Sukses

Durian Memicu Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?

Menurut sebagian orang, mengonsumsi buah durian bisa memicu kolesterol tinggi dalam darah. Ini mitos atau fakta ya?

Klikdokter.com, Jakarta Durian memiliki cukup banyak penggemar fanatik, meski ada pula yang tidak menyukai aromanya yang menyengat. Bagi para penggemarnya durian punya rasa dan aroma yang legit. Namun durian juga dituding bisa memicu kolesterol tinggi. Apakah ini sebuah fakta atau hanya mitos yang belum jelas kebenarannya?

Durian adalah bahan nabati

Pada kenyataannya, buah bernama Latin Durio zibethinus ini tidak memiliki kandungan kolesterol di dalamnya karena merupakan bahan nabati. Kandungan lemak yang identik dengan kolesterol tinggi memang terdapat di dalam buah durian, tapi jenis lemaknya merupakan lemak tak jenuh.

Lemak tak jenuh justru dapat membantu menurunkan kadar koletesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Karena itulah, anggapan bahwa durian dapat memicu kolesterol tinggi merupakan mitos belaka.

Akan tetapi, meski tidak memiliki kandungan kolesterol, bukan berarti durian dapat dikonsumsi secara berlebihan. Itu karena buah berduri ini sebenarnya memiliki kandungan kalori yang tinggi.

Itu sebabnya, buah ini tidak baik dikonsumsi secara berlebihan oleh penderita diabetes, penderita penyakit jantung, dan yang sudah memiliki indeks massa tubuh berlebih atau obesitas. Selain kandungan kalori yang tinggi, kadar gula di dalam durian juga besar sehingga harus diwaspadai juga oleh penderita diabetes.

Secara fakta, kandungan nutrisi di dalam buah durian banyak bermanfaat bagi kesehatan. Di dalam 100 gram (gr) buah durian mengandung energi 147 kkal; karbohidrat 27,09 gr; protein 1,47 gr; lemak 5,33 gr; Kolesterol 0 gr, serta serat sebanyak 3,8 gr.

Selain itu, durian juga mengandung folat sebanyak 36 mcg; vitamin A 44 IU; vitamin C 19,7 mg; natrium 2 mg; kalium 436 mg; dan kalsium 6 mg.

Manfaat konsumsi buah durian

Selain tidak memiliki kandungan kolesterol, banyak sekali manfaat durian bagi kesehatan tubuh Anda. Antara lain, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah depresi, serta menjaga kesehatan tulang dan kesehatan jantung.

Oleh karena itu, agar dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk kesehatan, ada beberapa tips sehat makan durian yang dapat Anda coba:

  1. Jumlah durian yang disarankan aman dikonsumsi adalah sekitar 100 gram daging durian biasa, bukan durian montong.
  2. Pastikan buah durian masih dalam keadaan segar, bukan buah yang sudah diolah melalui proses fermentasi.
  3. Usahakan untuk mengonsumsi buah durian setelah makan agar tidak memicu peningkatan asam lambung.
  4. Tidak mengonsumsi durian bersamaan dengan minuman alkohol karena durian memiliki zat yang dapat menghambat daya kerja enzim di saluran cerna untuk mencerna alkohol. Bila dilakukan, hal ini akan memicu gejala mual, muntah, dan juga peningkatan detak jantung.
  5. Jangan memilih durian yang terlalu matang. Durian yang terlalu matang mengandung kadar gula dan alkohol dari hasil fermentasi yang cukup tinggi.
  6. Tapi, durian yang belum matang juga tidak disarankan untuk dikonsumsi karena mengandung racun asam lemak sikloprena yang berbahaya bagi tubuh Anda.

Nah sebagai penggemar durian kini Anda boleh berlega hati.  Ternyata durian tidak memicu kolesterol tinggi. Meski demikian, Anda tetap harus membatasi konsumsi buah durian karena buah yang satu ini mengandung kalori yang cukup tinggi.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar