggi, sehingga Anda hanya perlu mengoleskannya sedikit saja dan fungsi pelumasan akan tetap dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Anda jadi tak perlu sering mengoleskannya saat berhubungan. Hal ini berbeda saat Anda menggunakan pelumas seks berbahan dasar air yang dapat mengering dengan cepat.

Namun yang perlu Anda perhatikan, sebelum menggunakan minyak zaitun untuk berhubungan seks, sebaiknya lakukan pengetesan terlebih dahulu di bagian kulit yang lain. Lakukan pengetesan tersebut dengan mengaplikasikannya di kulit lengan untuk mengetahui apakah Anda memiliki reaksi alergi terhadap minyak zaitun.

Meskipun sebagian besar orang tak memiliki reaksi alergi terhadap minyak zaitun, tapi jika Anda adalah salah satu orang yang menunjukkan tanda-tanda alergi, Anda akan merasakan gatal-gatal yang sangat mengganggu. Jika hal ini sampai terjadi, tentu saja Anda harus menghindari penggunaannya sebagai pelumas seks.

Selain itu, tekstur minyak zaitun yang tebal juga membuat minyak ini tak mudah diserap oleh kulit. Oleh karena itu, jika minyak ini mengenai bagian tubuh yang berjerawat, sebaiknya segera dicuci karena akan menyumbat pori-pori dan membuat jerawat Anda semakin memburuk. Jika dibiarkan terlalu lama, maka akan berpotensi juga untuk menyebabkan iritasi hingga infeksi.

Satu lagi yang juga perlu Anda ketahui, pelumas seks berbahan minyak tak direkomendasikan jika Anda berhubungan seks dengan menggunakan kondom.

Pelumas minyak akan bereaksi dengan bahan lateks dari kondom dan membuatnya cepat rusak, bahkan hingga sobek. Akibatnya, kemungkinan Anda terkena penyakit infeksi menular seksual (IMS) dan peluang kehamilan akan semakin besar.

Lalu, minyak juga sulit dibersihkan apabila menodai pakaian dan tempat tidur Anda. Ini sangat berbeda dengan pelumas berbahan dasar air yang selain aman untuk kondom, juga lebih mudah dibersihkan.

Maka dari itu, sebelum menentukan pelumas seks yang akan Anda gunakan, terutama jika akan menggunakan bahan alami untuk pelumas seks, pertimbangkan apa yang menjadi prioritas saat berhubungan seks. Sebelum menggunakannya, kenali juga reaksi tubuh Anda terhadap kandungan pelumas tersebut – termasuk jika Anda membakai pelumas dari bahan alami – agar jangan sampai Anda mengalami efek samping dari pelumas tersebut. 

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar