Sukses

Santap 4 Menu Sehat Ini Saat Hari Raya Idul Adha 2019

Dua hari lagi Hari Raya Idul Adha 2019 tiba. Jangan hanya makan menu daging kurban, ya. Imbangi juga dengan menu sehat berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Hari Raya Idul Adha 2019 yang jatuh pada Minggu (11/8) disambut masyarakat muslim – yang tidak menunaikan ibadah haji – dengan melakukan ibadah kurban. Biasanya setelah pembagian daging kurban, setiap keluarga akan memasak gulai atau sate dari daging tersebut. Meski begitu imbangi juga dong dengan menyantap makanan sehat agar tekanan darah dan kolesterol tidak melonjak.

Ya, menu daging daging kurban – biasanya terdiri dari daging sapi, kambing, domba, bahkan kerbau - cukup mendominasi meja makan saat Idul Adha dan beberapa hari setelahnya. Ada yang dibuat sate, gulai, tongseng atau krengsengan. Jarang sekali yang menyajikan menu sehat seperti sayuran dan buah untuk mengiringi menu daging tersebut.

Nah, empat pilihan menu di bawah ini semoga bisa menginspirasi Anda untuk bisa menghidangkan makanan sehat untuk keluarga saat Hari Raya Idul Adha.

  • Sup daging kambing dengan aneka sayur

Salah satu cara masak yang dianjurkan untuk daging adalah dengan merebusnya. Suhu yang terlalu tinggi (di atas 250 derajat Celcius) akan merusak kandungan gizi daging.

Untuk menghilangkan aroma khas prengus daging kambing, remas daging kambing dengan potongan mentimun sebelum direbus menjadi sup. Masaklah sup jernih tanpa santan. Anda bisa menambahkan beberapa jenis sayuran sebagai campuran sup seperti wortel, buncis, kol dan/atau kembang kol, brokoli, atau kacang merah.

Agar lebih sedap, jangan lupa sambal, bawang goreng, dan irisan bawah putih, ya!

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Jus jeruk atau jus mangga

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, jika ingin mendapatkan asupan zat besi secara optimal dari daging kambing, maka makanan tersebut harus diimbangi dengan minuman yang kaya kaya vitamin C.

Vitamin C akan membuat tubuh lebih mampu menyerap zat besi, dan salah satu minuman segar yang kaya akan vitamin itu adalah jus jeruk. Apabila menurut Anda jus jeruk terlalu asam, dr. Resthie menyarankan Anda untuk minum jus mangga tanpa tambahan gula.

Saat mengonsumsi daging merah, dr. Resthie menyarankan Anda untuk tidak mengonsumsi minuman berkafein seperti teh atau susu, karena keduanya dapat menghambat penyerapan zat besi. Ini tentu dapat (lebih) merugikan orang-orang yang terkena anemia.

  • Nasi kebuli daging kambing

Mengukus daging kambing agar kolesterolnya tidak terlalu tinggi juga jadi cara memasak yang tepat. Salah satu menu makanan yang mendukung cara masak tersebut adalah dengan mengolahnya menjadi nasi kebuli.

Nasi kebuli menggunakan berbagai rempah, seperti kayu manis, biji cengkih, biji pala, pekak (bunga lawang), kapulaga, kunyit, jahe, dan daun jeruk. Meski umumnya menggunakan santan dan kaldu tetapi Anda bisa mengganti santan tersebut dengan susu atau krimer.

Supaya nasi kebuli lebih spesial (dan sehat), Anda bisa mengganti nasi putih dengan nasi basmati. Nasi basmati memiliki lebih banyak serat dan indeks glikemiksnya pun lebih rendah. Karena mengandung banyak serat, otomatis nasi basmati bisa bikin Anda kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan lebih terkontrol.

  • Jus timun

Tambah lagi sajian yang segar-segar, misalnya jus timun. Kandungan Cucurbia ficifiola-nya dapat mengurangi lonjakan gula darah. Timun juga memiliki indeks glikemiks yang rendah, sehingga dapat memberikan nutrisi penting bagi tubuh tanpa meningkatkan gula darah.

Selain itu, kalium yang dimiliki timun dapat mengatur kontraksi serta relaksasi otot jantung, sehingga pembuluh darah tidak akan bermasalah (cenderung lebar), dan tekanan darah pun akan kembali normal. Jus timun juga bisa menyegarkan mulut setelah banyak makan daging.

Makan enak saat Hari Raya Idul Adha 2019 – yang jatuh pada hari Minggu (11/8) – tak selalu identik dengan sajian gulai dan sate yang cenderung berlemak dan mengandung kolesterol tinggi. Tapi Anda juga bisa memodifikasinya menjadi menu sehat. Kreatiflah dalam membuat variasi menu atau mencari alternatif bahan-bahan yang lebih sehat.

(RN/ RVS)

2 Komentar