Sukses

6 Langkah Cermat Hindari Cedera Saat Yoga

Olahraga yoga jika tidak dilakukan dengan benar akan memicu risiko cedera. Ini tips bebas cedera saat yoga yang mesti Anda terapkan.

Klikdokter.com, Jakarta Mereka yang sudah terbiasa yoga tentu sangat merekomendasikan olahraga ini untuk menjaga kesehatan. Namun sayangnya bagi yang masih pemula, risiko cedera saat yoga bisa menyerang jika tidak melakukan gerakan-gerakan yoga dengan benar.

Faktanya, yoga merupakan jenis aktivitas fisik yang sudah ada sejak lama. Jenis olahraga ini diawali dari kebudayaan India kuno yang muncul sekitar 3000 sebelum masehi dan dipercaya sebagai sistem kesehatan yang menyeluruh (holistik).

Beberapa penelitian menyatakan bahwa melakukan yoga dapat membantu mengatasi serangkaian masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, radang sendi (osteoartritis), asma, dan gula darah tinggi. Selain itu juga bisa menurunkan berat badan dan mengoptimalkan keseimbangan tubuh.

Tak hanya itu, yoga juga dapat menurunkan risiko depresi dan kecemasan, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta meningkatkan persepsi yang baik dalam diri seseorang.

Namun, untuk mendapatkan beragam manfaat yang ditawarkan, Anda mesti tahu betul bagaimana melakukan setiap gerakan yoga. Jika tidak tahu atau Anda tidak sepenuhnya paham mengenai gerakan yoga namun memaksakan diri untuk melakukan olahraga tersebut, risiko terjadinya cedera bisa sangat tinggi.

1 dari 3 halaman

Mencegah cedera saat yoga

Yoga menciptakan rasa damai pada orang yang melakukannya. Berbeda dengan jenis olahraga lain, yoga terdiri dari kombinasi latihan pernapasan, beberapa gerakan dan postur, serta meditasi. Terkadang, melakukan gerakan-gerakan dalam yoga membutuhkan usaha yang cukup besar. Karenanya, jika Anda tidak paham betul, cedera sangat mungkin terjadi.

Lantas, harus bagaimana? Nah, bagi Anda yang masih pemula atau belum paham betul dengan yoga namun ingin merasakan manfaat olahraga tersebut, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Latihan di bawah bimbingan instruktur

Dilansir Verywell Health, langkah pertama untuk menghindari cedera saat yoga adalah dengan melakukan latihan di bawah pengawasan instruktur profesional. Dalam aliansi yoga yang ada di Amerika Serikat, para instruktur yoga yang tergolong sebagai profesional wajib memiliki 200 sampai 500 jam pelatihan semasa hidupnya.

Jadi, pastikan Anda memiliki instruktur yang juga memiliki banyak pengalaman dalam melatih maupun melakukan semua jenis gerakan yoga. Jangan sungkan untuk minta istirahat pada instruktur jika Anda merasa lelah atau kesakitan saat melakukan gerakan atau postur tertentu. 

2. Jangan memaksakan diri

Kebanyakan kasus cedera saat yoga diakibatkan karena Anda terlalu memaksakan diri untuk melakukan gerakan atau postur yang sulit. Akibat gengsi melihat teman sekelas yang sudah bisa melakukan postur tersebut, Anda jadi ikut memaksakan tubuh sehingga cedera mungkin saja terjadi. 

Ketahui kapasitas dan kemampuan diri Anda sendiri. Jika merasa belum siap untuk melakukan gerakan tersebut, jangan dilakukan. Ingat, tujuan Anda yoga adalah untuk merasakan manfaat sehat, bukan untuk pamer.

3. Cari informasi yang memadai

Dijelaskan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, sebelum benar-benar melakukannya, Anda bisa bertanya-tanya terlebih dahulu pada orang yang sudah mencoba yoga sebelumnya.

“Anda bisa bertanya tentang yoga pada orang-orang yang sudah pernah mencoba, baik teman, saudara, atau mungkin bertanya langsung pada instruktur yoga,” kata dr. Andika.

Hal yang bisa Anda tanyakan adalah pola dan tempat latihan yang sesuai. Di samping itu, Anda juga bisa mengajak teman atau kerabat untuk berlatih bersama sehingga bisa saling memotivasi.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

4. Siapkan peralatan sebelum latihan

Sebelum mulai yoga, siapkan peralatan yang diperlukan. Matras merupakan peralatan yang tidak boleh ketinggalan saat yoga. Saran dr. Andika, pilihlah matras dengan ukuran yang sesuai dengan postur tubuh dan berbahan kesat atau tidak licin. Pemilihan bahan matras berguna untuk menurunkan risiko cedera saat latihan.

Selain itu, gunakan juga pakaian yang tidak membatasi ruang gerak saat latihan yoga. Terakhir, pastikan pakaian Anda menyerap keringat dengan baik.

5. Ketahui bagian rawan cedera

Paha belakang, punggung bagian bawah, leher dan lutut merupakan bagian tubuh yang paling rawan cedera saat yoga. Jika Anda melakukan gerakan yang berpusat pada area tubuh tersebut, berhati-hatilah. Lakukan gerakan dengan perlahan agar risiko cedera bisa diminimalkan. 

6. Sesuaikan waktu latihan

Durasi waktu latihan yoga dapat bervariasi pada setiap individu, tergantung tujuan dan kemampuan tubuh masing-masing. Namun, yoga sebaiknya dilakukan paling tidak 1 jam setiap sesi, sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Sesuaikan durasi waktu latihan dengan kemampuan Anda secara bertahap. Jika sudah merasa lelah atau sakit, jangan paksakan diri. Jangan samakan kemampuan Anda dengan orang lain!

Tidak perlu ragu atau takut saat mencoba yoga. Asalkan Anda mengikuti arahan dari instruktur dengan saksama dan mempersiapkan segalanya dengan baik, risiko cedera saat yoga bisa dihindari. Dan akhirnya segala manfaat yoga bisa benar-benar Anda rasakan. Selamat mencoba!

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar