Sukses

Bisakah Anak dengan Sindrom Williams Tumbuh Normal?

Sindrom Williams mengakibatkan anak lahir dengan berbagai kelainan fisik serta psikis. Bisakah anak dengan sindrom Williams tumbuh normal?

Klikdokter.com, Jakarta Terlahir dengan sindrom Williams – seperti yang dialami anak kedua komedian Dede Sunandar – akan mengharuskan seorang anak bergulat dengan berbagai kelainan fisik serta psikis. Lalu, bisakah anak dengan sindrom Williams tetap dapat tumbuh normal seperti teman-teman sebayanya? Simak penjelasannya di artikel ini.

Kelainan fisik pada penderita sindrom Williams atau William Syndrome bisa sangat bervariasi. Mulai dari tampilan wajah yang khas, gangguan jantung, hingga hambatan kerja ginjal yang sangat berpotensi mengganggu tumbuh kembangnya.

Namun, sebenarnya Anda tidak perlu khawatir jika si Kecil ternyata mengidapnya. Dengan terapi yang tepat dan dukungan optimal dari lingkungannya, seorang anak dengan sindrom Williams tetap dapat tumbuh seperti anak seusianya.

Pengobatan yang tepat

Walau tidak bisa diobati sepenuhnya, terapi medis yang tepat tetap diperlukan untuk mengatasi berbagai gangguan organ yang terjadi. Misalnya pada kelainan jantung, bisa dilakukan berbagai pengobatan, mulai dari pemberian obat minum, operasi minor, hingga operasi yang sifatnya besar.

Pengobatan jantung berdasarkan tipe kelainannya ini mutlak diperlukan, mengingat peran penting organ tersebut untuk kelancaran peredaran darah dan distribusi nutrisi secara keseluruhan.

Kelainan fungsi pompa utama tubuh ini juga bisa meningkatkan risiko gangguan tumbuh kembangnya. Salah satu ancamannya adalah stunting. Berat badan si Kecil jadi sulit bertambah, begitu pula tinggi badannya.

Sama halnya jika si Kecil terdeteksi mengalami gangguan ginjal akibat sindrom Williams ini. Pengobatan dapat diberikan mulai dari obat minum, pembatasan asupan garam, hingga aturan diet tertentu. Dalam hal pengaturan diet, terkadang diperlukan juga konsultasi dengan ahli gizi agar kebutuhannya akan berbagai nutrisi dapat terpenuhi dengan tepat.

1 dari 2 halaman

Terapi psikis untuk anak dengan sindrom Williams

Selain fisik, hal lain yang cukup menonjol dimiliki oleh seorang anak dengan sindrom Williams adalah karakter dan sifatnya yang berbeda dengan anak pada umumnya. Mereka cenderung sangat ramah, sangat sopan, dan senang bersosialisasi.

Sebenarnya hal tersebut bisa menjadi poin plus dalam kehidupan sosialnya. Namun, karena adanya keterbatasan secara fisik, tidak jarang anak dengan sindrom Williams mendapatkan perlakukan berbeda yang membuatnya minder atau merasa terasing.

Hal itu harus disingkapi dengan tepat. Terapi psikis dan sugesti positif terhadap dirinya sendiri jadi mutlak diperlukan.

Di samping itu, walau memiliki perangai yang umumnya sangat baik dan lembut, nyatanya anak dengan sindrom Williams juga memiliki keterbatasan dalam menjaga fokus dan konsentrasinya. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses belajarnya.

Oleh sebab itu, sebagian orang tua cenderung menyekolahkan anaknya yang memiliki sindrom Williams di sekolah khusus yang mampu menjawab kebutuhan dan perhatian khusus tersebut. Namun, sekolah jenis ini umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Akan tetapi, anak dengan sindrom Williams sebenarnya tetap bisa diikutsertakan di sekolah umum. Kuncinya adalah komunikasi antara orang tua dengan staf pengajar agar si Kecil tetap mendapatkan kebutuhannya dan tetap merasa nyaman di lingkungan belajarnya tersebut.

Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar

Tidak bisa dimungkiri, selain terapi fisik serta psikis, dukungan keluarga serta lingkungan sekitar menjadi modal utama agar si Kecil yang memiliki sindrom Williams tetap dapat tumbuh normal.

Dukungan ini akan sangat berperan dalam menumbuhkan kepercayaan dirinya dan membantunya melihat kelebihan di balik keterbatasan yang dimilikinya.

Jika perlu, libatkan si Kecil dalam komunitas anak-anak yang memiliki sindrom serupa. Komunitas ini umumnya memiliki program yang akan membantunya menerima dirinya sendiri dan mengoptimalkan kemampuan yang dimilikinya.

Jadi, Anda tidak perlu minder atau berkecil hati bila memiliki anak dengan sindrom Williams. Dengan terapi yang tepat dan dukungan keluarga serta lingkungan sekitarnya, si Kecil yang terlahir dengan keterbatasan tertentu tetap dapat tumbuh normal dan optimal.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar