Sukses

Amankah Menghilangkan Tahi Lalat Sendiri?

Banyak yang cukup terganggu dengan tahi lalat dan ingin menghilangkannya. Tapi, amankah menghilangkannya sendiri?

Klikdokter.com, Jakarta Adanya tahi lalat pada permukaan adalah kondisi yang sangat umum. Sebagian orang  merasa tahi lalat tidak menganggu sama sekali. Tapi ada juga yang ingin menghilangkannya dari tubuhnya. Akan tetapi, amankah jika menghilangkan tahi lalat sendiri?

Jika posisi tahi lalatnya sangat pas, itu bisa mempermanis penampilan Anda. Tapi, jika menurut Anda, posisinya sudah sangat menganggu – apa lagi jika ada indikasi hal ini berhubungan dengan kanker – Anda pasti ingin menghilangkannya dari tubuh. 

Tahi lalat cikal bakal kanker kulit?

Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, dalam istilah kedokteran, tahi lalat disebut sebagai nevus pigmentosum, yaitu benjolan atau bintil noda (hitam) yang terdapat pada kulit. Umumnya, tahi lalat tidak berbahaya. 

"Jika tahi lalat berubah menjadi suatu keganasan (kanker) kulit, misalnya melanoma maligna, barulah tahi lalat akan memberikan keluhan seperti gatal, nyeri, hingga luka yang tak kunjung sembuh," ujar dr. Devia.

Mungkin Anda memiliki lebih dari satu di wajah dan tubuh. Sebagian besar orang memiliki 10 hingga 40 tahi lalat di suatu tempat di kulit mereka. 

Kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Anda tidak perlu menghapusnya, kecuali mengganggu. Jika Anda merasa tahi lalat sudah memengaruhi penampilan, menghilangkannya adalah pilihan yang bisa Anda ambil.

Tahi lalat yang benar-benar harus Anda pertimbangkan untuk dihapus adalah tahi lalat yang telah berubah. Sebab, perbedaan dalam warna, ukuran, atau bentuk tahi lalat bisa menjadi tanda peringatan kanker kulit. 

Melanoma maligna atau biasa disebut melanoma merupakan salah satu kanker kulit yang cukup banyak terjadi dan bersifat mematikan. Biasanya, kondisi ini berawal dari seseorang yang memiliki tahi lalat yang datar (tidak menonjol), kemudian berubah menjadi ganas.

1 dari 2 halaman

Amankah menghilangkan tahi lalat sendiri?

Anda mungkin tergoda untuk menghilangkan tahi lalat secara mandiri karena masalah biaya. Tapi, adakah cara yang efektif untuk menghilangkannya di rumah?

Beberapa orang meyakini bahwa tahi lalat bisa dihilangkan sendiri. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada cara yang terbukti ampuh selain metode operasi.

Beberapa metode yang belum terbukti ini meliputi:

  • Membakar tahi lalat dengan cuka sari apel
  • Menempelkan bawang putih ke tahi lalat untuk memecahnya dari dalam
  • Mengoleskan yodium ke tahi lalat untuk membunuh sel-sel di dalamnya
  • Memotong tahi lalat dengan gunting atau pisau cukur.

Sementara itu, pengobatan rumahan lain yang diklaim dapat menghilangkan tahi lalat, antara lain:

  • Campuran baking soda dan minyak jarak
  • Kulit pisang
  • Minyak kemenyan
  • Minyak pohon teh
  • Hidrogen peroksida
  • Lidah buaya
  • Minyak biji rami.

Bahkan, beberapa toko online juga ada yang menjual krim penghilang tahi lalat. Untuk menggunakannya, pertama-tama Anda mengikis bagian atas tahi lalat. Kemudian Anda menggosok krim ke tahi lalat. Produk tersebut mengklaim bahwa dalam sehari setelah menerapkan krim, tahi lalat akan hilang.

Namun, bagaimana sebenarnya dari tinjauan medis terkait menghilangkan tahi lalat sendiri? Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, hal itu sangat berisiko, apalagi menggunakan pisau dan benda tajam lainnya.

"Kalau mau menghilangkan tahi lalat, biasanya prosedur operasi ringan. Tahi lalat nantinya dikikis. Jadi kalau lewat operasi, tak hanya di lapisan luar saja, tapi sampai ke lapisan dalam. Kalau seperti cara pakai kulit pisang, itu berarti hanya luarnya saja. Itu tidak akan efektif menghilangkan tahi lalat. Apalagi pakai pisau sendiri di rumah, itu tidak disarankan dan bisa berujung tetanus kalau pisau tidak steril," ujar dr. Dyan Mega.

Sangat berbahaya

Metode penghilangan tahi lalat sendiri terdengar cukup mudah dan nyaman. Anda pun mungkin tergoda untuk mencoba salah satu dari teknik ini untuk menghindari kunjungan ke dokter kulit. 

Akan tetapi, sampai saat ini, tidak ada bukti yang menyebutkan bahwa perawatan di rumah untuk menghilangkan tahi lalat efektif, justru beberapa di antaranya bisa berbahaya.

Beberapa penelitian telah melaporkan efek samping dari krim penghapus tahi lalat yang tersedia di toko obat dan toko online. Krim tersebut dapat menyebabkan terbentuknya bekas luka yang tebal di daerah tahi lalat.

Menghapus tahi lalat dengan memotongnya menggunakan benda tajam seperti gunting atau pisau cukur juga berisiko. Memotong pertumbuhan apa pun akan meningkatkan risiko infeksi, terutama jika alat yang Anda gunakan tidak dibersihkan dengan benar. Anda juga bisa membuat bekas luka permanen di daerah tahi lalat itu berada.

Risiko lain menghilangkan tahi lalat sendiri adalah Anda tidak tahu apakah tahi lalat itu kanker atau bukan. Tahi lalat bisa menjadi melanoma dan dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menjadi mengancam jiwa. Jika Anda ke dokter kulit untuk mengujinya, maka masalah tersebut dapat dideteksi sejak dini.

Jadi, menghilangkan tahi lalat sendiri sangat tidak disarankan oleh para ahli. Sebab, hal tersebut akan sangat membahayakan diri Anda sendiri. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan metode menghilangkan tahi lalat dengan prosedur yang tepat.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar