Sukses

Cara Tepat Menjelaskan Imunisasi pada Anak

Menjelaskan imunisasi pada anak perlu kiat khusus. Lakukan beberapa tips yang disarankan berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) diperingati setiap tanggal 31 Juli hingga 31 Agustus. Kegiatan ini diadakan agar anak mendapatkan imunisasi guna mencegah terjadinya berbagai penyakit infeksi.  Bagi orang tua, ini bisa menjadi kesempatan untuk menjelaskan imunisasi pada anak.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, coba menjangkau semua anak-anak di Indonesia untuk mendapatkan vaksin, terutama untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Meski tujuannya baik, Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS tak selalu berjalan dengan mulus. Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter memberikan imunisasi ke anak sekolah lebih sulit dibandingkan pada bayi. Ini karena bayi masih belum terlalu mengerti tentang imunisasi, sedangkan anak usia sekolah sudah paham bahwa saat diimunisasi mereka akan disuntik.

"Akibatnya, banyak anak yang merasa ketakutan dan tidak mau diimunisasi. Berbagai cara dilakukan seperti mencoba melarikan diri, bersembunyi, menangis, dan mekanisme pertahanan lainnya," ujar dr. Reza.

Maka dari itu, perlu cara khusus untuk bisa membuat anak tidak takut dengan imunisasi agar tidak enggan untuk diimunisasi. Caranya adalah dengan menjelaskan secara detail dengan bahasa yang mudah dimengerti mengenai imunisasi.

1 dari 2 halaman

Menjelaskan imunisasi pada anak

Supaya anak bisa benar-benar mengerti mengenai imunisasi, berikut tips yang bisa Anda terapkan saat menjelaskannya:

1. Ceritakan pengalaman Anda sewaktu diimunisasi

Sebagai orang tua, Anda perlu menceritakan pengalaman sewaktu diimunisasi saat masih kecil. Beritahu juga bahwa teman-teman yang lain juga melakukannya.

"Orang tua bisa bilang pada anak bahwa ibu atau ayahnya juga pernah disuntik saat imunisasi sewaktu masih kecil. Lalu, katakan juga bahwa teman-teman yang seumuran waktu itu juga mendapatkannya,” ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

2. Beri tahu tujuan imunisasi

Berdasarkan penuturan dr. Dyan Mega, orang tua perlu memberitahukan tujuan dari diadakannya imunisasi.

“Imunisasi bertujuan agar anak lebih sehat, dan semua orang yang seumuran wajib menjalaninya. Berikan pula edukasi bahwa anak bisa tumbuh besar dan sehat jika mendapat imunisasi. Bila perlu, ceritakan bahwa imunisasi adalah awal dari tercapainya cita-cita si Kecil di masa depan,” kata dr. Dyan Mega.

3. Jangan mengancam

Rasa takut dan khawatir akan jarum suntik adalah hal wajar yang dialami anak-anak. Karenanya, Anda sebaiknya tidak memarahi atau mengancam si Kecil bila dirinya mengalami kondisi tersebut.

“Hindari memarahi atau memaksa anak. Jangan pula menakut-nakuti anak bahwa suntikan adalah hukuman untuk mereka yang nakal. Sebab, hal itu bisa membuat anak takut dengan suntikan yang pada akhirnya menghalangi kegiatan imunisasi," ungkap dr. Dyan Mega.

4. Berkata jujur

Jika usia anak sudah agak besar, jelaskan secara jujur bahwa imunisasi bisa menyebabkan rasa sakit. Berdasarkan dr. Dyan Mega, penjelasan dengan cara ini sebaiknya dilakukan saat anak menginjak usia SMP.

“Jika anak masih kecil, sebaiknya hindari penjelasan seperti itu. Karena anak-anak akan menyerap kata 'sakit' sebagai sesuatu yang mengerikan, yang pada akhirnya menyebabkan ketakutan,” dr. Dyan Mega menyarankan.

5. Beritahukan bahwa anak sudah pernah melakukannya

Jelaskan pada anak bahwa dirinya pernah mendapat imunisasi sewaktu bayi dulu. Imunisasi yang ia dapatkan saat ini adalah kelanjutan dari yang sebelumnya pernah dilakukan.

"Tenangkan anak dengan memberitahu bahwa imunisasi saat kecil dulu berjalan dengan lancar, lantas sekarang mengapa mesti takut?" kata dr. Reza.

6. Yakinkan bahwa Anda akan mendampinginya

Dampingi anak Anda saat imunisasi. Beritahukan bahwa Anda akan berada di sampingnya memberikan rasa aman dan nyaman, serta perlindungan dari segala hal yang mengancam keselamatannya.

"Rasa aman anak akan meningkat jika orang tua mendampinginya saat diimunisasi. Berikan pelukan hangat untuk menenangkan dirinya. Selain itu, Anda juga dapat melakukan bimbingan untuk membaca doa sebelum dan saat imunisasi berlangsung," pungkas dr. Reza.

Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS adalah momen penting yang sebaiknya tidak dilewatkan oleh orang tua untuk memberikan imunisasi bagi anak. Selain itu, momen ini juga bisa dipakai orang tua untuk menjelaskan imunisasi pada anak. Dengan demikian anak bisa memahami untuk apa ia perlu mendapatkannya.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar