Sukses

3 Penyakit Lansia yang Bisa Dicegah dari Usia Muda

Menginjak usia lanjut, risiko penyakit menjadi semakin besar. Namun ternyata, beberapa penyakit lansia bisa dicegah sejak usia muda.

Klikdokter.com, Jakarta Menua atau memasuki usia lanjut merupakan suatu gejala alami yang pasti dialami siapa saja. Setelah terjadi proses kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan hingga batas usia tertentu, lalu akan terjadi kemunduran fungsi organ hingga terkena penyakit lansia, hingga berakhir pada kematian.

Namun, gaya hidup yang baik dipercaya dapat memengaruhi penundaan kemunduran fungsi organ, sehingga bukan hal mustahil jika dapat dicegah sejak dini.

Waspadai penyakit ini

Nah berikut ini adalah beberapa jenis penyakit lansia yang sebenarnya bisa dicegah agar di usia lanjut Anda tak mengalaminya.

1. Osteoporosis

Seiring bertambahnya usia, tulang menjadi lebih tipis dan kehilangan kepadatannya. Kondisi seperti ini yang membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap cedera saat beranjak lanjut usia.

Masalah atau penyakit yang paling sering dihadapi saat usia lanjut berupa penipisan tulang (osteopenia) dan pengeroposan tulang (osteoporosis). Untuk mencegah datangnya penyakit tersebut, maka Anda dapat melakukan hal-hal seperti:

  • Cukupi asupan kalsium dan vitamin D harian anda melalui suplemen atau makanan bernutrisi seperti ikan salmon, hati sapi, telur, susu, dan jamur kancing.
  • Olahraga rutin.
  • Stop merokok.
  • Lakukan uji kepadatan tulang untuk mendeteksi osteoporosis sebelum terjadinya patah tulang.

2. Diabetes

Diabetes sering dipicu oleh redahnya kesadaran seseorang akan kesehatan dan gaya hidup yang tidak sehat. Penyakit ini merupakan suatu kondisi ketika tubuh tidak bisa memproduksi atau mencukupi insulin sebagai hormon pengatur gula darah dalam tubuh. Hal ini kemudian menyebabkan gula darah meningkat secara tiba-tiba dan biasa disebut hiperglikemia.

Ketika usia semakin menua dan organ-organ pengatur hormon yang berperan mulai mengalami penurunan fungsi, tak jarang hal ini akan mencetuskan diabetes. Beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan sejak usia muda adalah:

  • Jaga pola makan yang baik, seperti menghindari makanan dan minuman tinggi gula / karbohidrat dan tinggi lemak.
  • Lakukan aktivitas fisik secara rutin.
  • Dengan rajin memantau kadar gula darah, Anda menjadi selalu waspada untuk menjaga pola makan dan mencegah datangnya diabetes.
  • Hindari minum alkohol dan rokok.

3. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner atau juga sering disebut PJK adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh penumpukan plak di arteri yang mengalir menuju dan berasal dari jantung.

PJK sering dikenal dengan beberapa nama lain, termasuk penyakit arteri koroner dan penyakit jantung arteriosklerotik. Lansia biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi dikarenakan otot jantung yang melemah dan menebal, sehingga mempermudah tercetusnya serangan jantung.

Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari PJK adalah sebagai berikut:

  • Hindari makanan tinggi lemak, berminyak, tinggi garam yang turut berkontribusi dalam terjadinya penyakit metabolik lainnya seperti Hipertensi, dyslipidemia, diabetes, hingga stroke.
  • Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan seperti apel, jeruk, pisang, pepaya, brokoli, tomat, ubi, serta kacang-kacangan.
  • Jaga pola aktivitas fisik secara rutin, sehingga kadar kolesterol jahat, gula darah ataupun tekanan darah lebih terjaga.
  • Stop merokok sejak usia muda. Hal ini dibuktikan oleh penelitian bahwa perokok akan memiliki risiko terkena penyakit jantung yang diakibatkan oleh kandungan nikotin dan karbon monoksida yang dapat mempersempit pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke jantung.

Kondisi menua akan dialami oleh siapa saja. Beragam penurunan fungsi organ tubuh juga akan terjadi selama fase ini. Namun, agar Anda bisa senantiasa sehat dan bugar ada beragam gaya hidup sehat yang bisa Anda jalankan sejak usia muda.

Beberapa kiat hidup sehat yang dijabarkan di atas perlu Anda lakukan untuk menjaga kesehatan sekaligus menunda penurunan fungsi organ tubuh Anda. Dengan demikian Anda bisa terhindar dari risiko penyakit lansia yang biasanya muncul seiring bertambahnya usia.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar